Resep

1 Oktober 2021

Simak Arti Kata Cuanki dan 3 Resep Cuanki Bandung yang Lezat

Minggu ini, kita bikin sendiri resep cuanki Bandung yang lezat dan nikmat disajikan kala hujan, yuk!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Anggia Hapsari
Disunting oleh Karla Farhana

Jika Moms dan Dads termasuk orang yang lahir dan besar di Bandung, pasti tak lagi asing dengan bakso cuanki. Sudah pernah coba resep cuanki Bandung, Moms?

Bakso cuanki merupakan jajanan tradisional khas Bandung, Jawa Barat. Seperti camilan khas Bandung lainnya, cuanki tak kalah nikmat dari batagor, cilok, dan cireng.

Jika Moms sedang mencari resep cuanki Bandung yang pedas dan sedap disantap kala hujan, berikut resep dan arti di balik nama jajanan populer asal Bandung ini.

Jajanan Populer Bandung

resep-batagor.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa resep cuanki Bandung yang bisa Moms praktikkan di rumah.

Tapi, sebelum mengetahui lebih lanjut, tahukah Moms tentang arti penamaan jajanan kuliner Bandung tersebut?

Baca juga: Anak Suka Jajan, Berpengaruhkah Pada Kecerdasannya?

1. Batagor

resep batagor

Foto: Orami Photo Stock

Jajanan Bandung ini sering dijual pedagang menggunakan gerobak kayu atau dipikul. Saat menjajakan dagangannya, pedagang akan mengetuk sebilah bambu.

Ketukan bambu tersebut menandakan pedagang batagor sedang lewat dan mengundang orang untuk membeli dagangannya.

Batagor merupakan singkatan dari bakso tahu goreng. Batagor disajikan bersama lumuran bumbu kacang yang pedas, manis, dan gurih.

Moms bisa menambahkan kecap dan jeruk limau agar rasa batagor terasa lebih sedap.

Sekarang, batagor seringkali disajikan bersama pelengkap lainnya seperti siomay, sebutir telur, dan kentang. Hmm…nyam…nyam…nyam!

2. Colenak

colenak

Foto: Orami Photo Stock

Bahan utama jajanan Bandung ini adalah tape yang merupakan fermentasi singkong. Orang Jawa Barat lebih akrab menyebut tape dengan nama peuyeum.

Sebelum disajikan, peuyeum akan dibakar di atas arang untuk menciptakan sedikit aroma sangit.

Kemudian, peuyeum yang telah dibakar disajikan bersama unti (parutan kelapa), gula merah, dan santan.

Cara makannya pun sangat sederhana, namun tidak kalah nikmat.

Yaitu dengan cara dicocol (tapi enak) bersama unti, gula merah, dan santan tersebut. Karena “dicocol enak”, orang-orang pun menyebutnya sebagai colenak.

3. Cireng

kalori-cireng.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Sekilas, jajanan Bandung ini mirip dengan empek-empek dos yang tidak mengandung ikan. Bedanya, cireng disajikan tidak menggunakan cuko.

Moms bisa menyantapnya dengan cabai rawit atau bumbu kacang.

Cireng sendiri merupakan singkatan dari aci digoreng. Aci merupakan tepung kanji atau tepung sagu pipih yang digoreng.

4. Cilok

Resep-Cilok-Goreng-untuk-Camilan.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Cilok merupakan salah satu jajanan kuliner Bandung yang berbahan dasar tepung kanji atau tepung sagu.

Bentuknya bulat seperti bakso dan disajikan bersama saus kacang yang manis, pedas, dan gurih.

Jika cireng digoreng, cilok biasanya direbus lalu dihangatkan dengan cara dikukus.

Cara makannya pun menggunakan lidi yang “dicolok” ke aci. Aci yang dicolok dengan lidi inilah yang melahirkan nama cilok.

5. Cuanki

makanan aci-bakso aci.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Nah, inilah jajanan khas Bandung yang tak kalah nikmat dan paling ditunggu setiap sore hari. Banyak orang Jawa Barat yang merantau pun seringkali kangen dengan jajanan ini.

Akhirnya mereka pun membeli cuanki yang rasanya kurang lebih mirip dengan cuanki di kampung halaman.

Sama seperti bakso, Moms dapat menemukan tahu dan bakso. Bedanya, cuanki dilengkapi dengan aci, siomay, dan batagor kering khas Bandung.

Agar makin nikmat, banyak orang menambahkan pilus di dalam mangkuk.

Lalu apa arti kata cuanki? Dahulu, orang yang berdagang tidaklah semudah sekarang. Cuanki perlu dipikul dan dijajakan secara berkeliling dengan berjalan kaki.

Banyak orang percaya cuanki merupakan singkatan dari “Cari Uang Jalan Kaki”.

Kalau Moms enggan membeli cuanki di dekat rumah, kenapa tidak mencoba resep cuanki Bandung sendiri?

Baca juga: 7+ Resep Pisang Aroma Khas Bandung, Kriuknya Bikin Ketagihan!

Orami merangkum tiga resep cuanki Bandung yang bisa Moms bikin di rumah.

Tidak hanya rasanya bisa lebih disesuaikan dengan lidah keluarga, resep cuanki Bandung ini sangat mudah dan pastinya sehat karena Moms tentu membuatnya dengan bahan berkualitas.

1. Resep Cuanki Bandung Kuah Udang

cuanki kuah udang

Foto: cookpad.com/ Dapur VY

Bahan aci:

  • 250 gr Udang, kupas. Simpan kepalanya
  • 3 siung Bawang putih, haluskan
  • 7 sdm Tepung tapioka
  • 2 butir Telur
  • 2 sdm Bawang goreng
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya
  • 3 kotak kecil Es batu

Bahan kuah:

  • Sisa kepala udang
  • 6 siung Bawang merah
  • 3 siung Bawang putih
  • 4 cm Jahe, geprek
  • 1 sdm Kecap ikan
  • 1 sdt Saus tiram
  • 1 sdm Kecap asin
  • 1/4 sdt Lada bubuk
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya
  • 700 ml air matang
  • 2 batang Daun bawang,iris tipis
  • Minyak untuk menumis

Bahan tambahan:

  • 10 Butir bakso
  • 25 lembar Kulit pangsit
  • 10 buah Tahu kulit, belah bagian tengahnya

Bahan pelengkap :

  • Mie kering
  • Daun selederi iris tipis
  • Bawang goreng
  • Sambal rawit

Cara membuat adonan aci:

  1. Kupas udang, pisahkan dagingnya dan kepala udang. Cuci bersih udang lalu tiriskan. Jangan buang kepala udang. Kepala udang digunakan untuk membuat kaldu kuah.
  2. Haluskan daging udang dan es batu menggunakan blender/food processor.
  3. Pada wadah kosong yang bersih, campurkan daging udang yang sudah halus, telur, tepung tapioca, garam, gula, dan bawang goreng. Sisihkan.
  4. Bagi adonan aci menjadi dua bagian: sebagian untuk isian kulit pangsit dan sebagian lagi untuk isian tahu.
  5. Untuk isian tahu, belah tahu dan isi dengan aci. Kukus selama kurang lebih 20 menit. Sisihkan.
  6. Untuk isian kulit pangsit, isi bagian tengah kulit pangsit dengan adonan aci. Lipat dengan bentuk seperti batagor hingga seluruh adonan habis. Goreng pangsit hingga berwarna kekuningan. Angkat dan tiriskan.

Baca juga: Resep Bakso Sapi Roll yang Lezat dan Nikmat

Cara membuat kuah:

  1. Didihkan air, kemudian masukkan kepala udang. Rebus hingga kepala udang berubah warna. Saring dan buang kepala udangnya.
  2. Haluskan bawang merah dan bawang putih. Tumis hingga harum, tambahkan kecap asing dan saus tiram. Aduk hingga rata.
  3. Masukkan tumisan bumbu ke dalam rebusan air kuah, aduk rata. Tambahkan garam, gula, dan lada bubuk. Koreksi rasa.
  4. Masukkan bakso dan daun bawang. Masak bakso hingga matang.

Cara penyajian:

  1. Tata siomay goreng, tahu aci, dan bakso dalam mangkuk. Siram dengan kuah.
  2. Tambahkan mie (optional), taburan seledri, dan bawang goreng lalu siram dengan kuah bakso.

2. Resep Seblak Cuanki

seblak cuanki

Foto: cookpad.com/Nonk Niie

Bahan-bahan

  • 8 buah Ceker (di rebus dahulu)
  • 500ml Air
  • 1 genggam Makaroni mentah
  • 1 bungkus Mie Keriting
  • 9 butir Bakso atau sosis
  • 12 buah Cuanki lidah
  • 1 butir Telur

Bumbu halus:

  • 3 siung Bawang putih
  • 2 siung Bawang merah
  • 2 cm Kencur
  • 2 buah Cabai merah besar
  • 10 buah Cabai rawit (sesuai selera)
  • 1/4 sdt Lada

Cara membuat:

  1. Rebus ceker bersama air hingga mendidih
  2. Tumis bumbu halus hingga harum.
  3. Masukkan telur, tumis bersama bumbu halus
  4. Tuang air kaldu ceker secukupnya, masukkan makaroni mentah. Tunggu hingga agak matang, lalu masukkan bahan lain2nya (ceker, mie, bakso). Tambahkan garam, lada, dan garam.
  5. Biarkan mendidih, masukkan cuanki. Cicipi dan koreksi rasa sesuai selera.
  6. Sajikan selagi hangat.

Baca juga: Bikin Nagih, 7 Resep Seblak Ala Rumahan

3. Resep Cuanki Bandung Ikan Tenggiri

cuanki-tenggiri-foto-resep-utama.jpg

Foto: cookpad.com/ Marissa Tri Wulan

Bahan-bahan:

  • 1/2 ekor Ikan tenggiri fillet
  • 1 buah labu siam
  • 4 siung Bawang putih
  • 1 sdm Merica untuk adonan
  • 2 sdm Kaldu jamur
  • 1 buah Seledribawang
  • 1buah Daun bawang
  • 1buah Seledri
  • 1 bungkus Kulit pangsitnjadi dua
  • 1/4 kg Tepung terigu
  • 5buah Tahu, belah menjadi dua
  • 1bungkus Kulit pangsit

Bahan-bahan kuah:

  • 1 panci Air
  • 250 gr Daging sapi
  • 7 siung Bawang merah
  • 5 siung Bawang putih
  • 1/2sdm Garam
  • 1/4 sdt Gularamica
  • 1/4sdt Gula

Bahan sambal:

  • 10 buah Cabe rawit
  • 2 buah Cabe merah
  • Bawang goreng

Cara membuat:

  1. Panaskan minyak, goreng tahu hingga matang dan kering. Angkat dan tiriskan.
  2. Campurkan adonan isi seperti daging ikan tenggiri, labu siam, daun bawang, bawang putih, dan seledri. Gunakan food prosecor atau blender. Setelah halus, masukkan gula, garam, dan merica.
  3. Masukkan ke dalam wadah yang lebih besar, tambahkan tepung tapioca dan tepung terigu sedikit demi sedikit hingga tercampur rata.
  4. Untuk tahu, buatlah lubang di tengah tahu yang telah digoreng, masukkan ke dalam lubang tahu. Lakukan hingga seluruh tahu habis.
  5. Untuk pangsit, masukkan aci ke dalam kulit pangsit. Bentuk seperti batagor. Lakukan hingga seluruh kulit pangsit habis. Goreng hingga kekuningan.
  6. Jika adonan aci masih tersisa, simpanlah dalam freezer.

Baca juga: 5 Resep Soto Ayam Bening, Pas untuk Sajian Musim Hujan

Cara membuat kuah kaldu:

  1. Campurkan air dan daging, masak hingga mendidih.
  2. Haluskan bawang merah, bawang putih, dan garam. Masukkan ke dalam kuah daging.
  3. Masukkan bakso dan seledri. Koreksi rasa.

Sajikan cuanki dengan kuah selagi hangat. Lengkapi dengan sambal, bawang goreng, dan daun bawang tambahan sesuai selera.

Itulah asal kata beberapa jajanan asal Bandung seperti batagor hingga cuanki. Jika Moms kangen dengan cuanki, coba saja beberapa resep cuanki Bandung di atas.

Selain lezat, kualitasnya pun pasti lebih terjamin karena dibuat sendiri di rumah.

  • Cookpad.com
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Cuanki
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait