21 Oktober 2022

Obat Impoten Alami dan Apotek, Efektif Mengatasi Disfungsi Ereksi!

Salah satu obat alaminya adalah berhenti merokok dan minum alkohol

Terdapat beberapa obat impoten yang bisa dipilih untuk membantu mengatasi gangguan ereksi.

Impotensi memang menjadi masalah yang sangat mengganggu para kaum Adam.

Mengutip Mayo Clinic, kondisi yang juga disebut disfungsi ereksi ini adalah ketidakmampuan penis untuk mendapatkan dan/atau mempertahankan ereksi.

Impotensi adalah masalah berkelanjutan yang dapat menyebabkan stres, menurunkan kepercayaan diri, dan mengancam keseimbangan rumah tangga.

Penyebab dari masalah ini cukup kompleks, karena melibatkan otak, hormon, emosi, saraf, otot, dan pembuluh darah.

Selain itu, stres dan kesehatan mental juga dapat memperburuk impotensi yang dialami. 

Beberapa gejala impotensi, termasuk:

  • Kesulitan mendapatkan ereksi
  • Kesulitan mempertahankan ereksi
  • Berkurangnya hasrat seksual

Jika Dads khawatir tentang disfungsi ereksi, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter.

Tak perlu merasa malu, berkonsultasi dengan dokter justru membuat Dads bisa mendapatkan obat impoten yang paling tepat.

Baca Juga: Dads, Ini 5 Cara Ereksi Tanpa Obat

Obat Impoten Alami

Obat Impoten Alami
Foto: Obat Impoten Alami (healthline.com)

Perawatan terbaik untuk disfungsi ereksi dapat mencakup pengobatan alami, seperti perubahan pola makan dan gaya hidup.

Berikut adalah beberapa pola makan dan gaya hidup yang dapat menjadi obat impotensi alami:

1. Mengurangi Stres

Mengutip Healthline, impotensi sering dikaitkan dengan stres.

Studi tahun 2019 menemukan bahwa stres adalah salah satu prediktor utama impotensi, selain kecemasan dan depresi.

Studi ini menunjukkan bahwa stres kronis dapat mempengaruhi hormon testosteron dan menyebabkan kurang tidur, yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi (DE).

2. Mengurangi Alkohol

Penelitian tahun 2018 menemukan bahwa mengonsumsi minum beralkohol dalam jumlah berlebih berkaitan dengan risiko impoten yang tinggi.

Selain itu, penelitian dari tahun 2020 juga mengidentifikasi alkohol sebagai faktor risiko disfungsi ereksi.

3. Berhenti Merokok

Merokok adalah perilaku lain yang mungkin berkontribusi terhadap disfungsi ereksi.

Kemungkinan besar, ini terjadi karena merokok dapat merusak pembuluh darah dan mengganggu sirkulasi darah di penis.

Padahal, sirkulasi darah yang baik dibutuhkan untuk ereksi yang optimal.

Selain itu, merokok juga dapat mengurangi ketersediaan oksida nitrat dalam tubuh.

Senyawa tersebut diperlukan untuk relaksasi otot yang tidak disengaja dan peningkatan aliran darah terkait ereksi.

Lebih sering merokok juga dikaitkan dengan peningkatan risiko disfungsi ereksi, bahkan impotensi parah. 

Dari hasil tinjauan penelitian disimpulkan bahwa berhenti merokok, terutama untuk pria di bawah usia 50 tahun, dapat membantu mengurangi risiko disfungsi ereksi.

Berhenti dari rokok dan menghindari paparan asapnya juga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

4. Psikoterapi

Dalam beberapa kasus, impotensi merupakan kombinasi dari masalah fisik dan psikologis, seperti takut gagal, keyakinan agama, dan trauma seksual.

Di sisi lain, impotensi dapat menyebabkan masalah kesehatan mental tambahan, termasuk tekanan emosional dan harga diri yang lebih rendah.

Karenanya, salah satu obat impotensi alami yang juga dianjurkan adalah melakukan terapi guna mengatasi masalah psikologis. 

Menurut penelitian tahun 2021, intervensi psikologis seperti terapi perilaku kognitif (CBT) sangat efektif ketika dipasangkan dengan obat disfungsi ereksi.

5. Terapi Seks atau Konseling Pasangan

Menghadiri konseling dengan pasangan disebut dapat menjadi salah satu obat impoten alami.

Dengan konseling, pasangan mungkin akan memahami kondisinya sehingga bisa memberikan dukungan kepada Dads untuk terus percaya diri.

American Urological Association mengatakan bahwa terapi dapat meningkatkan komunikasi antara pasangan.

Terapi juga disebut sangat membantu pasangan dalam mengintegrasikan perawatan disfungsi ereksi ke dalam hubungan rumah tangga yang dibangun.

Baca Juga: 6 Makanan yang Menyembuhkan Disfungsi Ereksi

Obat Impoten di Apotek

Obat Impoten di Apotek
Foto: Obat Impoten di Apotek (healthline.com)

Setiap obat oral memiliki susunan kimiawi yang sedikit berbeda.

Perbedaan kecil ini mempengaruhi cara kerja setiap obat, seperti seberapa cepat efeknya.

Obat impoten di apotek juga memiliki risiko efek samping. 

Terlepas dari itu, berikut ini beberapa obat impotensi yang mungkin bisa ditemukan di apotek:

1. Sildenafil (Viagra) 

Obat ini paling efektif bila dikonsumsi saat perut kosong 1 jam sebelum berhubungan seks.

Sildenafil (viagra) dapat bertahan selama 4 sampai 5 jam atau lebih jika Dads memiliki disfungsi ereksi derajat ringan hingga sedang.

2. Vardenafil (Levitra, Staxyn)

Obat impoten ini juga paling efektif bila diminum 1 jam sebelum berhubungan seks.

Obat ini juga dapat diminum dengan atau tanpa makanan.

Namun, hindari mengonsumsi makanan tinggi lemak apabila hendak minum obat ini, ya, Dads!

Vardenafil efektif selama 4 sampai 5 jam atau lebih jika Dads mengalami impotensi derajat ringan hingga sedang.

3. Tadalafil (Cial) 

Obat ini diminum dengan atau tanpa makanan, sekitar 1 sampai 2 jam sebelum berhubungan seks.

Tadalafil (cial) efektif hingga 36 jam.

Ini dapat diambil dalam dosis kecil setiap hari atau dalam dosis yang lebih besar sesuai kebutuhan.

4. Avanafil (Stendra) 

Obat impoten ini diminum dengan atau tanpa makanan, 30 menit sebelum berhubungan seks.

Tergantung dosisnya, efeknya biasanya akan bertahan hingga 6 jam lamanya.

Baca Juga: 11 Cara Menyembuhkan Impotensi, Alami dan Ampuh!

Itu dia informasi tentang obat impoten yang bisa Dads ketahui.

Hal penting yang mesti Dads ingat, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter sebelum mencoba obat impoten yang telah disebutkan.

Tindakan ini bertujuan untuk memperkecil risiko efek samping, sekaligus mengoptimalkan manfaat yang didapatkan dari obat-obatan tersebut.

Hindari mengonsumsi obat impoten, khususnya yang bisa ditemukan di apotek, dengan dosis sembarangan.

Bukannya ereksi, konsumsi obat impoten sembarangan malah bisa membahayakan kesehatan dan keselamatan Dads.

Jadi, jangan sampai salah langkah dalam mengonsumsi obat impotensi, ya, Dads!

  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/erectile-dysfunction/symptoms-causes/syc-20355776
  • https://www.healthline.com/health/erectile-dysfunction/ed-natural-treatments#smoking-cessation
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/erectile-dysfunction/in-depth/erectile-dysfunction/art-20047821#:~:text=Sildenafil%20(Viagra)%2C%20vardenafil%20(,relaxes%20muscles%20in%20the%20penis.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.