01 February 2024

Perut Terasa Penuh dan Sesak Apakah Tanda Hamil? Ini Sebabnya

Berikut cara mengatasi perut terasa penuh dan sesak

Rasanya, hampir setiap orang pernah merasakan perut terasa penuh dan sesak.

Rasa begah pada perut ini sering kali tidak nyaman dan membuat sebagian orang sulit beraktivitas fisik.

Apakah ini tanda-tanda hamil muda atau karena ada penyebab lainnya? Moms, mari simak penjelasan berikut ini untuk mengetahui jawaban menurut pakarnya.

Baca Juga: 4 Jenis Gangguan Penglihatan pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Penyebab Perut Terasa Penuh dan Sesak

Ilustrasi Wanita Sakit Perut
Foto: Ilustrasi Wanita Sakit Perut (Thehealthy.com)

Apabila Moms merasa mengalami kembung dan berlangsung terus-menerus, disarankan untuk mendiskusikan gejalanya dengan dokter.

Beberapa faktor yang bisa menyebabkan perut terasa penuh dan sesak, yakni:

1. Tanda Hamil

Beberapa wanita mungkin merasa kesulitan untuk membedakan antara kembung atau hamil karena gejalanya mirip.

Melansir laman Medical News Today, kembung adalah perasaan penuh di perut yang bisa disebabkan oleh banyak hal.

Salah satu penyebab perut terasa penuh dan sesak adalah tanda kehamilan.

Salah satu cara terbaik untuk menentukan apakah Moms hamil adalah dengan melakukan test pack.

Tetapi perlu diingat, bahwa cara ini dapat menyebabkan hasil negatif palsu, terutama pada awal kehamilan.

2. Siklus Menstruasi

Wanita dan Siklus Menstruasi
Foto: Wanita dan Siklus Menstruasi (joblike.com)

Perut kembung menjadi gejala yang paling umum sebelum wanita memasuki periode menstruasinya.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh BMC Women’s Health pun menunjukkan bahwa 62% wanita mengalami kembung pramenstruasi, dan 51% mengalami kembung selama menstruasi.

Perut terasa penuh dan sesak ini terjadi karena perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron selama siklus menstruasi.

Baca Juga: 10+ Tanggung Jawab Kakak di Keluarga yang Penting Dipahami

3. Pengaruh Makanan Tertentu

Perut yang terasa penuh atau kembung juga bisa disebabkan oleh makanan tertentu.

Beberapa sayuran, seperti kubis, kembang kol, atau kubis Brussel dapat menyebabkan kembung.

Produk susu dan kacang-kacangan juga dapat menyebabkan tubuh memproduksi gas berlebih, sehingga perut terasa penuh dan sesak.

4. Minuman Berkarbonasi

Minuman Bersoda
Foto: Minuman Bersoda (Orami Photo Stock)

Jangan salah, perut terasa penuh dan sesak juga bisa didapati dari asupan sehari-hari, lho.

Minuman berkarbonasi, seperti soda, mengandung gas karbon dioksida, yang merupakan penyebab umum kembung.

Minuman ini jika dikonsumsi dengan rutin dapat membuat rasa begah dan tidak nyaman pada perut.

Oleh karena itu, hindari minum sehari-hari dalam jangka waktu yang sering.

5. Makan Terlalu Cepat

Makan terlalu cepat membuat orang menelan udara, sehingga perut mengalami peningkatan udara. Tak jarang, inilah yang menyebabkan perut bergas dan kembung.

Hal lainnya, seperti mengunyah permen karet dan menggunakan sedotan juga dapat meningkatkan jumlah udara yang mencapai perut.

Perut terasa penuh dan sesak ini jarang disadari karena kebiasaan makan terlalu cepat dan terburu-buru.

Baca Juga: 7 Gejala Awal Kehamilan yang Jarang Disadari dan Penyebabnya

6. Sindrom Iritasi Usus

Perut Terasa Sesak
Foto: Perut Terasa Sesak (Pixabay.com)

Kembung merupakan salah satu gejala dari berbagai kondisi gastrointestinal atau gangguan pencernaan.

Misalnya, sindrom iritasi usus besar (IBS) yang dapat menyebabkan seseorang mengalami kram perut, diare, dan kembung.

Jangan remehkan kondisi ini ya, Moms. Perut yang terasa penuh dan begah ini sering kali mengganggu pola makan.

Kehilangan nafsu makan pun jadi salah satu dampak yang dirasakan.

7. Kandungan Garam Berlebih

Tubuh memang membutuhkan natrium atau garam untuk asupan sehari-hari.

Sayangnya, kadar yang berlebihan juga tak baik untuk tubuh. Akibatnya, perut terasa penuh dan kembung.

Cobalah untuk memperhatikan kandungan garam yang dikonsumsi pada makanan kemasan.

Tak merasa asin, belum tentu tak terdapat kandungan garam di dalam makanan, lho.

Selain kembung, gejala lain yang terjadi sebagai tanda kelebihan natrium, yakni tekanan darah tinggi.

Batasi makanan tinggi natrium mulai dari sekarang ya, Moms!

8. Karbohidrat Berlebihan

Ilustrasi Wanita Sakit Perut
Foto: Ilustrasi Wanita Sakit Perut (hopkinsmedicine.org)

Karbohidrat memberi 'bahan bakar' pada tubuh yang dapat digunakan dengan cepat.

Tapi, terlalu banyak karbohidrat dalam tubuh bisa membuat tubuh menahan air. Artinya, semakin banyak yang masuk ke dalam perut, rasa begah pun akan semakin tinggi.

Jika Moms mengalami perut kembung bukan karena kehamilan, ada baiknya untuk menentukan penyebabnya.

Hal ini agar dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi rasa penuh dan sesak yang tidak nyaman.

Baca Juga: 15 Fakta Anak Pertama, Berjiwa Pemimpin Tapi Keras Kepala!

9. Sembelit

Sembelit adalah penyebab umum lainnya perut terasa penuh dan sesak, lho.

Beberapa makanan dapat menjadi faktor penyebabnya. Bersamaan dengan ini, asupan air yang tidak cukup dapat memperparah kondisi.

Biasanya sembelit akan mereda dengan sendirinya. Ini berkat bantuan asupan buah tinggi serat dan obat-obatan yang dijual di apotek.

Ketika gas pada perut dapat teratasi, efeknya adalah Moms jadi sering buang gas atau kentut.

10. Produk Susu Berlebihan

Ilustrasi Perut Kembung
Foto: Ilustrasi Perut Kembung (Orami Photo Stock)

Produk susu seperti susu dan es krim dapat menyebabkan perut penuh, sakit, dan kembung. Ini terutama jika tubuh tidak dapat dengan mudah mencernanya.

Kondisi ini biasanya tidak serius, tetapi ada baiknya untuk menghindari produk susu untuk sementara waktu.

Beberapa obat dapat membantu Moms mencernanya dengan lebih mudah.

Ini tidak sama dengan alergi terhadap susu, di mana sistem kekebalan tubuh menganggap sebagai 'musuh'.

Dalam beberapa kasus, ini bisa membuat seseorang mengalami mual dan muntah.

Baca Juga: 11 Tanda Pasti Hamil, Nomor 4 Sering Disalahartikan, Waspada!

11. Penyakit Celiac

Ini kondisi ketika tubuh merespons gluten, yakni protein dalam gandum, barley, rye, dan aneka makanan kaleng.

Penyakit celiac membuat penderitanya perut terasa penuh, sesak, diare, serta nyeri di bagian perut.

Terlalu banyak gas yang mengumpul buat perut terasa kembung dan tidak enak.

Hingga saat ini, penyakit ini tidak ada obatnya. Tetapi, Moms dapat mencegah gejalanya dengan menjauhi makanan yang mengandung gluten.

Setelah memastikan penyebab perut terasa penuh dan sesak, Moms perlu tahu cara mengatasinya.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb