17 Mei 2020

Manfaat Power Nap Saat Puasa Ramadan dan Tips Melakukannya

Tidur siang tidak selalu berkaitan dengan bermalas-malasan

Saat beribadah puasa Ramadan, pola hidup akan berubah. Salah satu dampak yang terasa adalah jam tidur yang berubah.

Moms harus bangun dini hari untuk menyiapkan makanan sahur, dan perlu tidur lebih awal.

Dampaknya, tubuh mungkin akan lebih mengantuk di siang menuju sore hari.

Tetapi, Moms bisa menyiasatinya dengan tidur siang atau power nap saat puasa Ramadan. Ada ragam manfaat power nap saat puasa, lho!

Mengutip Sleep, power nap dengan durasi yang cukup bisa membuat Moms kembali menjalani hari.

Power nap tidak dilakukan terlalu lama sehingga membuat kepala pusing atau tidak bisa tidur di malam hari.

Lalu, apa saja manfaat dari tidur siang atau power nap? Baca lebih lanjut untuk mengetahuinya.

Baca Juga: Mengantuk Saat Puasa, Kenali Penyebab dan Cara Menghindarinya

Manfaat Power Nap Saat Puasa

manfaat power nap saat puasa-1
Foto: manfaat power nap saat puasa-1

Foto: Orami Photo Stock

Mengutip jurnal European Sleep Research Society, ada banyak alasan mengapa seseorang tidur siang.

Baik itu sebagai tidur pengganti, untuk orang kurang tidur, kesenangan semata, atau dilakukan pada orang dengan gangguan tidur.

Jika dilakukan dengan durasi yang tepat, power nap saat puasa Ramadan dapat memberikan beberapa manfaat. Berikut ini beberapanya.

1. Meningkatkan Kewaspadaan

Menurut Sleep Foundation, tidur siang dapat mengembalikan kewaspadaan, meningkatkan kinerja, dan mengurangi kesalahan dan kecelakaan lalu lintas.

Sebuah penelitian di NASA yang mengkaji pilot militer dan astronot yang mengantuk menemukan bahwa tidur siang selama 40 menit meningkatkan kinerja sebesar 34 persen dan kewaspadaan sebesar 100 persen.

Baca Juga: 4 Penyebab Mudah Mengantuk, Bisa Jadi Kondisi Kronis!

2. Bermanfaat untuk Psikologis

Tak hanya itu, manfaat power nap saat puasa Ramadan juga bisa dari segi psikologis.

Tidur siang bisa menjadi sebuah kemewahan yang menyenangkan. Dengan power nap, tubuh Moms akan merasakan relaksasi.

Tidur siang dapat meningkatkan mood dan mengurangi rasa kantuk dan kelelahan.

Hal ini sangat bermanfaat untuk membantu kinerja dengan lebih baik ketika mengerjakan tugas.

3. Meningkatkan Kemampuan Otak

Durasi dan jenis tidur siang dapat bermanfaat untuk meningkatkan kinerja otak.

Mengutip WebMD, power nap 20 menit dapat tingkatkan kewaspadaan dan keterampilan belajar motorik seperti mengetik dan bermain piano.

Sementara, jika Moms tidur lebih dari 20 menit, bisa membantu meningkatkan daya ingat dan meningkatkan kreativitas.

Studi dalam Harvard Health menjelaskan bahwa peserta penelitian yang diizinkan tidur 45 menit meningkatkan kinerja mereka dalam menghafal pasangan kata-kata yang tidak berhubungan, mengerjakan teka-teki labirin, dan meniru angka yang rumit.

Baca Juga: Bayi Tidur Siang dalam Waktu Lama, Wajarkah?

Tips Power Nap Saat Puasa Ramadan

manfaat power nap saat puasa-2
Foto: manfaat power nap saat puasa-2

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa tips bagi Moms yang ingin melakukan power nap saat puasa Ramadan dan merasakan beberapa manfaatnya.

Berikut ini mengutip dari Sleep Foundation:

  • Power nap disarankan berdurasi singkat (20-30 menit) untuk kewaspadaan jangka pendek. Moms tetap bisa merasakan manfaatnya tanpa membuat pusing atau mengganggu tidur malam.
  • Pilih tempat tenang untuk berbaring dan suhu ruangan yang nyaman. Batasi kebisingan dan cahaya yang masuk.
  • Jangan tidur terlalu sore, karena mungkin dapat memengaruhi pola tidur malam hari dan akhirnya Moms sulit untuk tertidur di waktu tidur biasa.

Itu dia Moms, beberapa manfaat power nap saat puasa Ramadan dan bagaimana tips melakukannya agar waktu tidur siang lebih optimal.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.