12 Maret 2022

Rambut Rontok Saat Menyusui, Apa Penyebab dan Cara Mengatasinya?

Apa penyebab rambut rontok usai melahirkan dan saat menyusui, serta bagaimana mengatasinya?

Ketika hamil, biasanya rambut ibu tampak sehat, berkilau dan tebal. Namun, setelah melahirkan tidak jarang para Moms mengalami permasalahan rambut rontok saat menyusui.

Ini tentu membuat Moms cemas, bukan? Jangan-jangan, rambut jadi rontok karena stres mengasuh bayi dan menyusui. Benarkah demikian?

Berikut ini adalah informasi seputar rambut rontok saat menyusui yang cocok Moms simak bila mengalami hal serupa. Semoga dapat membantu ya, Moms!

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengencangkan Payudara Setelah Menyusui?

Mengapa Rambut Rontok Saat Menyusui?

vipadenie volos
Foto: vipadenie volos

Foto: Orami Photo Stock

Banyak Moms menyusui yang menyalahkan kegiatan menyusui sebagai penyebab utama kerontokan rambut yang mereka alami.

Ini menyebabkan ebagian dari mereka malah jadi ragu akan menyusui atau tidak.

Padahal, belum ada bukti yang akurat terkait menyusui sebagai penyebab utama kerontokan setelah melahirkan, lho!

Mengutip Parents, rambut rontok saat menyusui di dikenal dengan istilah postpartum hair loss atau kerontokan pascamelahirkan.

Artinya, menyusui ataupun tidak, kebanyakan ibu yang baru saja melahirkan akan mengalami kerontokan pada rambutnya.

Perlu kita tahu Moms, saat hamil, hormon dalam tubuh berubah-ubah.

Baca juga: 9 Cara Mengatasi Rambut Rontok Dengan Bahan-Bahan Alami Ini

Nah, salah satu hormon yang meningkat pesat adalah Human Chorionic Gonadotropin (HCG).

Saat dilakukan tes kehamilan, hormon inilah yang diukur. Terjadinya peningkatan HCG menandakan kita telah hamil.

Saat hamil, meningkat pula hormon lainnya, misal estrogen, progesteron, oksitosin, dan prolaktin.

Segera usai melahirkan, beberapa hormon turun dengan drastis, di antaranya estrogen dan progesteron.

Meski begitu, hormon tersebut akan kembali normal dalam jangka waktu 24 jam setelah persalinan. Terkecuali, prolaktin, karena hormon ini akan terus tinggi selama ibu menyusui.

Lalu, apa pengaruh hormon terhadap rambut rontok? Saat hamil, kadar estrogen meninggi sehingga mencegah rambut rontok.

Sebenarnya dalam kondisi normal, rambut akan rontok setiap hari meski dalam jumlah yang sedikit. Nah, selama hamil, rambut yang rontok akan lebih sedikit.

Kemudian, usai melahirkan dan masa menyusui, hormon akan turun secara drastis.

Rambut rontok saat menyusui akan hadir dalam jumlah yang lebih banyak dari biasanya.

Kerontokan rambut terjadi secara bersamaan dalam waktu singkat sehingga kita merasa jumlah rambut yang rontok menjadi berlebihan.

Rambut rontok saat menyusui setelah melahirkan ini dapat terjadi kapan saja.

Terhitung sejak bayi lahir dan dapat terjadi selama satu tahun lamanya. Puncak kerontokan rambut terjadi pada bulan keempat pasca melahirkan.

Cara Mengatasi Rambut Rontok Saat Menyusui

Maka perlu dimaklumi bila rambut rontok dan menipis usai melahirkan dan di masa menyusui ini. Kendalanya memang belum diketahui cara yang ampuh untuk mencegah rambut rontok.

Rambut rontok saat menyusui terjadi pada bayi berusia 3 bulan. Hal ini terjadi selama beberapa minggu hingga berbulan-bulan.

Untuk mengatasi rambut rontok pada ibu menyusui, sebaiknya rawat rambut dengan lembut, seperti kurangi alat penata rambut dengan pemanas hingga menyisir dengan perlahan.

Akan tetapi, bila Moms merasa khawatir karena rambut rontok saat menyusui terus-menerus, coba beberapa hal ini:

1. Hentikan Menggunakan Hairdryer atau Catokan

shutterstock 702969400
Foto: shutterstock 702969400

Foto: Orami Photo Stock

Hairdryer atau catokan rambut adalah alat yang menimbulkan suhu panas sehingga membuat rambut kering dan gampang patah.

Usai membasahi atau keramas, biarkan saja rambut kering secara alami. Dengan begitu, rontok rambut bisa diminimalisir.

Hati-hati juga ketika menyisir rambut, jangan terlalu keras karena berisiko membuat rambut rontok. Sisirlah rambut dengan lembut dan perlahan mulai dari bawah ke atas.

2. Konsumsi Makanan Bergizi

shutterstock 106456802
Foto: shutterstock 106456802

Foto: Orami Photo Stock

Tubuh membutuhkan zat-zat gizi agar tetap sehat, demikian juga dengan rambut. Kesehatan rambut dapat terjaga bila kita rajin mengonsumsi sayur dan buah.

Dilansir dari Healthline, untuk mengatasi rambut rontok saat menyusui, usahakan konsumsi makanan sehat, seperti:

  • Sayuran hijau gelap (mengandung zat besi dan vitamin C)
  • Ubi dan wortel (mengandung beta karoten)
  • Telur (vitamin D)
  • Ikan (omega-3 dan magnesium)

Baca juga: Ini 5 Makanan Vegan yang Sedang Hits di Instagram

3. Konsumsi Vitamin

sheknows3
Foto: sheknows3

Foto: Orami Photo Stock

Vitamin dikonsumsi sebagai suplemen bila asupan makan kita kurang bergizi seimbang, apalagi bila sedang dalam masa menyusui.

Vitamin yang baik untuk mengatasi rambut rontok adalah vitamin A, C, D, dan E.

4. Jangan Lupa Pakai Vitamin Rambut

shutterstock 697105963
Foto: shutterstock 697105963

Foto: Orami Photo Stock

Selain vitamin yang harus diminum, kita juga harus mengaplikasikan vitamin rambut.

Setelah keramas dan keadaan rambut setengah kering, oleskan vitamin atau serum rambut ke kepala.

Pijat-pijat pelan ke kulit kepala agar bisa menyerap dengan baik. Vitamin dan serum rambut akan menutrisi kulit kepala, serta membuat rambut jadi lebih kuat.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengurangi Sakit Punggung saat Menyusui?

Vitamin untuk Rambut Rontok untuk Ibu Menyusui

rekomendasi vitamin d3
Foto: rekomendasi vitamin d3 (Freepik.com)

Foto: Orami Photo Stock

Vitamin yang dikonsumsi para Moms ketika menyusui, ternyata tidak hanya berperan sebagai pelancar ASI saja.

Moms bisa mengonsumsi jenis-jenis vitamin di bawah ini untuk mengatasi rambut rontok saat menyusui.

1. Vitamin B2

Vitamin dengan nama lain riboflavin ini cocok untuk rambut rontok saat menyusui.

Pasalnya, menurut penelitian The Role of Vitamins and Minerals in Hair Loss, tubuh hanya menyimpan kandungan vitamin B2 dengan jumlah yang sedikit.

Kekurangan vitamin B2 mampu sebabkan rambut rontok saat menyusui, lho!

2. Vitamin B3

Menurut riset NCBI, kekurangan vitamin B3 atau niacin menyebabkan munculnya penyakit pellagra.

Penyakit ini ditandai dengan adanya rambut rontok yang menyebar. Oleh karena itu, tetap penuhi asupan vitamin B3 agar rambut rontok saat menyusui bisa terhindari.

Baca Juga: Hamil Saat Masih Menyusui, Amankah?

3. Vitamin B7

Vitamin yang kerap disebut biotin ini baik untuk rambut rontok saat menyusui.

Tanda ibu menyusui yang kekurangan biotin adalah kuku yang rapuh, ruam kulit, dan kerontokan rambut.

4. Vitamin C

Vitamin C sebagai vitamin untuk rambut rontok saat menyusui bekerja sebagai antioksidan. Artinya, vitamin C mampu menangkal radikal bebas dan stres oksidatif.

Selain itu, vitamin C juga mampu membantu penyerapan zat besi di usus. Diketahui, zat besi juga erat kaitannya dengan pertumbuhan rambut.

Baca Juga: Haruskah Ibu Menyusui Mengonsumsi Vitamin Prenatal?

5. Vitamin D

Untuk mengatasi rambut rontok saat menyusui, Vitamin D sebagai asupan untuk rambut rontok saat menyusui berperan pada siklus folikel rambut.

Jika tubuh kekurangan vitamin D, rambut baru pun tidak tumbuh. Hal ini berarti vitamin D membantu mengurangi keparahan rambut rontok.

6. Zat besi

Mengonsumsi zat besi mampu mengatasi rambut rontok saat menyusui. Kekurangan zat besi memicu munculnya fase telogen effluvium.

Zat besi berguna untuk mengangkut oksigen di dalam darah.

Jika tubuh, termasuk rambut, kekurangan oksigen, maka rambut menjadi kering dan rapuh. Hal ini memicu rambut rontok saat menyusui.

7. Zinc

Berdasarkan temuan yang terbit pada jurnal Nutrition and Hair: Deficiencies and Supplements, kekurangan zinc mampu menyebabkan rambut rontok saat menyusui.

Hal ini dikarenakan defisiensi zinc juga membuat fase telogen effluvium datang lebih cepat. Selain itu, rambut pun menjadi lebih rapuh dan muncul uban lebih cepat.

Baca Juga: Kaya Vitamin, Ini 5 Manfaat Lidah Buaya untuk Ibu Hamil

Kapan Harus ke Dokter?

Kerontokan rambut usai melahirkan dan semasa menyusui adalah hal yang normal dan wajar, jadi Moms tak perlu cemas.

Bila kerontokan rambut terus terjadi bahkan hingga Si Kecil berusia setahun, tak ada salahnya Moms menemui dokter kulit.

Jika kerontokan menjadi ekstrem atau Moms kehilangan sebagian besar rambut, hubungi dokter dan jelaskan tentang kondisi yang Moms alami.

Mengutip Very Well Family, kerontokan rambut juga bisa merupakan tanda masalah pascamelahirkan lainnya, seperti hipotiroidisme.

Ini karena rambut rontok saat menyusui, umumnya tidak berlanjut lebih lama hingga periode postpartum.

Baca Juga: Perlukah Waspada Terhadap Bahaya Postpartum Psychosis?

Nah itu dia Moms informasi seputar penyebab dan cara mengatasi rambut rontok sata menyusui.

Walau belum ada penanganannya yang secara spesifik, Moms bisa mengonsumsi vitamin, memperbaiki pola makan, dan menggunakan produk pertumbuhan rambut.

  • https://www.todaysparent.com/family/womens-health/d-and-c-procedure-after-miscarriage-faq/
  • https://www.healthline.com/health/parenting/postpartum-hair-loss#How-hormones-affect-your-hair
  • https://www.aad.org/public/diseases/hair-loss/insider/new-moms
  • https://www.parents.com/pregnancy/my-body/postpartum/dealing-with-postpartum-hair-loss/
  • https://www.verywellfamily.com/causes-of-postpartum-hair-loss-and-what-to-do-4111113
  • https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0733863512001039?via%3Dihub
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6380979/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5315033/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.