22 April 2024

Urutan Rantai Makanan pada Ekosistem Sawah, Laut, dan Hutan

Simak juga dampak jika tidak ada rantai makanan

Pernah dengar tentang rantai makanan, Moms?

Rantai makanan merupakan salah satu ilmu pengetahuan alam yang perlu diedukasi kepada Si Kecil, lho Moms.

Secara garis besar ini menggambarkan siklus bagaimana makhluk hidup dalam bertahan di alam bebas.

Baca Juga: 12 Hutan Pinus Jogja Instagramable dan Tips Berwisatanya!

Pengertian Rantai Makanan

Kelinci Makan Rumput
Foto: Kelinci Makan Rumput (Freepik.com/jcomp)

Rantai makanan adalah urutan hewan yang makan hewan lain sampai jadi suatu jaringan makanan.

Sebelum beralih lebih jauh, organisme merupakan kata lain dari makhluk hidup ya, Moms!

Dalam ekologi, rantai makanan menunjukkan bagaimana organisme saling terkait dengan organisme lainnya.

Menghasilkan sebuah jaring makanan, membuat rantai makanan terdiri dari beberapa tingkatan organisme yang berbeda.

Perbedaan Rantai Makanan dan Jaring-jaring Makanan

Jangan salah paham antara rantai makanan dan jaringan makanan, ya Moms.

Rantai makanan menunjukkan urutan hewan yang memakan hewan lain secara berturut-turut.

Contohnya, hewan A dimakan oleh hewan B, kemudian B dimakan oleh hewan C.

Namun, dalam jaringan makanan, satu hewan bisa memakan lebih dari satu jenis hewan lain.

Semua tumbuhan dan hewan memerlukan jenis lain untuk kelangsungan hidup mereka.

Rantai makanan menunjukkan siapa yang memakan siapa di alam.

Mengerti hal ini penting bagi Moms agar dapat mendidik Si Kecil tentang lingkungan dan pentingnya keseimbangan alam.

Mari, Moms, kita pelajari lebih dalam agar dapat memberi pengetahuan kepada Si Kecil dengan tepat!

Baca Juga: 15 Jenis Kelinci yang Menggemaskan, Cocok Jadi Peliharaan!

Urutan Rantai Makanan

Hewan (Treehugger.com)
Foto: Hewan (Treehugger.com)

Mengutip dari Khan Academy, berikut ini tingkatan umum rantai makanan:

1. Produsen primer

Produsen utama adalah tumbuhan dan ganggang yang bisa membuat makanan sendiri dengan bantuan matahari atau fotosintesis.

2. Konsumen Primer

Organisme yang memakan produsen primer disebut konsumen primer.

Konsumen primer biasanya herbivora, pemakan tumbuhan, meskipun mereka mungkin pemakan alga atau pemakan bakteri

3. Konsumen Sekunder

Organisme yang memakan konsumen primer disebut konsumen sekunder. Konsumen sekunder umumnya pemakan daging.

4. Konsumen Tersier

Organisme yang memakan konsumen sekunder disebut konsumen tersier. Ini adalah karnivora pemakan karnivora, seperti elang atau ikan besar

Baca Juga: Edukasi Anak, Kenali Begini Proses Terjadinya Bunyi

Fungsi Rantai Makanan

hewan karnivora
Foto: hewan karnivora (Pexels/Public Domain Pictures)

Rantai makanan memiliki peran penting dalam ekosistem alam.

Konsep ini membantu menggambarkan interaksi antar spesies yang ada dalam suatu komunitas ekologis.

Dalam ekosistem, setiap organisme memiliki peran dan tempatnya sendiri dalam rantai makanan.

Rantai makanan membantu Moms memahami bagaimana energi dan nutrisi berpindah dari satu organisme ke organisme lainnya.

Berikut ini beberapa fungsi rantai makanan yang penting untuk diketahui:

1. Menjelaskan Interaksi Antar Spesies

Rantai makanan menunjukkan bagaimana hewan dan tumbuhan saling berhubungan di alam.

Moms dapat melihat bagaimana organisme bergantung satu sama lain sebagai sumber makanan.

2. Penyederhanaan Hubungan Antar Spesies

Rantai makanan menyederhanakan kompleksitas hubungan antar spesies.

Moms dapat dengan mudah mengidentifikasi siapa yang memakan siapa dan bagaimana aliran energi terjadi dalam suatu komunitas.

3. Memahami Kontrol dalam Struktur Komunitas

Rantai makanan membantu kita tahu hewan mana yang penting bagi hewan lain.

Spesies puncak mengontrol populasi spesies di tingkatan lebih rendah, sementara spesies basal mempengaruhi ketersediaan sumber daya.

4. Pendorong Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup

Rantai makanan memainkan peran penting dalam siklus energi dan nutrisi.

Dengan adanya rantai makanan, organisme dapat mendapatkan energi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup mereka.

Baca juga: Teknik Arsir: Dasar Menggambar Hingga Alat yang Dibutuhkan

Jenis-Jenis Rantai Makanan

Harimau
Foto: Harimau (freepik.com/chevanon)

Di alam, rantai makanan itu penting agar semua hewan dan tumbuhan bisa seimbang.

Rantai makanan menggambarkan alur bagaimana energi dan nutrisi berpindah dari satu organisme ke organisme lainnya.

Berikut ini beberapa jenis rantai makanan yang perlu diketahui:

1. Rantai Makanan Perumput

Rantai makanan jenis ini dimulai dari tumbuh-tumbuhan sebagai produsen utama.

Tumbuhan memproduksi makanan melalui proses fotosintesis, dan rumput merupakan contoh yang umum dalam rantai makanan ini.

Rumput dimakan oleh belalang, lalu belalang tersebut menjadi makanan bagi katak.

Selanjutnya, katak akan menjadi mangsa bagi ular, dan ular pun menjadi makanan bagi burung elang.

Ini adalah contoh sederhana bagaimana energi dan nutrisi berpindah dari produsen hingga konsumen tingkat atas.

2. Rantai Makanan Detritus

Rantai makanan detritus berfokus pada sisa-sisa organisme mati sebagai sumber energi.

Detritivor, organisme yang memakan sisa-sisa tersebut, memainkan peran penting dalam rantai ini.

Rayap dan cacing adalah contoh detritivor yang mengurai sisa-sisa daun, ranting, dan kotoran hewan.

Proses penguraian ini melibatkan pengurai, seperti bakteri dan jamur, yang menguraikan bahan organik menjadi komponen yang lebih sederhana.

Kemudian, organisme detrivor ini menjadi makanan bagi organisme lain, menjaga siklus nutrisi dalam ekosistem.

3. Rantai Makanan Parasit

Rantai makanan parasit melibatkan interaksi di mana satu organisme hidup dengan merugikan organisme lain. Parasit adalah contoh organisme dalam rantai ini.

Misalnya, kutu yang hidup di dalam bulu kerbau adalah parasit yang mengambil sumber nutrisi dari inangnya.

Kemudian, burung jalak memangsa kutu tersebut, dan akhirnya, burung jalak menjadi mangsa bagi burung elang.

Meskipun sifatnya merugikan, rantai makanan ini memiliki peran dalam menjaga keseimbangan populasi.

4. Rantai Makanan Saprofit

Rantai makanan saprofit berkaitan dengan proses penguraian bahan organik mati oleh organisme saprofit seperti bakteri, jamur, dan lumut kerak.

Contohnya, kayu lapuk menjadi tempat hidup bagi jamur saprofit. Jamur ini akan dimakan oleh hewan seperti ayam.

Meskipun tampaknya sederhana, rantai makanan saprofit memegang peranan penting dalam mendaur ulang unsur-unsur penting dalam ekosistem.

Beberapa rantai makanan memiliki tingkat tambahan yang berbeda.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.