18 Januari 2019

Moms, Kenali Lebih Dekat 6 Gejala Depresi Pada Anak

Waspada jika emosi dan perilakunya berubah drastis

Jeli mengenali gejala depresi pada anak itu sama pentingnya seperti mengenali tanda penyakit berbahaya yang dapat mengancam jiwa buah hati lho, Moms.

Jangan salah sangka dulu, depresi bukan hanya bisa dialami oleh orang dewasa tapi juga bisa dirasakan oleh balita dan anak usia sekolah.

Sebuah studi yang dilansir oleh Journal of Clinical Child and Adolescent Psychology bahkan menyebutkan bahwa gejala depresi pada anak sudah bisa terlihat sejak buah hati berusia 3 tahun.

Depresi adalah gangguan kesehatan mental serius yang dapat membahayakan jiwa anak bila orang tua tidak jeli mengenali gejalanya dan segera melakukan intervensi.

Semakin lama anak depresi, akan semakin besar pula keinginannya untuk menyakiti diri sendiri bahkan mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

Sebelum terlambat, segera kenali beberapa gejala depresi pada anak berikut ini:

Baca Juga : Stres Pada Anak, Apa Penyebabnya dan Bagaimana Menanganinya?

1. Mudah Kesal, Marah, dan Sedih

moms, kenali lebih dekat gejala depresi pada anak 1
Foto: moms, kenali lebih dekat gejala depresi pada anak 1
Psychcentral.com

Anak depresi cenderung memendam segala perasaan mereka, sehingga bisa meluap tidak terkendali karena hal kecil dan sepele yang sebenarnya tidak mengganggu.

Jadi bila Moms melihat Si Kecil menunjukkan perilaku ekstrim seperti tambah agresif dan berulah atau menjadi sensitif dan sering murung, jangan langsung dimarahi.

Bisa jadi itu adalah tanda kalau Si Kecil butuh bantuan, karena sudah kewalahan dengan perasaan yang selama ini dipendamnya.

2. Mengucilkan Diri

moms, kenali lebih dekat gejala depresi pada anak 2
Foto: moms, kenali lebih dekat gejala depresi pada anak 2
Viridianglass.com

Moms, waspada jika Si Kecil menunjukkan tanda mengucilkan diri dari teman dan keluarga, seperti menarik diri dari pergaulan, menutup diri, terlihat menghindari komunikasi dengan orang lain, atau suka mengurung diri sendirian.

Berbeda dengan anak pendiam yang masih bisa diajak berinteraksi dan beraktivitas bersama, anak depresi cenderung dengan sengaja membatasi komunikasi dan kehadiran orang lain.

3. Sering Mengeluh Sakit Kepala atau Sakit Perut

moms, kenali lebih dekat gejala depresi pada anak 3
Foto: moms, kenali lebih dekat gejala depresi pada anak 3
Healthprep.com

Moms, apa Si Kecil sering mengeluh sakit kepala atau sakit perut tanpa ada gangguan kesehatan yang nyata? Besar kemungkinan keluhannya berasal dari stres atau depresi yang dirasakannya.

Baca Juga : Pertengkaran Orang Tua dan Dampaknya Terhadap Psikologi Anak

4. Lesu dan Tidak Berenergi

moms, kenali lebih dekat gejala depresi pada anak 4
Foto: moms, kenali lebih dekat gejala depresi pada anak 4
Blog.EBV.com

Anhedonia atau kehilangan keinginan dan kemampuan untuk merasa senang adalah salah satu gejala depresi pada anak yang sudah bisa teridentifikasi dengan jelas sejak usia 3 tahun.

Anak depresi cenderung merasa tidak berenergi dan malas bergerak, bahkan untuk bermain atau melakukan aktivitas yang biasanya dia lakukan dengan penuh semangat.

5. Pola Makan dan Tidur Terganggu

moms, kenali lebih dekat gejala depresi pada anak 5
Foto: moms, kenali lebih dekat gejala depresi pada anak 5
Rd.com

Gejala depresi pada anak yang paling mudah terlihat adalah perubahan drastis dalam pola hidupnya.

Pola makan anak terganggu karena dia sering melewatkan waktu makan dengan alasan tidak lapar dan kalau makanpun porsinya sangat sedikit.

Pola tidur anak juga terlihat tidak teratur, karena di siang hari dia sering merasa lesu dan lebih memilih tidur tapi malamnya malah bisa terjaga hingga dini hari.

6. Prestasi Sekolah Menurun

moms, kenali lebih dekat gejala depresi pada anak 6
Foto: moms, kenali lebih dekat gejala depresi pada anak 6
All4women.co.za

Selain akibat pola makan dan tidur yang terganggu, pikiran dan perasaan berat yang dipendam oleh anak depresi cenderung membuatnya sering melamun saat jam pelajaran.

Dia juga sulit mengerjakan PR karena tidak bisa fokus dan konsentrasi pada tugas yang diberikan maupun mengingat kembali pelajaran yang diberikan di sekolah. Akibatnya, prestasi sekolahnya akan cenderung menurun.

Baca Juga : Gangguan Perilaku dan Emosi pada Anak, Haruskah ke Dokter?

Bila semua gejala depresi pada anak tadi sudah berlangsung selama dua minggu, Moms perlu segera membawa anak ke dokter untuk memastikan penyebabnya bukanlah penyakit atau gangguan kesehatan fisik.

Kemudian lanjutkan dengan evaluasi kesehatan mental oleh psikolog anak bila ternyata tidak ada masalah dengan kesehatan fisiknya.

Ingat Moms, deteksi dini gejala depresi pada anak itu sangatlah penting.

Selain untuk mencegah depresinya bertambah parah, perawatan tepat juga akan menghindarkan anak dari resiko melukai diri sendiri bahkan pemikiran untuk bunuh diri.

Apa Moms tahu, hal apa saja yang bisa membuat anak depresi?

(WA)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.