02 Juli 2020

Ini Penyebab Diabetes Gestasional, Waspada!

Moms, ibu hamil ternyata rentan untuk terkena diabetes selama masa kehamilan

Saat hamil, Moms pun bisa terkena diabetes. Adapun jenis diabetes yang kemungkinan diderita yaitu diabetes gestasional yang berkembang selama kehamilan.

Diabetes gestasional ini menyebabkan gula darah tinggi yang dapat memengaruhi kehamilan serta kesehatan Si Kecil, Moms.

Memang segala komplikasi kehamilan memang memprihatinkan, tetapi ada kabar baik. ibu hamil dapat membantu mengendalikan diabetes gestasional dengan makan makanan yang sehat, berolahraga, dan jika perlu meminum obat.

Nah, tak hanya itu mengontrol gula darah dapat mencegah kelahiran yang sulit dan membuat Moms serta Si Kecil pun sehat.

Penyebab Diabetes Gestasional

Perubahan Hormonal
Foto: Perubahan Hormonal (Bbc.co.uk)

Foto: Orami Photo Stock

Untuk memahami bagaimana ibu hamil terkena diabetes. Berikut ini merupakan penyebab diabetes saat hamil.

1. Perubahan Hormonal

Diabetes saat hamil mungkin saja terjadi karena adanya perubahan hormonal dan yang lainnya. Moms, dilansir dari Cleveland Clinic Journal of Medicine, diabetes gestasional diduga timbul karena banyak perubahan seperti hormonal dan lainnya, yang terjadi selama kehamilan sehingga memengaruhi beberapa ibu hamil untuk menjadi resistensi terhadap insulin.

Baca Juga:3 Fakta tentang Diabetes Gestasional, Bumil Wajib Tahu!

Insulin adalah hormon yang dibuat oleh sel-sel khusus di pankreas yang memungkinkan tubuh secara efektif memetabolisme glukosa untuk penggunaan nanti sebagai bahan bakar (energi).

Ketika kadar insulin rendah, atau tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin, kadar glukosa darah naik.

2. Pertumbuhan Plasenta

Pertumbuhan plasenta juga menjadi salah satu penyebab diabetes pada ibu hamil. Selama kehamilan, plasenta membuat hormon yang dapat menyebabkan penumpukan glukosa dalam darah Moms. Biasanya, pankreas ibu hamil dapat membuat insulin yang cukup untuk mengatasinya.

Jika tidak, kadar gula darah Anda akan naik dan dapat menyebabkan diabetes gestasional.

Diabetes gestasional biasanya berkembang selama paruh terakhir kehamilan, kadang-kadang pada awal minggu ke-20.

Baca Juga:Apa Bedanya Diabetes Pregestasional dan Diabetes Gestasional pada Kehamilan?

Diet Khusus untuk Ibu Hamil dengan Diabetes

Plasenta-Hero.jpg
Foto: Plasenta-Hero.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Bila sudah demikian meskipun tidak ada satu diet khusus yang direkomendasikan untuk semua wanita dengan diabetes gestasional, tapi mengikuti rencana makan dapat membantu menjaga kadar gula darah Moms terkendali dan menghindari komplikasi.

Berikut ini mungkin bisa menjadi acuan terkait pola makan saat ibu hamil sudah diberikan tanda merah terkena diabetes, Moms:

  • Seorang ahli gizi dapat membantu dalam merancang rencana makan yang memperhitungkan jadwal dan preferensi individu.
  • Dianjurkan untuk makan berbagai makanan, dan lebih baik makan porsi kecil sepanjang hari (misal 3 porsi kecil hingga sedang dan 2-4 camilan) daripada hanya beberapa porsi besar.
  • Banyak wanita dengan diabetes gestasional akan disarankan untuk makan lebih sedikit karbohidrat daripada dalam pola makan normal mereka dan untuk makan karbohidrat kompleks yang mengandung serat. Penting untuk membatasi konsumsi makanan yang mengandung banyak gula sederhana.
  • Makanan berserat tinggi seperti buah-buahan dan sayuran segar, serta produk biji-bijian, tidak hanya bergizi tetapi juga efektif menjaga kadar gula darah stabil.
  • Melewatkan makan tidak dianjurkan karena ini menyebabkan fluktuasi kadar gula darah yang tidak diinginkan.

Baca Juga:Jenis Kelamin Bayi Ternyata Berpengaruh pada Gestasional Diabetes Ibu

Terakhir, ada baiknya Moms tetap berkonsultasi kepada dokter untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan karena diabetes saat hamil sekaligus sebagai langkah antisipasi dalam menjaga kehamilan.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.