2-3 tahun

4 Juni 2021

Metode Montessori untuk Bayi di Bawah 2 Tahun, Bisakah Diterapkan?

Mengajarkan anak dengan metode montessori bisa dimulai sejak kapan ya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Indah
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Montessori adalah metode pendidikan yang dikenalkan oleh Maria Montessori, di mana pendidikan ini menitikberatkan kepada permainan mengembangkan diri. Dr. Montessori percaya bahwa bermain adalah pekerjaan penting untuk anak usia dini.

Mungkin yang diketahui oleh Moms, metode montessori adalah metode pendidikan seperti menuang air atau memindahkan kacang, dan merasa metode ini tidak cocok untuk anak di bawah 2 tahun. Montessori adalah sebuah yang bisa Moms jadikan sebagai metode pendidikan utama anak Hal tersebut dikarenakan Moms bisa menerapkan metode montessori ini sejak anak lahir, lho.

Ada 4 tahapan perkembangan anak menurut Maria Montessori, dan tahapan yang pertama adalah usia 0-6 tahun. Fase ini merupakan fase emas, seringkali disebut dengan fase absorbent mind di mana anak diibaratkan seperti spons yang menyerap apa saja yang kita ajarkan. Apa yang kita tanamkan kepada anak sejak baru lahir, maka ini lah yang akan membentuk anak kita.

Baca Juga: 4 Cara Mencegah Dehidrasi pada Anak yang Sedang Belajar Puasa

Di fase ini juga anak membutuhkan keteraturan, pengasahan panca indera, stimulasi motorik halus dan kasar. Fase ini merupakan fase yang amat penting dalam perkembangan eksplorasi anak.

Anak di bawah 3,5 tahun ternyata sangat peka dengan keteraturan, untuk itu sangat perlu untuk menjaga jadwal anak setiap harinya. Misalnya waktu makan, tidur siang, tidur malam dan waktu bermain Moms bisa membuatkan jadwal yang menyenangkan untuk anak dan tentunya juga menyesuaikan dengan jadwal harian kita.

Dari keteraturan ini anak cenderung akan lebih tenang dan tahu kapan waktunya ia harus beristirahat dan kapan waktunya bermain.

Baca Juga: 6 Tips Menata Kamar Anak Dengan Metode Montessori

Filosofi Montessori, Montessori Adalah

6 Tips Menata Kamar Anak Dengan Metode Montessori

Foto: Orami Photo Stock

Ketika Moms ingin menerapkan metode montessori ini, Moms juga harus tahu bahwa ada 5 area pembelajaran, yakni area praktik kehidupan sehari-hari, area sensoris, area budaya dan ilmu pengetahuanm area bahasa dan literasi, serta area matematika.

Sebelum Moms menerapkan aneka permainan montessori, Moms juga harus memahami filosofi Montessori dengan matang. Apa saja filosofi montessori seperti dirangkum dari buku Jatuh Hati pada Montessori karangan Vidya Dwina Paramita? Berikut ulasannya!

1. Anak Bukan Kertas Kosong

Filsofi montessori adalah anak bukan selembar kertas yang kosong. Anak bukanlah kertas kosong yang pasif menunggu untuk ditulisi, tapi anak mempunyai kendali dalam diri untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu.

Baca Juga: 5 Tips Mengatasi Anak Stres saat Belajar di Rumah Menurut Psikolog

2. Follow the Child

Follow the child adalah upaya untuk mempertajam indera kita sebagai orang dewasa untuk mengartikan setiap perilaku anak sebagai cara ia memenuhi kebutuhannya, kemudian kita manfaatkanlah hal tersebut untuk mencapai tujuan kita.

Namun membebaskan anak dengan konsep follow the child tidak serta merta membiarkan anak berperilaku sebebas-bebasnya dan merugikan orang lain, ya Moms!

3. Freedom with Limitation

Anak bebas beraktivitas namun terbatas, maksudnya? Anak bebas memilih sendiri material yang akan dieksplorasi, bebas menentukan seberapa lama ia mau memainkan itu, serta bebas ia mau bermain sendiri, mau berdiskusi dengan kawannya atau ingin melakukan bersama dengan kawannya.

Dikutip dari Montessori.org.uk, Montessori menekankan pada anak-anak yang diberi kebebasan untuk bekerja sendiri dan mengembangkan konsentrasi mereka.

Baca Juga: 5 Penyebab Anak Malas Belajar dan Cara Mengatasinya, Orang Tua Wajib Tahu!

4. Respect the Child

Jika kita ingin anak-anak menjadi orang yang sopan dan menghargai orang lain, maka tugas kita sebagai orang dewasa adalah juga memperlakukan anak-anak dengan sopan dan penuh penghargaan.

Memang, banyak permainan yang lebih mudah dilakukan untuk anak usia 3 tahun, tapi untuk anak usia di bawah 2 tahun Moms tetap bisa mengaplikasikannya di rumah, lho.

Karena jika Moms menganggap metode montessori bukan sebagai metode pendidikan, tapi sebagai gaya hidup, maka Moms bisa dengan mudah menerapkannya sehari-hari di rumah.

Baca Juga: Mengenal Lebih Jauh Mengenai Metode Montessori

Ide Permainan Metode Montessori

montes1

Foto: Orami Photo Stock

Metode Montessori adalah hal yang perlu Moms coba untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Jika Moms masih bingung apa saja yang bisa Moms lakukan bersama Si Kecil berdasarkan metode Montessori, Moms bisa mencoba beberapa permainan di bawah ini.

  • Mengenalkan buku sejak lahir, seperti buku kontras hitam putih untuk merangsang indera penglihatan
  • Bermain lonceng untuk merangsang indera pendengaran
  • Memberikan krayon untuk anak mencoret-coret
  • Menyortir warna
  • Menyortir bangun ruang
  • Bermain playdough atau pasir
  • Belajar menyendok kacang dan memindahkannya ke mangkuk lain
  • Belajar menuang air

Baca Juga: 6 Keuntungan Preschool Dengan Metode Montessori

Aktivitas yang Biasa Digunakan di Sekolah dengan Metode Montessory

Montessori Adalah

Foto: britannica.com

Tedapat kelas Montessori yang bisa Moms manfaatkan untuk tumbuh kembang anak. Hal yang menjadi fokus dalam kelas Montessori adalah agar anak bisa belajar dari kesalahannya.

Tak hanya itu dari akitivitas Montessori adalah agar anak-anak tertarik dan juga fokus dengan aktivitas yang mereka lakukan. Penyebutan hal ini dalam Montessori adalah "free choice" alias pilihan bebas atau "uninterrupted work period" alias waktu kerja yang tidak bisa diganggu.

Hal yang paling dalan kelas Montessori adalah dua hal di atas karena bisa sangat membantu untuk melatih fokus anak.

Jadi, dilansir dari American Montessory Society, aktivitas yang sering dilakukan dalam kelas Montessori adalah;

  • Waktu belajar dibagi menjadi 2 atau 3 jam. Anak-anak bisa memilih aktivitas atau aktivitas yang berdasarkan minat dan dibimbing oleh guru
  • Meski dipilih oleh anak, ilmu yang akan diberikan akan memberikan informasi mengenai cara membaca, matematika, ilmu pengetahuan alam dan sejarah
  • Waktu yang sudah ditentukan pun mencakup pembelajaran mengenai cara menyayangi tumbuhan dan binatang, tata krama dan cara menyelesaikan konflik

Apapun jenis permainannya, selalu ingat filosofi Montessori di atas. Pada awalnya anak akan sering melakukan kesalahan, tapi dengan sering ia melakukan kesalahan anak akan belajar dari kesalahannya.

Baca Juga: Ini 3 Alasan Wajibnya Anak Perempuan Belajar Bela Diri

Manfaat Metode Montessori pada Anak

Montessori Adalah

Foto: internationalteacherstraining.com

Montessori adalah sebuah metode pembelajaran yang bisa sangat mengubah anak-anak. Si Kecil bisa menjadi lebih mandiri dan bisa menyelesaikan tugas hariannya sendiri.

Tak hanya itu, manfaat lain Montessori adalah untuk melatih kemampuan motorik. Hal ini sangat penting karena pada anak 4 tahun, metode ini berguna untuk mempertajam sensor motorik halus dan juga kasa.

Tak hanya itu, selain mengembangkan kreativitas Si Kecil, guna lain dari metode Montessori adalah melatihnya untuk berpikir kritis lho, Moms!

Nah itu dia Moms! Metode montessori adalah salah satu cara untuk melatih kemampuan motorik dan juga cara berpikir Si Kecil. Metode ini bisa menjadi salah satu cara agar pertumbuhan dan kecerdasan Si Kecil bisa berkembang secara optimal!

  • https://www.montessori.org.uk/about-us/what-is-montessori/the-philisophy
  • https://amshq.org/About-Montessori/What-Is-Montessori/Core-Components-of-Montessori#using-montessori-materials
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait