01 Desember 2019

Kehidupan Seks Terganggu dengan Rencana Kehamilan? Ini Triknya!

Seks bukan hanya tentang mewujudkan kehamilan, tapi juga keintiman yang perlu dijaga agar tetap harmonis

Seks dapat menjadi hal yang menyenangkan saat Moms dan Dads menikmatinya, tanpa tekanan emosi. Ya, kadang kehidupan seks terganggu dengan rencana kehamilan.

Bisa karena seks yang terlalu terjadwal untuk menyesuaikan waktu ovulasi hingga merasa berkurangnya libido, karena hanya berfokus pada rencana kehamilan.

Untuk mencapai impian Moms dan Dads menjadi orang tua, jangan biarkan kehidupan seks terganggu dengan rencana kehamilan. Berikut ini beberapa hal yang dapat membuat kehidupan seks terganggu dengan rencana kehamilan.

1. Bangun Keinginan Akan Seks, Bukan Karena Berdasarkan Jadwal

kehidupan seks terganggu dengan rencana kehamilan
Foto: kehidupan seks terganggu dengan rencana kehamilan

Foto: parenting.com

Bagi beberapa Moms mungkin sudah tahu kapan waktunya berovulasi, terutama bagi Moms yang sudah lama memiliki rencana kehamilan.

Ovulasi memang merupakan waktu yang tepat untuk berhubungan seks agar hamil, namun jangan paksakan pasangan untuk segera ejakulasi, karena dorongan untuk melakukan hubungan seks tidak datang secara otomatis.

“Bagi beberapa orang, terangsang secara seksual adalah apa yang membuat seks menarik,” ungkap terapis seks dan penulis buku Wanting Sex Again, Laurie Watson, seperti dikutip dari thebump.com.

Saat menjadikan seks sebagai kegiatan yang terjadwal dan tanpa rangsangan, maka dapat membuat kehidupan seks terganggu dengan rencana kehamilan.

Baca Juga: 5 Makanan Peningkat Gairah Seksual yang Wajib Dicoba

Untuk membangun keinginan akan seks, Moms bisa melakukan hal-hal sederhana. Misalnya mengirimkan Dads teks menggoda seharian, tanpa menyebutkan tujuan seks ini adalah untuk mewujudkan rencana kehamilan.

Cara ini pun juga dapat merangsang pikiran Moms akan keinginan seks yang lebih dari sekedar ingin hamil. Moms tentu melakukan ini terutama pada masa subur, sehingga keintiman tetap terjaga dan peluang kehamilan pun juga semakin besar, tanpa membuat kehidupan seks terganggu dengan rencana kehamilan.

Ingatlah bahwa seks adalah sebuah hubungan, bukan hanya tentang pembuahan.

2. Jika Tidak Terangsang Oleh Seks, Pelumas Dapat Membantu

kehidupan seks terganggu dengan rencana kehamilan
Foto: kehidupan seks terganggu dengan rencana kehamilan

Foto: dailyfitnesstips4u.com

Pekerjaan terlalu berat di kantor atau terlalu lama berharap akan kehamilan, seringkali mendatangkan stres yang membuat kehidupan seks terganggu dengan rencana kehamilan.

Tidak jarang, merasa stres dan tertekan dapat mempersulit vagina Moms untuk menghasilkan pelumas alaminya.

Untuk itu, jika kini sudah waktunya berovulasi, namun dorongan akan seks sulit untuk terbentuk, gunakan pelumas untuk membuat hubungan seks menjadi sesuatu yang lebih menyenangkan.

Pastikan menggunakan pelumas yang tidak membunuh sperma atau membuat sperma lebih sulit untuk bergerak menuju telur.

Baca Juga: 3 Langkah untuk Kehidupan Seks yang Berkualitas

3. Untuk Hamil, Perlu Waktu

kehidupan seks terganggu dengan rencana kehamilan
Foto: kehidupan seks terganggu dengan rencana kehamilan

Foto: indianexpress.com

Bagi sebagian orang, untuk dapat hamil membutuhkan waktu. “Jangan berharap untuk hamil pada bulan pertama mencobanya,” ungkap profesor klinis untuk kebidanan dan ginekologi di Yale Medical School, Mary Jane Minkin, M.D., seperti dikutip dari self.com.

Bahkan jika Moms merasa memiliki kesehatan yang sempurna pun, hal biologis ini tetap perlu waktu untuk dapat selaras. Dalam satu bulan mencoba, hanya 20% pasangan sehat yang berhubungan seks di sekitar waktu ovulasi akan hamil.

Baca Juga: Berapa Kali Frekuensi Ideal Hubungan Seksual?

Setelah enam bulan, sekitar 50% akan hamil dan setelah satu tahun, hanya 80% yang akan hamil. Beberapa ahli merekomendasikan jika Moms masih berusia di bawah 35 tahun, maka dapat mencoba hamil secara alami selama setidaknya satu tahun.

Jika setelah setahun mencoba hamil dan belum mendapatkannya, maka Moms dapat berkonsultasi dengan Dokter untuk mencari tahu penyebab ketidaksuburan.

Memupuk stres akan kehamilan yang tidak kunjung datang seringkali membuat kehidupan seks menjadi terpuruk dan akhirnya kembali memengaruhi kesuburan. Untuk itu, ada baiknya Moms berkonsultasi dengan Dokter mengenai masalah kesuburan agar tidak membuat kehidupan seks terganggu dengan rencana kehamilan.

GS

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.