01 Maret 2024

8+ Ide Pagar Minimalis yang Lucu untuk Rumah Mungil Moms

Simak juga kelebihan dari pagar minimalis

Pagar minimalis merupakan salah satu elemen penting dalam eksterior rumah.

Berbeda dengan negara-negara Eropa dan Amerika yang rumahnya jarang menggunakan pagar, rumah-rumah di Indonesia justru kebanyakan memiliki pagar.

Pagar rumah sebenarnya bisa mencerminkan kepribadian dari seseorang. Oleh karena itu, ketika Moms memilihnya harus teliti.

Moms harus melihat jenis materialnya terlebih dahulu agar bisa mengetahui kelebihan dan kekurangannya, barulah memilih tipe pagar minimalis dengan desain yang disuka.

Baca Juga: 10 Aksesoris Dinding Ruang Tamu, Buat Rumah Semakin Estetik!

Manfaat Pagar Minimalis

Pagar Minimalis
Foto: Pagar Minimalis (hamparan.net)

Sebagai bagian terdepan dari rumah, pagar minimalis memiliki banyak manfaat bagi penggunanya, yaitu:

1. Sebagai Pembatas

Manfaat pagar minimalis yang pertama adalah sebagai pembatas.

Pagar diperlukan sebagai administrasi pertanahan supaya di kemudian hari tidak terjadi sengketa tanah.

Jadi bisa dikatakan jika pagar rumah adalah batasan sejauh mana lahan tanah yang Moms miliki.

Dengan adanya pagar minimalis, maka batasan akan lebih mudah dilihat.

Pagar rumah untuk pembatas tak harus tinggi menjulang karena fungsinya untuk menandai sebuah area lahan, Moms bisa membuatnya yang sedang saja.

Baca Juga: 5 Tanaman Hias Daun Lebar yang Cocok untuk Dekorasi Rumah

2. Sebagai Perlindungan

Pagar juga difungsikan sebagai perlindungan dari hal-hal yang tidak diinginkan, terutama dari tindakan kejahatan.

Dengan adanya pagar minimalis yang dipasang di depan rumah, tindakan kriminalitas bisa diminimalisasi.

Kita bisa melihat daerah perumahan dengan tingkat kriminalitas tinggi biasanya ditandai dengan pagar rumah yang tinggi dan berbentuk runcing pada bagian ujungnya.

Ditambah lagi, rumah Moms juga bisa terhindar dari masuknya binatang liar ke dalam halaman rumah.

3. Sebagai Penghalang Pandangan

Pagar Minimalis Kayu dan Besi
Foto: Pagar Minimalis Kayu dan Besi (22lasers.com)

Manfaat lain dari pagar adalah sebagai penghalang pandangan.

Secara umum, pagar minimalis dibuat menggunakan material seperti lembaran vinyl PVC, batu bata, papan kayu, atau rangka besi.

Desain ini membuat bagian dalam rumah menjadi sulit dilihat dari luar. Dengan begitu privasi orang yang ada di dalam rumah bisa tetap terjaga karena tidak bisa langsung terlihat dari dalam rumah.

Orang-orang yang ingin memiliki privasi tinggi cenderung membuat pagarnya rapat sehingga tidak ada celah yang bisa diintip dari luar pagar.

Baca Juga: 15+ Kombinasi Warna Ungu untuk Desain Rumah yang Elegan!

4. Fungsi Estetika

Manfaat terakhir dari pagar minimalis adalah sebagai estetika, oleh karena itu keberadaannya sangatlah penting untuk membuat tampilan keseluruhan rumah menjadi lebih apik.

Meski desain rumah sudah bagus, tapi kalau pagarnya terlihat jelek, akan merusak pemandangan dari keseluruhan rumah tersebut jika dilihat dari luar.

Tak jarang ada orang yang sengaja memesan pagar dengan desain khusus yang unik supaya tampilan rumahnya jadi berbeda dari rumah-rumah lainnya.

Jenis Material Pagar Minimalis

Pagar minimalis memiliki jenis material yang beragam untuk Moms pilih.

Beda jenis material, maka berbeda kelebihan dan kekurangannya juga. Inilah beberapa jenis material pagar minimalis, yaitu:

Baca Juga: Wisata Alam Curug Kembar Bogor, Sejenak Cari Udara Segar!

1. Besi

Pagar Minimalis Besi
Foto: Pagar Minimalis Besi (www.olx.co.id)

Jenis material pagar minimalis yang pertama adalah besi.

Material ini paling sering digunakan sebagai pagar karena memiliki kelebihan kuat dan tahan lama. Ada dua jenis besi yang umumnya dipakai sebagai pagar minimalis, yaitu:

  • Besi Hollow

Jenis besi yang pertama adalah besi hollow.

Besi ini memiliki ciri khas bagian tengahnya yang kopong atau berongga sehingga ringan dan harganya sangat terjangkau.

Besi hollow juga bisa dicat dengan warna sesuai keinginan kita. Jenis besi ini paling banyak dijumpai pada rumah-rumah minimalis.

  • Besi Tempa

Jenis besi yang kedua adalah besi tempa.

Besi tempa ini lebih padat teksturnya dan lebih berat dibanding besi hollow sehingga harganya jauh lebih mahal.

Ciri khas dari besi tempa adalah adanya ukiran-ukiran pada sisi-sisinya sehingga terlihat lebih artistik.

Biasanya besi tempa ini dicat menjadi warna hitam, emas, dan tembaga.

  • Baja Ringan

Selain besi, bahan material lain untuk pagar minimalis yang sering disukai adalah baja ringan.

Baja ringan memiliki tampilan yang cocok dengan rumah minimalis.

Meski ringan, tapi daya tahan material ini tak kalah dengan besi.

Harganya juga lebih murah ketimbang besi sehingga banyak dilirik untuk dijadikan sebagai pagar minimalis.

2. Kayu

Pagar Minimalis Kayu
Foto: Pagar Minimalis Kayu (blog.homestars.com)

Kayu menjadi material berikutnya yang sering digunakan sebagai pagar minimalis.

Kayu yang digunakan untuk pagar sebenarnya bisa beragam jenisnya. Bisa kayu jati, mahoni, ulin, dan lain sebagainya.

Material kayu memang terlihat sangat apik jika dijadikan pagar minimalis.

Hanya saja daya tahannya sangat lemah sehingga rentan rusak karena adanya perubahan cuaca.

Selain itu, material kayu juga rentan terhadap rayap.

Namun, Moms bisa mengakalinya dengan melapisi dengan anti air dan anti rayap serta melakukan perawatan secara rutin.

Minimal, Moms harus melakukan finishing secara rutin dalam jangka waktu satu tahun sekali supaya tetap berkilau alami dan bebas dari serangan rayap.

Baca Juga: 7 Manfaat Jalan Kaki, Aktivitas Sederhana yang Baik untuk Kesehatan

3. Batu Bata

Batu bata menjadi material yang tak hanya cocok untuk membangun rumah saja, tetapi juga bisa dijadikan sebagai pagar minimalis.

Batu bata dipilih karena daya tahannya yang kuat dan awet.

Jika menggunakan batu bata, maka tampilan pagar akan menjadi lebih rapat sehingga bagian dalam rumah tidak bisa terlihat dari luar.

Kekurangan dari batu bata adalah jika Moms mengecatnya menjadi warna-warni, maka tampilannya menjadi kurang bagus.

Oleh karena itu, untuk mengakalinya supaya terlihat artistik, Moms bisa menatanya secara artistik.

4. Bambu

Pagar Minimalis Bambu
Foto: Pagar Minimalis Bambu (zen-garden.org)

Pagar minimalis dari bambu juga bisa Moms pertimbangkan.

Selain kayu, material bambu ini punya kelebihan tampilan yang apik dan menjadi lebih natural.

Material bambu juga terbilang murah harganya.

Hanya saja, dibutuhkan perawatan yang ekstra jika ingin menjadikan bambu sebagai pagar minimalis.

Selalu cek pagar bambu secara berkala, setidaknya satu tahun dua kali sehingga ketika ada bambu yang rusak bisa langsung diganti.

Baca Juga: 9 Desain Kamar Mandi Minimalis Kloset Jongkok Shower

Selanjutnya ada material beton yang juga bisa digunakan sebagai pagar minimalis.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb