Bayi

4 April 2020

5 Cara Mencegah Kepala Bayi Peyang

Coba kurang penggunaan bouncer ya, Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Gladys
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Bayi baru lahir memiliki tulang tengkorak kepala yang masih lembut dan lentur. Untuk memaksimalkan pertumbuhan otak, tengkorak kepala belum sepenuhnya menyatu.

Sehingga jika bayi kerap berada posisi kepala yang sama, kepala bayi dapat menjadi peyang atau dalam bahasa medis disebut dengan plagiocephaly. Perubahan bentuk kepala ini biasanya terjadi mulai dari usia satu hingga dua bulan.

“Kabar baiknya adalah bahwa plagiocephaly tidak memengaruhi otak atau perkembangan bayi,” ungkap Manajer Keperawatan di St. Louis Children’s Hospital’s Deformational Plagiocephaly Clinic, Sybill Naidoo, RN, CPNP, seperti dikutip dari stlouischildrens.org.

Ini Cara untuk Mencegah Kepala Bayi Peyang

1. Tummy Time

1 Tummy Time.jpg

Foto: dinhnguyenungdung0 – Pixabay.com

Lakukan tummy time 30-60 menit setiap hari, dengan membaginya dalam beberapa sesi. Menjelang usia bayi empat sampai enam bulan, bayi akan mulai bisa berguling sendiri dan melakukan tummy time tanpa bantuan.

Dikutip dari American Academy of Pediatrics, melakukan tummy time secara rutin dapat menguatkan otot leher bayi dan mencegah kepala bayi peyang.

Baca Juga: 4 Langkah Mengatasi Kepala Peyang pada Bayi

2. Ubah Posisi Tidur

2 Ubah Posisi Tidur.jpg

Foto: u_jqskahw9 – Pixabay.com

Dikutip dari parents.com, Dokter anak asal Bloomington, Indiana sekaligus anggota American Academy of Pediatrics, James Laughlin, M.D. mengingatkan bahwa sangat penting bagi orang tua untuk memposisikan bayi tidur terlentang.

Hal ini untuk mencegah terjadinya kematian bayi mendadak. Namun di sisi lain, tidur terlentang terus menerus dapat memicu kepala bayi peyang.

Untuk mencegah kepala bayi peyang, Moms dapat mengubah posisi kepala bayi di ujung tempat tidur yang berlawanan setiap harinya.

Bayi pun secara alami akan menghadap ke titik luar, sehingga tekanan pada kepala bayi akan bergantian.

Ajak Bayi Bergerak

3 Ajak Bayi Bergerak.jpg

Foto: The Honest Company – Unsplash.com

Saat mencapai usia dua bulan, bayi sudah dapat melihat dengan jelas. Ajak bayi berputar mengelilingi ruangan, sehingga bayi dapat menatap berbagai obyek di segala arah.

Cara ini dapat menjadi terapi fisik dalam melatih kekuatan leher bayi, sehingga mencegah kepala bayi peyang.

Baca Juga: Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Kepala Bayi Peyang

Kurangi Car Seat & Bouncer

4 Kurangi Car Seat & Bouncer.jpg

Foto: Madelon eugelink – Pixabay.com

Penggunaan bantuan alat duduk bayi memang seringkali memudahkan Moms untuk melakukan aktivitas lain. Misalnya penggunaan bouncer, car seat, atau stroller.

Namun terlalu lama menempatkan bayi pada tempat duduk bantuan ini akan membuat kepala bayi peyang, karena tekanan di belakang kepala bayi yang terus menerus terjadi.

Solusinya, gunakan gendongan depan atau samping secara bergantian untuk mencegah kepala bayi peyang.

Gunakan Helm Khusus

5 Gunakan Helm Khusus.jpg

Foto: cherishbabycare.com

Saat bayi berusia empat sampai enam bulan, perkembangan kepala bayi akan berlangsung cukup cepat. Jika pada usia ini, Moms terlambat mencegah kepala bayi peyang, tidak perlu khawatir.

Karena penggunaan helm khusus plagiocephaly dapat membantu memperbaiki kepala bayi peyang. Helm ini dibuat khusus untuk setiap bayi. Biasanya digunakan selama 22 jam per hari, sekitar empat bulan pemakaian.

Baca Juga: Serba-Serbi Mencegah Kepala Bayi Menjadi Peyang

Dengan melakukan cara-cara di atas, Moms dapat mencegah kepala bayi peyang. Jika Moms ragu dengan bentuk kepala bayi, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan Dokter.

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait