Rupa-rupa

2 Juli 2021

Alasan Kita Tak Bisa Memaksakan Norma Kesusilaan pada Orang Lain

Mengetahui apa itu norma kesusilaan yang juga dikenal sebagai norma kesopanana atau etika.
placeholder

Foto: shutterstock.com

placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Karla Farhana

Norma kesusilaan sering kali disebut sebagai norma kesopanan. Norma kesusilaan sendiri pun adalah salah satu jenis norma yang sering diamati, dirasakan dan dilaksanakan dalam keseharian masyarakat.

Sama seperti norma lainnya, norma kesusilaan pun memiliki maksud untuk mengatur perilaku harian masyarakat agar tidak bersinggungan dan juga menyakiti masyarakat lain.

Lebih dalam, yuk kita ketahui apa itu norma kesusilaan.

Baca Juga: Kenali Metode Belajar Anak, Apakah Gaya Belajar Visual, Audio, atau Kinestetik?

Makna atau Arti Norma Kesusilaan

Sebelum mengetahui makna dari norma kesusilaan, sebaiknya kita mengetahui tentang pengertian kesusilaan terlebih dahulu.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kesusilaan sendiri memiliki kata dasar susila /su·si·la/ dan memiliki arti;

  • Baik budi bahasannya; beradab; sopan
  • Adat istiadat yang baik; sopan santun; kesopanan; keadaban; kesusilaan:
  • Pengetahuan tentang adab.

Sementara itu, kata susila dalam KBBI pun bisa dipadankan dengan contoh kalimat seperti "orang yang merasa terpelajar sudah seharusnyalah mengenal susila".

Sementara itu, kesusilaan atau /ke·su·si·la·an/ memiliki arti;

  • Perihal susila;
  • Berkaitan dengan adab dan sopan santun;
  • Norma yang baik;
  • Kelakuan yang baik;
  • Tata krama yang luhur.

Baca Juga: 8 Etika yang Perlu Dipatuhi Saat Ngegym

Jadi, jika disimpulkan, kesusilaan sendiri adalah berbagai tindakan atau hal yang baik dan mencakup akhlak seseorang, tata krama, adat istiadat serta sopan santun dalam bermasyarakat.

Sementara itu, dalam Black's Law Dictionary, kesusilaan adalah sesuatu yang berkaitan dengan moral, perilaku, motif atau karakter, sebagai emosi etis.

Dalam suatu kelompok masyarakat, sebuah tindakan bisa dianggap susila atau sopan namun pada kelompok lain bisa dianggap sebagai tidak sopan atau asusila.

Oleh karena itu, definisi susila di sini sangat bergantung pada nilai yang dianut oleh suatu kelompok masyarakat.

Sebagai contoh adalah cara makan. Pada masyarakat Indonesia sendiri, makan menggunakan tangan masih tergolong sebagai tindakan susila atau sopan. Namun ketika kita pindah ke negara lain, makan menggunakan tangan bisa dianggap melanggar norma kesusilaan karena dianggap tidak etis oleh kelompok masyarakat di negara tersebut.

Karenanya, meski bisa dirasakan secara langsung di lapisan masyarakat, namun jenis norma ini sendiri tidak memiliki sanksi atau batasan yang jelas.

Jadi, norma kesusilaan sendiri adalah salah satu bentuk norma yang sangat mengandalkan kontrol sosial dalan penegakannya dalam kehidupan masyarakat tersebut.

Baca Juga: 5 Norma Kesopanan yang Harus Anda Tahu

Fungsi Norma Kesusilaan

norma kesusilaan

Foto: Orami Photo Stock

Norma kesusilaan memiliki maksud atau fungsi yang tentunya sama dengan norma lain yakni memberikan batas pada perilaku individu dalam bermasyarakat.

Dalam laman Universitas Medan Area menuliskan bahwa norma kesusilaan sama dengan norma kesopanan dan etika. Norma ini mengatur kehidupan sosial masyarakat.

Aturan ini pun diikuti dan dipatuhi sesuai dengan adat istiadat masyarakat setempat. Jika seseorang melanggar, orang tersebut akan mendapatkan sanksi dari masyarakat sesuai dengan hukum adat yang berlaku.

Hukuman tersebut bisa saja seperti dikucilkan atau ditertawakan. Lalu, apa sih fungsi dari norma kesusilaan? Ini dia!

Baca Juga: Kunjungi 7 Negara Ramah Wisatawan Muslim Ini, Banyak Makanan Halal

1. Memberikan Batas

Dalam bukunya yang berjudul Pengantar Ringkas Sosiologi: Pemahaman Fakta dan Gejala Permasalahan Sosial yang terbit di tahun 2020, Elly M. Setiadi menjelaskan bahwa norma kesusilaan sendiri memberikan batas pada kelakuan-kelakuan individu.

Tak sampai sana, norma kesusilaan juga merupakan alat untuk memerintah dan melarang anggota masyarakat untuk melakukan suatu perbuatan.

2. Mengidentifikasikan

Norma kesusilaan sendiri memiliki fungsi untuk mengidentifikasikan individu dengan kelompoknya.

Maksudnya adalah norma kesusilaan sendiri memaksa seseorang untuk menyesuaikan setiap tindakannya atau kelakuannya dengan peraturan atau tata kelakuaan yang dimiliki oleh masyarakat tempat ia tinggal.

Di sisi lain, pihak masyarakat pun juga akan berusaha untuk menerima individu tersebut karena kesanggupannya dalam menyesuaikan diri di dalam kelompoknya.

3. Menjaga Solidaritas

Norma kesusilaan juga bisa digunakan untuk menjaga solidaritas antar anggota masyarakat. Dengan adanya norma kesusilaan yang berlaku, persatuan dan kesatuan bisa tetap terjaga dengan baik.

Baca Juga: Jika Tepat, Berbicara dengan Bayi Membuatnya Pintar dan Ramah! Ini Tipsnya

Ciri Norma Kesusilaan

norma kesusilaan

Foto: Orami Photo Stock

Sama dengan norma lainnya, norma kesusilaan sendiri pun memiliki ciri yang bisa kita identifikasi. Sekarang, kita sudah mengetahui bahwa norma ini memiliki fungsi untuk menciptakan masyarakat madani yang sesuai dengan nilai yang berlaku.

Nah, ketika sudah mengetahuinya, kita akan lebih mudah untuk mengidentifikasi dan membedakan norma kesusilaan dengan norma lainnya.

Secara umum sendiri, norma kesusilaan memiliki 3 ciri-ciri yang sangat khas dan bisa dibagi menjadi 3 yakni, sifat norma, sanksi yang diterapkan dan sumber norma.

Yuk kita bahas satu per satu!

1. Sifat Norma Kesusilaan

Norma kesusilaan sendiri berasal dari nilai-nilai, pikiran dan perilaku yang hadir dalam sebuah kelompok masyarakat. Hal tersebut membuat sifat norma ini sedikit berbeda dari norma yang lain.

Ketika norma yang lain bersifat kekal dan solid, maka norma kesusilaan sendiri justru sebaliknya. Ia sangatlah fleksibel dan bisa berubah dengan cepat.

Norma jenis ini pun tidak universal sehingga tak berlaku di semua wilayah. Bahkan, setiap wilayah bisa memiliki norma kesusilaan yang berbeda karena nilai yang dianut pun berbeda.

Ketika berpindah wilayah seperti provinsi atau negara, kita bisa menemukan perbedaan nilai susila yang dianut.

2. Sanksi Norma Kesusilaan

Juga berbeda dengan norma lainnya, sanksi untuk norma kesusilaan pun bisa dibilang tidak begitu berat. Hal tersebut dikarenakan tidak ada aturan baku juga hukuman baku ketika seseorang melanggar norma yang satu ini.

Sanksi sosial memiliki dua sisi yakni diri pelanggar dan masyarakat yang ada di sekitar pelanggar.

Karena norma ini dianut karena nilai yang dipercayai oleh suatu kelompok masyarakat, jika ada seseorang yang melanggarnya, maka ia akan merasa bersalah karena merasa melanggar aturan masyarakat tersebut.

3. Sumber Norma Kesusilaan

Sumber dari norma kesusilaan adalah nilai-nilai yang berlaku dalam suatu kelompok masyarakat. Nilai-nilai ini berasal dari kepercayaan, budaya dan tingkah laku masyarakat itu sendiri.

Baca Juga: 7 Cara Efektif Menanamkan Sikap Rendah Hati pada Si Kecil

Contoh Norma Kesusilaan

norma kesusilaan

Foto: Orami Photo Stock

Contoh yang biasa hadir dalam masyarakat adalah berpakaian dengan sopan. Cara berpakaian setiap masyarakat sendiri berbeda-beda. Ada yang menutup hampir seluruh bagian tubuh dianggap sopan, ada yang jika sudah menutupi lengan dan lutut saja dianggap sopan.

Namun di luar negeri, tentu norma kesusilaan mengenai berpakaiannya berbeda pula. Jadi, seperti yang disebutkan, tidak ada batasan baku yang mengatur mengenai norma kesusilaan.

Setiap daerah memiliki standar berpakaian yang berbeda-beda. Standar berbusana sendiri hadir karena kristalisasi dari kebudayaan, nilai, hingga kebiasaan yang dimiliki oleh masyarakat daerah tersebut.

Nah, itu dia Moms pembahasan mendalam mengenai norma kesusilaan. Jadi, kita tidak bisa memaksakan kesopanan kita terhadap orang lain karena nilai budaya yang dianut mereka belum tentu sama dengan apa yang kita miliki, ya!

  • https://kbbi.web.id/susila
  • http://mh.uma.ac.id/tag/norma-kesusilaan/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait