30 Maret 2022

Obat Mucosta untuk Atasi Masalah Lambung, Ketahui Dosis, Manfaat, serta Efek Sampingnya

Mucosta untuk mengatasi masalah pada lambung

Mucosta sering kali digunakan untuk mengatasi masalah lambung penderitanya.

Berdasarkan penelitian di jurnal Gut and Liver, dijelaskan bahwa penggunaan obat Mucosta dengan formulasi rebamipide sebanyak 150 mg yang dikonsumsi 2 kali ampuh dalam mengatasi gastritis erosif.

Gastritis merupakan peradangan, iritasi, atau erosi yang terjadi pada lapisan lambung, dan dapat terjadi secara tiba-tiba (akut) atau bertahap (kronis). Kondisi ini dapat terjadi akibat bakteri dan infeksi.

Gejala yang dialami bisa nyeri pada perut, mual, muntah, kehilangan nafsu makan, yang tentunya akan berdampak pada kesehatan tubuh.

Baca Juga: Renadinac (Obat Antiinflamasi), Ketahui Fungsi, Dosis, dan Efek Sampingnya!

Apa Itu Obat Mucosta?

Apa Itu Obat Mucosta?
Foto: Apa Itu Obat Mucosta?

Foto: mims.com

Obat mucosta mengandung bahan utama yakni rebamipide dan merupakan jenis obat generik.

Kandungan rebamipide digunakan untuk mengatasi pasien yang menderita gastritis (radang pada dinding lambung), timbulnya gejala tukak lambung, yang sering terjadi akibat meningkatnya kadar asam lambung.

Kondisi tersebut ditandai dengan rasa nyeri yang dirasakan pada ulu hati yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lama.

Informasi Obat Mucosta

Informasi Obat Mucosta
Foto: Informasi Obat Mucosta

Foto: blibli.com

Di bawah ini informasi lengkap terkait obat Mucosta yang penting untuk diketahui sebelum mengonsumsinya.

  • Kandungan: rebamipide 100 mg.
  • Bentuk: tablet.
  • Golongan: obat keras.
  • Kemasan: strip 10 Tablet.
  • Harga: Rp48.500-Rp85.500 per strip.
  • Farmasi: Otsuka Indonesia.

Baca Juga: 18 Obat Sariawan Anak yang Aman, Tersedia dari Bahan Alami Hingga Obat di Apotek

Dosis Obat Mucosta

Dosis obat Mucosta dalam mengatasi tukak lambung dan gastritis sebenarnya sama saja dengan obat lainnya.

Masing-masing penderita dari kondisi tersebut dapat mengonsumsi satu tablet obat secara oral setiap 3 kali sehari. Pasien dapat mengonsumsinya sebelum atau sesudah makan.

Perhatian Penggunaan Obat

Perhatian Penggunaan Obat
Foto: Perhatian Penggunaan Obat

Foto: unsplash.com/@alice02

Tidak semua orang dapat mengonsumsi obat ini, beberapa kondisi dan situasi di bawah ini memiliki kontraindikasi dengan obat, yakni:

  • Lansia
  • Anak-anak dan bayi
  • Ibu hamil dan menyusui

Pada ibu hamil, obat dapat diberikan bila manfaat yang diterima lebih banyak dari efek samping. Untuk ibu menyusui, sebaiknya untuk menghindarinya.

Pada beberapa kondisi lainnya, diharap melakukan konsultasi terlebih dulu sebelum mengonsumsi obat ini.

Interaksi dengan Obat Lain

Rebamipide pada Mucosta tidak dapat dengan mudah diproses di dalam hati, sehingga pada akhirnya dieksresikan langsung ke dalam urine.

Hal tersebut membuat obat ini tidak memiliki interaksi apa pun jika dikonsumsi dengan obat lainnya.

Namun jika ingin mengonsumsinya bersamaan dengan obat atau suplemen lain, Moms perlu berkonsultasi dengan dokter ahli terlebih dahulu.

Baca Juga: Bio Nerve, Obat Alami Asal Malaysia yang Diklaim Bermanfaat untuk Tubuh

Efek Samping Obat Mucosta

Dalam studi di jurnal Indian Journal of Dermatology tahun 2013, efek samping yang umum terlihat dari penggunaan rebamipide adalah masalah gastrointestinal seperti sembelit, kembung, diare, mual dan muntah.

Sementara untuk terjadinya hipersensitivitas dan ruam, hanya dialami pada kurang dari 1% pasien.

Berikut ini penjelasan lebih lanjut mengenai efek samping Mucosta yang mungkin dapat dirasakan pada beberapa orang.

1. Konstipasi

Konstipasi
Foto: Konstipasi

Foto: markwongsurgery.com

Salah satu efek samping dari mengonsumsi obat mucosta adalah konstipasi atau sulit buang air besar (BAB).

Meskipun keadaan ini terkadang tidak masuk pada tingkat yang serius, namun hal ini dapat mengganggu rasa nyaman penderitanya.

Adapun gejala yang dapat dikenali, yaitu:

  • Perut kembung
  • Kotoran terasa keras dan kecil-kecil
  • Rasa BAB tidak tuntas
  • BAB yang sedikit

2. Hipersensitivitas

Hipersensitivitas
Foto: Hipersensitivitas

Foto: emedicinehealth.com

Reaksi hipersensitivitas merupakan respons imun tubuh yang ekstrem terhadap suatu antigen. Beberapa orang mungkin menyebut reaksi hipersensitivitas sebagai alergi.

Diagnosis dan pengobatan dapat bervariasi sesuai dengan jenis reaksi hipersensitivitas yang dialami dan gejala yang dihasilkan dari reaksi tersebut.

Pada setiap kondisi, penting untuk mengidentifikasi dan menghindari penyebab reaksi hipersensitivitas untuk meminimalkan dampak lebih lanjut.

Baca Juga: 7 Cara Menghitung Dosis Obat untuk Anak, Perlu Diperhatikan, Nih Moms!

3. Mulut Kering

Mulut Kering
Foto: Mulut Kering (Orami Photo Stocks)

Foto: ezzadentalcare.com

Mulut kering, atau xerostomia, mengacu pada suatu kondisi di mana kelenjar ludah di mulut tidak memproduksi air liur yang cukup untuk menjaga kelembapan mulut agar tetap dalam keadaan basah.

Mulut yang kering sering kali disebabkan oleh efek samping obat-obatan tertentu, seperti Muscota, atau masalah penuaan, hingga terapi radiasi untuk kanker.

4. Edema

Edema
Foto: Edema

Foto: everydayhealth.com/

Edema adalah pembengkakan yang disebabkan oleh cairan yang terperangkap di jaringan tubuh.

Edema paling sering terjadi pada kaki, pergelangan kaki, dan tungkai, tetapi juga dapat memengaruhi bagian tubuh lainnya, seperti wajah, tangan, dan perut, hingga seluruh tubuh.

Adapun beberapa efek samping lainnya, yaitu kepala pusing, mual, muntah, diare, hingga mengalami gangguan menstruasi khususnya pada wanita.

Baca Juga: Nalgestan: Ketahui Dosis yang Tepat serta Efek Samping Obat Flu yang Satu Ini

Itulah informasi terkait obat Mucosta yang ampuh untuk mengatasi masalah pada lambung.

Ingat untuk tidak mengonsumsinya secara sembarangan dan ikuti sesuai petunjuk dokter ya, Moms!

  • https://www.webmd.com/digestive-disorders/digestive-diseases-constipation
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/hypersensitivty-reactions#summary
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8593495/
  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/12564-edema
  • https://www.webmd.com/digestive-disorders/digestive-diseases-gastritis
  • https://www.mims.com/indonesia/drug/info/mucosta?type=brief&lang=id
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3778773/#:~:text=The%20common%20side%2Deffects%20noticed,less%20than%201%25%20of%20patients.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb