07 Maret 2018

Pemanis Buatan untuk Ibu Hamil, Apakah Aman?

Ada beberapa pemanis buatan yang aman untuk ibu hamil.

Saat sedang hamil, Moms tentunya tak boleh sembarangan mengonsumsi makanan. Karena apapun yang dikonsumsi, berpotensi untuk mempengaruhi kesehatan. Terlebih ketika Moms memiliki kelebihan berat badan atau komplikasi, seperti diabetes gestasional misalnya.

Jika Moms tak mengontrol makanan dengan baik, maka kondisi kesehatan bisa jadi bertambah buruk, serta gula darah maupun berat badan akan naik. Kondisi seperti ini memungkinkan Moms untuk mengonsumsi pemanis buatan sebagai pengganti gula, namun apakah hal tersebut aman? Mari simak ulasannya:

Mengontrol Gula Darah

Pemanis buatan mengandung 0 kalori sehingga tidak akan meningkatkan kadar gula darah maupun berat badan Moms. Dengan kata lain, pemanis buatan aman dikonsumsi Moms yang menderita diabetes maupun yang sedang menjaga berat badan.

Hal ini dikarenakan tingkat rasa manis yang dimiliki pemanis buatan sangat tinggi dibanding gula biasa, sehingga pemakaian sedikit saja sudah sangat cukup guna membuat makanan atau minuman Moms terasa manis tanpa menambahkan kalori.

Baca juga: Biasa Tak Sarapan? Hati-hati Gula Darah Tinggi!

Pemanis Buatan yang Aman Bagi Ibu Hamil

Saat ini sudah sangat banyak pemanis buatan dengan berbagai jenis yang tersedia di pasaran, meski demikian Moms harus semakin berhati-hati dalam memilihnya. Karena tak semua jenis pemanis buatan rupanya aman bagi ibu hamil, berikut jenis pemanis buatan yang aman bagi ibu hamil:

1. Stevia

Stevia adalah jenis pemanis buatan yang terbuat dari daun stevia dengan tingkat kemanisan 200 kali lebih manis ketimbang gula biasa dalam takaran yang sama. Stevia dalam olahan yang sangat murni umumnya sangat aman digunakan oleh semua orang termasuk ibu hamil. Tak hanya itu, Food and Drug Administration (FDA) atau badan pengawan obat dan makanan di Amerika Serikat telah menguji dan mengakui hal ini.

2. Sukralosa

Selain stevia, jenis pemanis buatan lain yang terbukti aman untuk ibu hamil adalah sukralosa. Jenis pemanis non-nutrisi ini dibuat dari gula pasir dan banyak digunakan dalam produk olahan yang dioven, permen karet, produk jus, teh, dan kopi dalam kemasan, serta sirup.

Sukralosa dinilai tidak menaikan kadar gula darah sehingga dinyatakan aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. Sukralosapun telah diakui oleh FDA maupun BPOM RI dalam batas pemakaian tertentu. Untuk jenis sukralosa batas penggunaan yang aman adalah 10-15 mg/kg berat badan.

Baca juga: Ini Cara Mengatasi Gestational Diabetes Saat Hamil

3. Aspartam

Jenis pemanis buatan aspartam, banyak dipergunakan sebagai pemanis dalam produk soft drink, permen karet, beragam minuman dalam kemasan, sereal, produk olahan susu, serta sebagai pemanis dalam beberapa jenis obat.

Takaran penggunaan aspartam yang aman dalam sehari adalah 50 mg/kg berat badan. Namun, penggunaan aspartam tampaknya dapat menambah kalori ke dalam tubuh Moms, walaupun sangat sedikit, hanya 0,4 kkal/gram.

Sedikit informasi bagi ibu hamil yang mempunyai penyakit genetik fenilketonuria (PKU) dianjurkan untuk menghindari aspartam. Penyakit genetik ini membuat tubuh ibu hamil tidak bisa mencerna asam amino fenilalanin yang terkandung dalam aspartam. Sehingga, bila kadar fenilalanin menumpuk dalam tubuh ibu hamil dapat menyebabkan bayi cacat lahir.

(MDP)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.