27 Desember 2023

Bacaan dan Keutamaan Ratib Al Haddad, Lengkap dengan Arti!

Salah satu keutamaannya diberi rezeki yang melimpah oleh Allah SWT

Zikir dalam Islam memiliki posisi yang penting, misalnya ini ditunjukkan adanya keutamaan Ratib Al Haddad sebagai salah satu zikir yang bisa dipanjatkan.

Sebab selain yang yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW, ternyata ada juga zikir yang disusun oleh para ulama terkemuka, seperti Ratib Al Haddad ini.

Baca Juga: Bacaan Zikir Paling Dahsyat, Yuk Amalkan setelah Sholat!

Sejarah Keistimewaan Zikir Ratib Al Haddad

Keutamaan Ratib Al Haddad
Foto: Keutamaan Ratib Al Haddad (Orami Photo Stock)

Salah satu zikir yang sering dibaca oleh umat Muslim adalah Ratib Al Haddad.

Zikir ini disusun oleh salah satu ulama terkemuka dari Hadramaut, yakni Abdullah bin ‘Alawi bin Muhammad al-Haddad (1055-1132 H).

Beliau lahir di Tarim, Yaman pada 30 Juli 1634 M. dirinya merupakan seorang ulama dalam bidang fiqih dan aqidah Al-Asy’ariyah. Hingga mendapat gelar Syaikh Al-Islam, Quthb ad-Da’wah wa Al-Irsyad.

Ratibul Haddad disusun Habib Abdullah berdasarkan inspirasi pada malam lailatul Qodar 27 Ramadan 1071 H. Dari beberapa doa dan zikir yang susunnya, Ratib Al Haddad yang paling terkenal.

Menurut NU Online, beliau merupakan seorang mujaddid atau pembaharu di masanya. Karya tulisnya cukup banyak dan tersebar di berbagai penjuru dunia.

Di antaranya adalah an-Nashaih ad-Diniyah, Risalah al-Mu’awanah, an-Nafais al-‘Alawiyah fi al-Masa’il as-Shufiyah.

Zikir Ratib Al Hadad sendiri disusun pada tahun 1071 Hijriah, yang bermula ketika para pemuka Hadramaut merasa khawatir akan masuknya kelompok Syiah Zaidiyah di wilayah Hadramaut.

Mereka khawatir aqidah Syiah Zaidiyah akan mempengaruhi terhadap keyakinan orang awam yang sejak lama berpegang teguh pada aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah yang diajarkan oleh para Salafus Shalih.

Berdasarkan hal ini, mereka menghadap kepada al-Qutb Abdullah bin ‘Alawi al-Haddad agar diberi bacaan supaya hal yang mereka khawatirkan tidak terjadi.

Maka beliau menuliskan wirid yang nantinya dikenal dengan nama Ratib Al Haddad ini.

Sejak itu, bacaan Ratib Al Haddad banyak dibaca di berbagai tempat di berbagai belahan dunia hingga kini.

Agar mendapatkan keutamaan Ratib Al Haddad, sangat dianjurkan dibaca secara bersama-sama dalam majelis zikir. Ada pula penjelasan mengenai ketentuannya, yakni:

وينبغي أن يرتبه كل مرید صادق سيما إن كان صاحب الراتب واسطة له إلى الله تعالى فإن رتبه بعد صلاة العشاء والصبح فذلك هو الاكمل ويكفي ترتيبه في اليوم والليلة مرة والأفضل بعد صلاة العشاء وفى رمضان يقدم هذا الراتب على صلاة العشاء

Artinya: “Sebaiknya seorang murid yang sungguh-sungguh membaca ratib ini, terlebih ketika penyusun Ratib ini merupakan perantara baginya menuju Allah ta’ala.

Membaca Ratib Al Haddad ini setelah shalat Isya’ dan subuh adalah cara membaca yang paling sempurna, namun membaca Ratib ini satu kali dalam sehari semalam dianggap cukup, yang paling utama dilakukan setelah melaksanakan shalat isya’.

Sedangkan di bulan Ramadan, membaca Ratib ini didahulukan dari pelaksanaan shalat isya’.” (Syekh Abu Bakar bin Ahmad al-Maliabar, al-Imdad bi Syarhi Ratib al-Haddad)

Baca Juga: 7+ Zikir dan Doa Malam Hari sebelum Tidur Agar Selalu dalam Lindungan Allah

Bacaan Ratib Al Haddad

Keutamaan Ratib Al Haddad (Orami Photo Stock)
Foto: Keutamaan Ratib Al Haddad (Orami Photo Stock)

Adapun bacaan Ratib Al Haddad yakni:

بِسْم اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

Bismillahi rahmani rahim

اَلْـحَمْدُلِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Alhamdulillahi rabbil alamin

حَمْداً يُوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ يَارَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِى لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَلِعَظِمِ سُلْطَانِكْ

Hamdan ayyuwaa fii ni'mahu wayukaafiini maziidah yaa rabbana lakalhamdu kamaa yanbagii lijalaali wajhika wa li'azimi sulthoni

سُبْحَانَكَ لاَنُحْصِى ثَنَاءً عَلَيْكَ اَنْتَ كَمَا اَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

Subhanaka laanuhsi tsanaaan 'alaika anta kamaa atsnaita 'ala nafsika

فَلَكَ الْحَمْدُ حَتَّى تَرْصَى وَلَكَ الْحَمْدُ اِذَا رَضِيْتَ وَلَكَ الْحَمْدُ بَعْدَ الرِّضَى

Falakal hamdu hatta tardho wa lakalhamdu idzaa rodiita wa lakalhamdu ba'da rodo

اَلَّلهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِى الْاَوَّلِيْنَ

Allahumma sholli wa sallim 'ala sayyidina muhammadin fil awwalin

وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِى الْاَخِرِيْنَ وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِى كُلِّ وَقْتٍ وَحِيْنٍ

Wasolli wa sallim ala sayyidina muhammadin fil aakhirin wasolli wa sallim ala sayyidina muhammadin fii kulli waktin wa wahiin

وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِى الْمَلاَءِ الْأَعْلَى اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

Wasolli wa sallim ala sayyidina muhammadin malaai a'la ilaa yaumiddin

وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ حَتَّى تَرِثَ الْاَرْضَ وَمَنْ عَلَيْهَاوَاَنْتَ خَيْرُ الْوَرِثِيْنَ

Wasolli wa sallim ala sayyidina muhammadin hatta tarsa alardo wa man 'alaihaa wa anta khoirul waarisin

اَللَّهُمَّ اِنَّا نَسْتَحْفِظُكَ وَنَسْتَودِعُكَ اَدْيَانَنَا وَاَبْدَنَنَا وَاَنْفُسَنَا وَاَولاَدَنَا وَاَمْوَالَنَا وَاَهْلَنَا وَكُلَّ شَيْئٍ اَعْطَيْتَنَا

Allahumma inna nastahfidzuka wa nastadi'uka adyaa nanaa wa abdananaa wa laadanaa wa amwaalanaa wa ahlanaa wa kulla sayyin a'thoytana

Baca Juga: Ini Zikir dan Bacaan Doa sesudah Sholat, Agar Ibadah Makin Afdal!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb