Fashion & Beauty

14 Juli 2021

Ketahui Penyebab Jerawat di Dagu dan Cara Mengatasinya

Membersihkan wajah terlalu sering juga bisa picu jerawat lho
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Defara Millenia
Disunting oleh Widya Citra Andini

Lokasi munculnya jerawat dapat menjadi tanda masalah kesehatan yang terjadi pada tubuh, termasuk jerawat di dagu.

Jerawat terjadi ketika pori-pori tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati. Sel-sel kulit mati seharusnya naik ke permukaan pori-pori dan mengelupas.

Ketika wajah memproduksi terlalu banyak minyak, sel-sel kulit mati bisa saling menempel. Gumpalan kecil minyak dan kulit ini membentuk sumbatan yang menyumbat pori-pori.

Terkadang, bakteri yang hidup secara alami di kulit wajah terperangkap di balik sumbat ini. Saat bakteri tumbuh di dalam pori-pori, mereka menyebabkan kemerahan dan peradangan yang khas pada jerawat.

Melansir Clinical Cosmetic and Investigational Dermatology, jerawat di dagu dan rahang sering dikaitkan dengan masalah hormon, terutama pada wanita.

"Anda dapat mengenali tipe jerawat hormonal berdasarkan jenis yang muncul," kata Dr. Jonquille Chantrey, yang berspesialisasi dalam estetika, dikutip dari Women's Health.

Biasanya terjadi dalam bentuk jerawat cystic (besar, benjolan merah yang nyeri), atau komedo, dan disebabkan oleh peningkatan produksi minyak di bawah kulit.

Lantas, apa penyebab munculnya jerawat di dagu? Dan bagaimana cara mengatasinya? Mari kita simak penjelasannya di bawah ini.

Baca Juga: Apa Penyebab Jerawat pada Bayi dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Penyebab Jerawat di Dagu

Jerawat di dagu sangat umum terjadi. Jerawat di dagu atau rahang biasanya muncul saat atau menjelang menstruasi.

Sebagian wanita menghasilkan lebih banyak androgen (hormon pria) daripada yang lain.

Peningkatan produksi androgen dapat disebabkan oleh kondisi seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS).

Berikut ini penyebab jerawat di dagu.

1. Perubahan Hormon

remaja

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab jerawat di dagu yang pertama adalah perubahan hormon.

Jerawat di dagu tidak berbeda dengan jerawat di bagian wajah, leher, dada, dan punggung lainnya.

Jerawat di dagu disebabkan karena hormon sedang tidak stabil. Hal ini terutama terjadi pada wanita dan remaja, karena keduanya cenderung mengalami fluktuasi hormon yang ekstrem.

Androgen adalah hormon yang bertanggung jawab untuk merangsang pembentukan sebum. Sedangkan sebum adalah minyak yang bertanggung jawab untuk menyumbat pori-pori dan menciptakan jerawat.

Karena hormon dapat berfluktuasi sepanjang masa dewasa, jerawat di dagu bisa datang dan pergi kapan saja.

2. Stres

anak stres

Foto: Orami Photo Stock

Melansir JAMA Dermatology, stres kronis dan terus-menerus adalah pemicu utama munculnya jerawat, termasuk jerawat di dagu.

Stres menyebabkan peningkatan glukokortikoid dan androgen adrenal. Kedua hormon ini memperburuk jerawat dan bisa menyebabkan munculnya jerawat di dagu.

Baca Juga: 8 Khasiat Es Batu untuk Kecantikan Wajah, Bisa Mengurangi Jerawat Lho!

3. Mengonsumsi Junk Food

junk-food.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Munculnya jerawat di dagu sering dikaitkan dengan konsumsi junk food yang kaya kalori, lemak, dan karbohidrat olahan.

Sebuah studi Journal of the European Academy of Dermatology meneliti 2.300 pria Turki yang sering makan burger dan sosis.

Hasil penelitian menemukan fakta bahwa mereka yang sering makan burger atau sosis berisiko 24% lebih tinggi mengalami jerawat.

4. Rambut yang Tumbuh ke Dalam

cukur

Foto: Orami Photo Stock

Rambut yang tumbuh ke dalam terjadi ketika sehelai rambut tumbuh kembali ke kulit, menyebabkan kemerahan dan peradangan.

Rambut yang tumbuh ke dalam dapat menyebabkan pustula seperti jerawat di dagu dan menyebabkan gatal.

Baca Juga: 6 Produk Skincare yang Ampuh Menghilangkan Komedo

Cara Menghilangkan Jerawat di Dagu

Jika Moms punya jerawat di dagu, ada beberapa perawatan untuk atasi jerawat yang bisa dilakukan sendiri di rumah.

Meskipun tidak semua perawatan bekerja untuk semua orang, tetapi kebanyakan jerawat bisa dihilangkan dengan cara ini.

Berikut cara menghilangkan jerawat di dagu dengan sederhana.

1. Oleskan Krim Jerawat

mengoleskan krim.jpg

Foto: today.com

Moms bisa menggunakan produk krim yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat untuk membantu mengeringkan jerawat di dagu dalam beberapa hari atau minggu.

Gel, krim, dan salep topikal membantu membunuh bakteri pada kulit, mengurangi minyak, dan membuka pori-pori yang tersumbat.

Akan tetapi, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter untuk mendapat rekomendasi obat jerawat di dagu yang tepat.

2. Kompres Jerawat

Untuk meredakan kemerahan atau mengobati rasa sakit, oleskan es yang dibungkus kain bersih di sekitar area yang berjerawat.

Berikut ini cara mengompres jerawat yang baik dan benar:

  1. Cuci area secara menyeluruh dengan pembersih lembut dan air hangat.
  2. Jangan mengoleskan es langsung ke kulit.
  3. Bungkus es batu atau kompres es dengan kain bersih sebelum dioleskan ke kulit.
  4. Oleskan es dalam interval 30 detik hingga 1 menit.
  5. Jangan tertidur dengan kompres dingin.

3. Mencuci Wajah

mencuci wajah.jpeg

Foto: Orami Photo Stock

Mencuci wajah untuk menghilangkan jerawat sebaiknya dilakukan dua kali sehari, yakni pagi sebelum aktivitas dan malam hari sebelum tidur.

Kulit Moms memiliki lubang kecil yang disebut pori-pori yang dapat tersumbat oleh minyak, bakteri, sel kulit mati, dan kotoran.

Ketika ini terjadi, akan muncul jerawat dan memperburuk kondisi wajah.

Baca Juga: Makanan untuk Kulit Berminyak, Apa yang Harus Dimakan dan Dihindari?

Kasus jerawat di dagu yang lebih membandel membutuhkan bantuan dari dokter kulit.

Tergantung pada jenis dan tingkat keparahan jerawat, dokter kulit dapat merekomendasikan satu atau lebih dari pilihan perawatan berikut:

  • Antibiotik. Dokter kulit mungkin meresepkan antibiotik oral untuk membantu mengurangi bakteri pada kulit.
  • Pil KB. Dokter mungkin meresepkan pil KB hormonal untuk membantu mengatur hormon penyebab jerawat.
  • Isotretinoin (Akutan). Moms mungkin menerima obat ini untuk jerawat parah yang tidak merespon pengobatan lain.
  • Terapi laser. Terapi laser dan cahaya dapat membantu mengurangi jumlah bakteri penyebab jerawat pada kulit.
  • Peeling. Pengelupasan kimia yang dilakukan oleh dokter kulit atau terapis yang dapat mengurangi munculnya jerawat dan komedo.
  • Ekstraksi. Kista atau nodul jerawat yang besar dapat dikeringkan dan diekstraksi melalui pembedahan oleh dokter kulit.

Baca Juga: 15 Cara Menghilangkan Komedo secara Alami dan Cepat, Bisa Pakai Kopi Lho!

Cara Mencegah Jerawat di Dagu

jerawat dagu-2

Foto: Orami Photo Stock

Selain mengetahui cara mengatasi jerawat di dagu, penting juga bagi Moms untuk memerhatikan hal-hal yang justru memperparah kondisi kulit dan menyebabkan jerawat.

  • Cuci muka tidak lebih dari dua kali sehari. Membersihkan terlalu sering dapat mengiritasi jerawat.
  • Hindari menggunakan loofah, waslap, dan scrub yang keras. Menggosok terlalu banyak dapat memperburuk jerawat.
  • Jangan pernah memencet jerawat. Ini dapat menyebabkan lebih banyak peradangan dan terbentuknya jaringan parut.
  • Hindari menggunakan produk perawatan yang bisa mengeringkan kulit. Hindari astringen berbasis alkohol dan ingat untuk selalu melembapkan kulit.
  • Jangan pernah tidur ketika masih memakai riasan wajah. Selalu cuci muka sebelum tidur.
  • Jangan mencoba produk perawatan baru setiap minggu. Biarkan kulit beradaptasi terhadap produk perawatan baru selama beberapa minggu sehingga bisa bekerja dengan maksimal.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Buruk Penyebab Komedo, Hindari!

Itu dia penyebab dan cara mengatasi jerawat di dagu yang harus Moms ketahui. Apakah Moms juga mengalami masalah jerawat di dagu?

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5015761/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22070422/
  • https://www.healthline.com/health/pimple-on-chin#takeaway
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/107146#causes
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait