17 April 2019

Patut Tahu! Ini Penyebab dan Ciri-Ciri Dehidrasi Pada Balita

Diare adalah penyebab utama kehilangan cairan pada balita

Dehidrasi adalah salah satu penyakit yang sering mengancam anak. Menurut Chris G. Koutures, MD, FAAP, dokter anak dan spesialis pengobatan olahraga, dehidrasi merupakan suatu kondisi ketika jumlah air di tubuh jumlahnya lebih sedikit dari yang dibutuhkan.

Dehidrasi pada balita dapat terjadi di ketika cuaca sedang panas atau ketika anak sedang mengalami infeksi. Sedangkan kehilangan banyak air bisa disebabkan karena keringat berlebih hingga diare kronis.

Sebagai orang tua Moms harus paham lebih jauh soal dehidrasi pada balita. 

Apa Penyebab Dehidrasi Pada Balita?

screen shot 2019 01 22 at 6.52.37 pm
Foto: screen shot 2019 01 22 at 6.52.37 pm
Foto : parentoolkid.com

1. Diare

Diare adalah penyebab utama kehilangan cairan pada balita. Diare biasanya disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau parasit, dan bahkan alergi makanan.

Kondisi ini menyebabkan kehilangan air yang cepat dari tubuh balita, sehingga menyebabkan dehidrasi.

2. Muntah

Sama seperti diare, muntah juga dapat membuat Si Kecil kehilangan cairan tubuh. Tak heran setelah muntah anak jadi lemas karena kurang cairan.

Baca Juga: Naik MRT Bersama Si Kecil, Ini yang Wajib Moms Persiapkan

3. Demam

Suhu tubuh yang tinggi saat demam membuat tubuh kehilangan air dengan cepat, terutama ketika Si Kecil berkeringat.

4. Suhu Panas

Panasnya suhu di luar rumah biasanya akan menyebabkan keringat berlebihan sehingga menimbulkan dehidrasi.

Anak yang banyak bermain di luar rumah dapat rentan terhadap bentuk dehidrasi ini.

Si Kecil mungkin tidak dapat memberi tahu Moms tentang dehidrasi tetapi tubuhnya memberi cukup tanda.

Baca Juga: Bahaya Dehidrasi pada Ibu Hamil dan Janin

Tanda Anak Dehidrasi

screen shot 2019 01 22 at 6.48.52 pm
Foto: screen shot 2019 01 22 at 6.48.52 pm
Foto : unsplash

Terdapat beberapa tanda dehidrasi yang mudah dikenali pada anak:

  • Mulut kering
  • Air liur lebih sedikit
  • Mulut tampak lengket dengan bibir kering
  • Tidak buang air kecil selama tiga jam
  • Lebih sedikit air mata dari ketika menangis.
  • Rongga mata tampak cekung 
  • Kulit kering dan pecah-pecah, biasa jadi lebih kering dari biasanya,
  • Anak tidak tertarik dengan aktivitas apa pun
  • Tingkat konsentrasinya menurun
  • Beberapa anak jadi lebih rewel

Baca Juga: Waspadai 4 Pertanda Dehidrasi

Mengganti cairan yang hilang adalah cara yang paling tepat untuk mengatasi dehidrasi.

Selain itu, ada cara lain yang dapat Moms lakukan seperti makan buah dengan kandungan air tinggi, seperti semangka dan air kelapa segar.

Makan buah-buahan yang diencerkan dihaluskan, sayuran atau ayam, dan olahan dengan kandungan air yang tinggi serta yoghurt juga merupakan pilihan yang baik untuk melawan dehidrasi.

(MDP)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.