Trimester 3

29 Januari 2020

4 Perubahan Kulit Ibu Hamil di Trimester Tiga

Masalah kulit ini biasa akan hilang setelah melahirkan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Intan Aprilia

Saat kehamilan terus berkembang, ibu hamil mungkin akan menemukan bahwa akan ada perubahan pada kulit dan rambut.

Pada beberapa wanita, dapat mulai timbul bercak-bercak hitam di wajah mereka dan perubahan hormon dapat membuat kulit ibu hamil menjadi sedikit lebih gelap.

Bahkan juga mungkin dapat mengalami stretch mark pada tubuh, terutama di bagian tubuh sekitar perut, di mana kulit kita rentan meregang untuk mengakomodasi bayi dalam perut yang sedang tumbuh.

Baca Juga: Begini Cara Mencegah Varises Saat Hamil yang Mudah Dilakukan

Perubahan Kulit Bumil Semester Ketiga

Kondisi kulit dan ruam dapat terjadi kapan saja sepanjang kehamilan kita. Perubahan kulit utama yang bisa muncul menjelang akhir kehamilan termasuk:

  • Varises
  • Spider veins
  • Erupsi kulit
  • Stretch mark

1. Varises

perubahan kulit ibu hamil

Foto: madeformums.com

Perubahan kulit ibu hamil pertama yang akan dialami adalah varises, yaitu pembuluh darah yang membesar yang terlihat seperti tali yang dipilin, dan menimbulkan warna merah, biru, atau sesuai warna kulit. Varises paling sering timbul pada kaki.

Varises lebih sering terjadi pada wanita daripada pria, dan seringkali muncul selama kehamilan daripada dalam keadaan normal.

Varises ini dapat terjadi sepanjang kehamilan, tetapi cenderung memburuk selama trimester ketiga kehamilan.

Pada tahap ini hormon menyebabkan pembuluh darah melebar sehingga mereka dapat membawa lebih banyak darah.

Juga, ketika rahim terus mengembang, akan memberi tekanan pada vena cava inferior, vena yang membawa darah dari kaki ke jantung.

Baca Juga: 3 Manfaat Serum Vitamin C untuk Kulit Ibu Hamil

2. Spider Veins

perubahan kulit ibu hamil

Foto: healthline.com

Spider veins mirip dengan varises karena disebabkan oleh pembuluh darah yang melebar. Namun, perubahan kulit ibu hamil satu ini terjadi di pembuluh darah kecil yang terletak tepat di bawah permukaan kulit.

Spider vein akan muncul menyerupai garis merah yang timbul dan bercabang dari titik pusat.

Kondisi kulit ini tidak menyakitkan, tetapi beberapa orang mungkin tidak menyukainya. Kondisi kulit ini akan menghilang setelah melahirkan.

3. Erupsi Kulit

perubahan kulit ibu hamil

Foto: eco-business.com

Kadang-kadang disebut papula urtikaria pruritus dan plak kehamilan (PUPPP), lesi yang khas berwarna merah, terangkat, dan menimbulkan gatal.

Ruam cenderung terletak di stretch mark, namun bisa juga timbul di paha, bokong, atau lengan. Penyebabnya tidak diketahui, akan tetapi tidak berbahaya.

Bagi kebanyakan wanita, keadaan ini akan menghilang setelah melahirkan, dan biasanya hanya terjadi selama kehamilan pertama.

Jika Mpms mengalami ruam ini dan dirasa mengganggu, cobalah mandi dengan oatmeal atau soda kue, karena dapat memberikan sedikit kelegaan.

Bisa juga konsultasikan dengan dokter, mereka mungkin meresepkan antihistamin.

Baca Juga: 6 Perawatan Kulit Ibu Hamil, Wajib Dilakukan!

4. Stretch Mark

perubahan kulit ibu hamil

Foto: timesofindia.indiatimes.com

Perubahan kulit ibu hamil lainnya di semester ketiga adalah stretch mark.

Berdasarkan jurnal The American College of Obstetricians and Gynecologists, biasanya, kondisi ini ditandai dengan merah atau putih di kulit, dan paling sering ditemukan pada payudara, perut, dan paha atas.

Kulit kita memiliki serat yang memungkinkan kulit bisa meregang dan tumbuh. Namun, pertumbuhan yang terjadi terlalu cepat dapat mematahkan serat-serat ini.

Stretch mark biasanya berwarna ungu atau merah ketika pertama kali muncul karena pembuluh darah di dermis terlihat. Mereka biasanya memudar setelah melahirkan, tetapi mungkin sulit untuk menghilangkan sepenuhnya.

Itu dia Moms beberapa perubahan kulit ibu hamil di semester ketiga kehamilan.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait