11 Januari 2023

Kisah Remaja di Makassar Culik Anak 11 Tahun, Dibunuh untuk Diambil Organ Tubuhnya!

Korban dinyatakan hilang pada Minggu dan Selasa ditemukan tidak bernyawa
Kisah Remaja di Makassar Culik Anak 11 Tahun, Dibunuh untuk Diambil Organ Tubuhnya!

Foto: Needpix

Belum lama dari kasus penculikan anak di Gunung Sahari, kini kasus penculikan anak kembali terjadi. Kali ini, seorang remaja di Makassar menculik anak 11 tahun.

Bukan tanpa sebab, remaja tersebut menculik anak 11 tahun karena ingin menjual organ tubuh sang korban.

MFS, seorang anak berusia 11 tahun di Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan diculik lalu dibunuh dan mayatnya dibuang.

Pelaku merupakan 2 orang remaja yakni AD (17) dan MF (14).  Ironisnya, video pendek detik-detik korban diculik pun bermunculan di media sosial.

Simak informasi selengkapnya di artikel ini ya, Moms.

Baca Juga: Kisah Penculikan Anak di Gunung Sahari, Diculik Pemulung dan Sudah Hilang Selama 12 Hari!

Kisah Remaja di Makassar Culik Anak 11 Tahun

Ilustrasi Penculikan Anak
Foto: Ilustrasi Penculikan Anak

Ini dia Moms beberapa informasi yang bisa Moms ketahui.

1. Pelaku Membuang Jasad

Usai menculik korban, pelaku membuang jasad anak 11 tahun tersebut di Inspeksi Pam Timur Waduk Nipa-Nipa, Moncongleo, Kabupaten Maros.

Informasi ini pun dibenarkan oleh Kapolsek Panakkukang, Kompol Abdul Azis.

Menurutnya, jenazah korban ditemukan dalam keadaan terikat dan terbungkus plastik.

Baca Juga: Kisah Malika, Korban Penculikan yang Ditemukan di Gerobak Sampah, Pelaku adalah Mantan Narapidana!

2. Ingin Menjual Organ Tubuh

Kedua pelaku mengaku menculik dan membunuh korban karena terobsesi dengan situs jual beli organ tubuh manusia yang diketahui menawarkan harga sangat tinggi.

Mereka menemukan situs ini lewat pencarian online di aplikasi Yandex asal Rusia. Dalam situs tersebut mereka ditawari harga jutaan dollar.

3. Pembunuhan yang Direncanakan

AD mengaku bahwa penculikan hingga pembunuhan ini sudah direncanakan.

AD datang dengan menggunakan sepeda motor ke salah satu mini market di Jalan Batua Raya, Kota Makassar, untuk menculik korban MFS.

AD kemudian mengajak korban untuk membantunya membersihkan rumah dengan imbalan Rp50.000. MFS langsung bersedia ikut ke rumah AD.

Setibanya di rumah AD, MFS diminta menunggu sambil menonton di laptop. Saat itu, pelaku membunuh MFS dengan mencekik dari belakang.

Kemudian membenturkan kepala korban ke tembok sebanyak 5 kali hingga meninggal.

Setelah korban meninggal, pelaku mengikat tali dan memasukkannya ke kantong plastik berwarna hitam.

Tak tahu harus apa, pelaku lalu membuang mayat korban ke Inspeksi Pam Timur Waduk Nipa-Nipa, Moncongleo, Kabupaten Maros.

Baca Juga: 11+ Inspirasi Nama Anak Perempuan Artis Islami dari Anak-anak Artis Indonesia

4. Korban Dilaporkan Hilang

Sebelumnya, MFS sudah dilaporkan hingga sejak Minggu, 8 Januari 2023 oleh orang tuanya. Polisi kemudian menyelidiki kejadian tersebut.

Dari hasil pemeriksaan saksi dan CCTV ditemukan MFS diculik menggunakan sepeda motor di depan salah satu mini market.

Berselang 2 hari, akhirnya MFS ditemukan, tapi dalam kondisi tidak bernyawa. Kedua kaki dan tangan MFS diikat dan kemudian dimasukkan ke dalam kantong plastik hitam.

Itulah informasi seputar kisah remaja di Makassar yang menculik anak 11 tahun untuk dibunuh dan diambil organ tubuhnya. Semoga kejadian nahas ini tidak terulang kembali, ya Moms.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.