Gratis Ongkir minimum Rp 300.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Sex & Relationship | Feb 5, 2018

3 Keterampilan yang Harus Dimiliki Moms Zaman Now untuk Jadi Ibu Hebat

Bagikan


Masih banyak orang yang mengira kalau ibu adalah sosok yang pasif dalam rumah tangga. Padahal kenyataannya menurut Bureau of Labor Statistics (2008), perempuan Asia menghabiskan waktu bekerja paling banyak dibandingkan perempuan dan ras lainnya, dengan rata-rata 41.4 jam kerja dalam seminggu.

Moms zaman sekarang terbukti aktif berkarya dan bekerja, baik untuk memenuhi passion, juga untuk membantu keuangan. Tak hanya bekerja dan melakukan tugas sebagai orang tua, ibu juga memiliki berbagai peranan lain yang tidak kalah penting.

“Ibu mengerjakan pekerjaan rumah 2/3 lebih banyak daripada ayah dan melakukan tugas parenting 2 kali lebih banyak dibanding ayah. Selain itu, ibu juga mengerjakan emotion work dan mental work yang susah untuk diukur, seperti memberi dukungan dan semangat kepada suami dan anak,” terang Roslina Verauli, S.Psi., M.Psi., psikolog keluarga, kepada Orami.

Menurut wanita yang akrab disapa Vera ini, ada tiga keterampilan yang harus dimiliki oleh ibu untuk bisa menjadi ibu yang lebih hebat. Apa saja ya?

Baca juga: Menghadapi Suami dengan Gangguan Kepribadian

1. Manajemen waktu yang baik

Sebagai seorang ibu yang sibuk, Moms harus bisa mengelola waktu dengan efektif dan efisien. Caranya dengan memprioritaskan apa yang harus jadi prioritas terlebih dahulu, sehingga tugas yang paling penting tidak akan terbengkalai.

Kalau Moms memiliki sifat pelupa, pastikan selalu mencatat hal-hal yang harus dilakukan di sebuah catatan atau notes di smartphone. Moms juga bisa memanfaatkan teknologi yang ada, seperti menggunakan aplikasi yang dapat membuat jadwal lebih rapi dan terstruktur.

“Ibu yang bekerja juga tidak boleh mengabaikan tidur. Karena kalau kurang istirahat, mood akan jadi buruk dan bisa tanpa sengaja melampiaskannya ke suami atau anak di rumah. Pastikan kalau ibu selalu tidur 8 jam sehari. Bisa dikalkulasikan dengan tidur siang, misal tidur siang 1 jam, kemudian tidur malam 7 jam,” ujar Vera.

2. Optimalkan sistem support

Moms tentunya akan kewalahan jika mengerjakan segala sesuatu sendirian kan? Oleh sebab itu Moms harus bisa mendelegasikan tugas. Moms dapat mendelegasikan tugas kepada suami, anak, juga asisten rumah tangga.

Untuk mendelegasikan tugas, Vera menyarankan untuk menggunakan metode ‘I Message’, yakni meminta bantuan dengan mengkomunikasikan perasaan kita terlebih dahulu. Contoh, “Ibu agak capek hari ini, bisakah kamu membantu ibu untuk mencuci piring?”

Dengan begitu, lawan bicara akan tahu dan memahami apa yang Moms rasakan, sehingga Moms memberi peluang anak dan suami untuk memberikan bantuan. Jika Moms mampu menciptakan komunikasi dan interaksi yang baik, keluarga akan jadi makin harmonis.

Baca juga: Apa yang Harus Dilakukan Jika Pasangan Lupa Tanggal-tanggal Penting?

3. Edukasi diri

Untuk dapat mengembangkan diri dan mendapatkan lebih banyak informasi, Moms juga tidak boleh berhenti mengedukasi diri. Mengedukasi diri bisa dengan cara mencari informasi di internet dari sumber terpercaya,, juga dengan bergabung bersama komunitas para ibu, misalnya di PKK.

Vera juga mengatakan bahwa jika segala keperluan ibu tercukupi, keluarga akan ikut menjadi lebih sejahtera. “Jika ibu bahagia dan emosinya terpenuhi, hal itu akan turut memengaruhi emosi keluarga,” jelasnya.

(INT)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.