04 Maret 2022

Yuk, Moms Pahami Norma Kesusilaan, Mulai dari Penjelasan hingga Contohnya!

Yuk, ketahui norma kesusilaan lebih lanjut Moms!
Yuk, Moms Pahami Norma Kesusilaan, Mulai dari Penjelasan hingga Contohnya!

Foto: shutterstock.com

Sebagai makhluk sosial, menjadikan manusia harus pandai dalam berinteraksi sosial di masyarakat. Dengan begitu lahirlah satu norma, yang disebut dengan norma kesusilaan.

Sama seperti norma lainnya, norma kesusilaan pun memiliki maksud untuk mengatur perilaku harian masyarakat agar tidak bersinggungan dan juga menyakiti masyarakat lain.

Tetapi, ternyata norma kesusilaan dan norma kesopanan adalah dua aturan yang berbeda, lho Moms!

Jika norma kesusilaan adalah sebuah aturan yang berasal dari hati nurani yang bertujuan untuk tidak bersinggungan dengan gaya hidup orang lain.

Sementara itu, norma kesopanan adalah aturan yang mengatur kehidupan orang sehari-hari seperti perilaku, tutur kata atau gaya berpakaian.

Lebih dalam, yuk kita ketahui apa itu norma kesusilaan.

Baca Juga: Yuk Moms, Kenali Proses Rantai Makanan untuk Edukasi Anak!

Penjelasan Norma Kesusilaan

Sebelum mengetahui makna dari norma kesusilaan, sebaiknya kita mengetahui tentang pengertian kesusilaan terlebih dahulu.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kesusilaan sendiri memiliki kata dasar susila /su·si·la/ dan memiliki arti;

  • Baik budi bahasannya; beradab; sopan
  • Adat istiadat yang baik; sopan santun; kesopanan; keadaban; kesusilaan:
  • Pengetahuan tentang adab.

Sementara itu, kata susila dalam KBBI pun bisa dipadankan dengan contoh kalimat seperti "orang yang merasa terpelajar sudah seharusnyalah mengenal susila".

Sementara itu, kesusilaan atau /ke·su·si·la·an/ memiliki arti:

  • Perihal susila
  • Berkaitan dengan adab dan sopan santun
  • Norma yang baik
  • Kelakuan yang baik
  • Tata krama yang luhur

Baca Juga: 6 Etika di Tempat Umum yang Perlu Moms Ajarkan pada Anak

Sementara itu, dalam Black's Law Dictionary, kesusilaan adalah sesuatu yang berkaitan dengan moral, perilaku, motif atau karakter, sebagai emosi etis.

Oleh karena itu, definisi susila di sini sangat bergantung pada nilai yang dianut oleh suatu kelompok masyarakat.

Kemudian, norma adalah aturan yang harus dipatuhi oleh masyarakat untuk menghindari adanya sanksi, baik tertulis maupun sosial.

Jadi, jika diartikan mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, norma kesusilaan adalah aturan yang menata tindakan manusia dalam pergaulan sosial sehari-hari.

Atau norma kesusilaan diartikan juga sebagai aturan yang berasal dari hati nurani, budi pekerti dan akhlak manusia selama bersosialisasi.

Baca Juga: Mengenal 5 Tokoh Pewayangan untuk Edukasi Anak

Fungsi Norma Kesusilaan

norma kesusilaan
Foto: norma kesusilaan

Foto: Orami Photo Stock

Norma kesusilaan memiliki maksud atau fungsi yang tentunya sama dengan norma lain yakni memberikan batas pada perilaku individu dalam bermasyarakat.

Dalam laman Universitas Medan Area menuliskan bahwa norma kesusilaan sama dengan norma kesopanan dan etika. Norma ini mengatur kehidupan sosial masyarakat.

Aturan ini pun diikuti dan dipatuhi sesuai dengan adat istiadat masyarakat setempat.

Jika seseorang melanggar, orang tersebut akan mendapatkan sanksi dari masyarakat sesuai dengan hukum adat yang berlaku.

Lalu, apa sih fungsi dari norma kesusilaan? Ini dia!

Baca Juga: 7+ Fakta Peradaban Mesopotamia untuk Edukasi Anak

1. Memberikan Batas

Dalam bukunya yang berjudul Pengantar Ringkas Sosiologi: Pemahaman Fakta dan Gejala Permasalahan Sosial yang terbit di tahun 2020, Elly M. Setiadi menjelaskan bahwa norma kesusilaan sendiri memberikan batas pada kelakuan-kelakuan individu.

Selain itu, norma kesusilaan juga sebuah landasan untuk memerintah serta melarang anggota masyarakat untuk melakukan suatu perbuatan yang melenceng.

2. Mengidentifikasikan

Norma kesusilaan sendiri memiliki fungsi untuk mengidentifikasikan individu dengan kelompoknya.

Maksudnya adalah norma kesusilaan bersifat memaksa seseorang untuk menyesuaikan setiap tindakannya atau kelakuannya dengan peraturan atau tata kelakuaan pada tempat yang ia tinggali.

Di sisi lain, pihak masyarakat pun juga akan berusaha untuk menerima individu tersebut karena kesanggupannya dalam menyesuaikan diri di dalam kelompoknya.

3. Menjaga Solidaritas

Norma kesusilaan juga bisa digunakan untuk menjaga solidaritas antar anggota masyarakat.

Dengan adanya norma kesusilaan yang berlaku, persatuan dan kesatuan bisa tetap terjaga dengan baik.

Baca Juga: Norma Agama: Pengertian, Fungsi, Tujuan, hingga Sanksi

Ciri Norma Kesusilaan

norma kesusilaan
Foto: norma kesusilaan

Foto: Orami Photo Stock

Sama dengan norma lainnya, norma kesusilaan sendiri pun memiliki ciri yang bisa kita identifikasi.

Sekarang, kita sudah mengetahui bahwa norma ini memiliki fungsi untuk menciptakan masyarakat madani yang sesuai dengan nilai yang berlaku.

Nah, ketika sudah mengetahuinya, kita akan lebih mudah untuk mengidentifikasi dan membedakan norma kesusilaan dengan norma lainnya.

Secara umum, norma kesusilaan memiliki 3 ciri yang sangat khas, yaitu sifat norma, sanksi yang diterapkan dan sumber norma.

Yuk kita bahas satu per satu!

1. Sifat Norma Kesusilaan

Norma kesusilaan sendiri berasal dari nilai-nilai, pikiran dan perilaku yang hadir dalam sebuah kelompok masyarakat.

Hal tersebut membuat sifat norma ini sedikit berbeda dari norma yang lain. Ketika norma yang lain bersifat kekal dan solid, maka norma kesusilaan sendiri justru sebaliknya.

Norma jenis ini pun tidak universal sehingga tak berlaku di semua wilayah. Bahkan, setiap wilayah bisa memiliki norma kesusilaan yang berbeda karena nilai yang dianut pun berbeda.

Ketika berpindah wilayah seperti provinsi atau negara, kita bisa menemukan perbedaan nilai susila yang dianut.

2. Sanksi Norma Kesusilaan

Ciri noema kesusilaan lainnya adalah sanksi untuk norma kesusilaan pun bisa dibilang tidak begitu berat.

Hal tersebut dikarenakan tidak ada aturan baku serta hukuman baku ketika seseorang melanggar norma yang satu ini.

Sanksi sosial memiliki dua sisi yakni diri pelanggar dan masyarakat yang ada di sekitar pelanggar.

Karena norma ini dianut karena nilai yang dipercayai oleh suatu kelompok masyarakat, maka ketika ada yang melanggar, ia akan merasa bersalah.

3. Sumber Norma Kesusilaan

Sumber dari norma kesusilaan adalah nilai-nilai yang berlaku dalam suatu kelompok masyarakat.

Nilai-nilai ini berasal dari kepercayaan, budaya dan tingkah laku masyarakat itu sendiri. Jadi kembali lagi, setiap wilayah memiliki aturan norma kesusilaan sendiri.

Baca Juga: Mengenal Norma Hukum untuk Bantu Memberikan Pemahaman pada Anak

Contoh Norma Kesusilaan

norma kesusilaan
Foto: norma kesusilaan

Foto: Orami Photo Stock

Berbeda dengan norma kesopanan, jika sudah disinggung sebelumnya norma ini hadir berdasarkan hati nurani dan budi pekerti manusia.

Jadi, salah satu contoh norma kesusilaan yang dapat kamu lakukan adalah bersikap dan berkata jujur pada orang lain dimanapun kamu berada.

Misalnya, Moms dapat ajarkan atau tanamkan pada Si Kecil untuk bersikap jujur di sekolah dengan tidak menyontek atau berbohong pada guru dan temannya.

Lalu, kamu juga harus bersikap sopan serta ramah kepada siapapun dan di wilayah manapun kamu berada.

Kemudian, berasaskan hati nurani, contoh selanjutnya adalah ketika kamu menemukan dompet di jalan kamu akan mengembalikannya.

Terakhir, contoh mendasar adalah menjaga sikap dan perilaku untuk menghindari perilaku yang buruh dan melenceng, ya.

Sehingga norma kesusilaan hadir sebagai salah satu aturan yang mengatur agar manusia berbudi pekerti baik dan tidak melakukan perilaku yang melenceng.

Baca Juga: Kenalkan Si Kecil pada Norma Kesopanan dan Contoh Nyatanya Sehari-hari

Nah, itu dia Moms informasi mengenai norma kesusilaan yang bisa Moms ajarkan pada Si Kecil ya.

  • https://kbbi.web.id/susila
  • http://mh.uma.ac.id/tag/norma-kesusilaan/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.