10 Mei 2024

Review Jujur Sabun Lactacyd Baby, Aman untuk Kulit Sensitif!

Lactacyd baby dipercaya mampu melindungi kulit bayi dari iritasi

Penasaran dengan sabun Lactacyd Baby? Yuk simak review jujurnya dari Moms Orami di bawah ini!

Jenis kulit bayi yang baru lahir berbeda-beda. Ada yang memiliki kulit normal, kering, juga sensitif.

Namun sebagian besar kulit Si Kecil yang baru lahir pasti amat sensitif terhadap berbagai produk.

Kulit bayi cenderung memiliki sifat sensitif karena masih menyesuaikan dengan lingkungan sekitarnya yang baru. Sehingga dalam mengaplikasikan produk perawatan, Moms jelas tidak boleh sembarangan.

Baca Juga: Review Lucas Papaw Ointment oleh Moms Orami, Efektif Mengatasi Masalah Kulit!

Bahkan untuk sabun bayi saja, Moms harus memilih sabun bayi yang tepat untuk menjaga kesehatan kulit si buah hati.

Kualitas dan kandungannya harus Moms pastikan aman agar bayi tidak sampai mengalami iritasi kulit.

Membantu Moms memilih sabun bayi yang tepat, salah satu Moms Orami, Marisqa Ayu, Moms dari Arung dan Asta (1 tahun 11 bulan) memberikan review sabun bayi Lactacyd Baby untuk para Moms, dilihat yuk!

Review Sabun Bayi Lactacyd Baby

Review-Lactacyd-Testimoni.jpg
Foto: Review-Lactacyd-Testimoni.jpg

Moms pasti pernah mendengar tentang sabun satu ini. Lactacyd Baby merupakan sabun cair bayi yang mengandung Lactoserum dan Lactic Acid dari ekstrak susu yang mampu melindungi kulit bayi iritasi.

Meskipun jenisnya cair, sabun ini teksturnya sedikit kental dan dilengkapi dengan wangi susu yang segar.

Membuat kita betah berlama-lama menciumnya, apalagi jika Si Kecil mandi dengan sabun ini.

Sabun cair ini digunakan untuk membersihkan dan merawat bayi serta menjaganya agar tetap bersih dan sehat.

Tak hanya itu, sabun ini bisa digunakan untuk bayi yang baru lahir dan bagus sekali untuk mengatasi ruam popok, iritasi ringan dan mencegah biang keringat.

Baca Juga: 16 Rekomendasi Baby Cologne yang Aman untuk Si Kecil

Bahkan dikatakan produk ini dianjurkan juga oleh dokter anak untuk para Moms gunakan pada bayi karena manfaatnya dan gampang ditemukan di apotek.

Untuk merawat kulit kepala Si Kecil, Moms juga bisa menjadikannya sebagai sampo bayi. Multifungsi sekali kan Moms?

Lalu bagaimana dengan kelebihan dan kekurangannya menurut Moms Marisqa?

Kelebihan Lactacyd Baby Liquid Soap

  • Melindungi kulit bayi dari iritasi dan ruam
  • Aroma susunya lembut dan segar
  • Membantu melembapkan kulit Si Kecil
  • Mudah ditemukan di minimarket, supermarket, dan apotek

Kekurangan Lactacyd Baby Liquid Soap

  • Harganya agak mahal dibandingkan sabun bayi lainnya

Nah Moms, Kini Lactacyd Baby Liquid Soap hadir dengan kemasan dan nama baru yaitu Lactacyd Baby Gentle Care yang berwarna biru.

Lactacyd Baby Gentle Care mempunyai kualitas dan formula yang sama dengan Lactacyd Baby Liquid Soap, jadi jangan khawatir ya Moms.

Lactacyd Baby Gentle Care mengandung Lactoserum yang terbuat dari 100% susu alami dan sudah tersertifikasi organic serta Lactic Acid.

Lactacyd Baby Gentle Care juga tersertifikasi Halal ya Moms. pH 3.5-5.5 pada Lactacyd Baby Gentle Care membantu mempertahankan pH normal kulit bayi dan melindungi dari iritasi.

Lactacyd Baby Gentle Care dapat digunakan dari kepala hingga kaki dan sudah terbukti hipoalergenik.

Lactacyd Baby Gentle Care kini bisa Moms dapatkan di minimarket, apotek, supermarket dan e-commerce kesayangan ya.

Baca Juga: Review MamyPoko Royal Soft oleh Moms Orami, Berdaya Serap Tinggi!

Bahan Berbahaya pada Produk Bayi yang Harus Dihindari

Ilustrasi Skincare Bayi (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Skincare Bayi (Orami Photo Stock)

Moms, produk bayi ternyata tidak selalu aman lho. Dalam produk bayi yang beredar saat ini masih banyak kandungan bahan kimia yang tidak aman.

Nah, berikut ini lima bahan berbahaya yang ada pada produk bayi seperti dirangkum dari Happyhealthymama.com.

1. Wewangian

Ini merupakan salah satu bahan produk bayi yang paling sulit untuk dihindari. Banyak merek yang menggunakan bahan-bahan yang aman dan alami juga menggunakan pewangi.

Masalahnya adalah "wewangian" adalah istilah umum dan sering tidak diketahui secara persis apa yang digunakan perusahaan karena mereka tidak perlu mengungkapkannya.

Tergantung pada apa tepatnya yang digunakan untuk membuat wewangian, istilah ini dapat dikaitkan dengan bahan yang menyebabkan asma, eksim, masalah neurologis, kerusakan pernapasan, dan kerusakan mata.

Seringkali wewangian digunakan untuk menutupi bau tidak sedap dari bahan kimia berbahaya.

Kesimpulannya hal yang harus dihindari: Produk dengan kata "gragrance" pada daftar bahannya.

Baca Juga: 8 Bahan Skincare Bayi yang Berbahaya, Yuk Hindari!

2. Ftalat

Phthalates digunakan sebagai pengawet dalam produk perawatan pribadi seperti sampo dan lotion.

Ini menyebabkan gangguan endokrin dan dapat menyebabkan penurunan motilitas dan konsentrasi sperma, alergi, asma, dan kanker.

Hal yang harus dihindari: Produk dengan dietilheksil ftalat, dibutil ftalat, demetil ftalat, atau dietil ftalat.

3. Paraben

Paraben adalah pengawet lain yang digunakan dalam banyak produk perawatan pribadi.

Mereka dikenal sebagai pengganggu endokrin yang dapat menyebabkan masalah reproduksi, gangguan perkembangan, iritasi kulit, dan kanker.

Hal yang harus dihindari: Produk apa pun yang memiliki bahan yang diakhiri dengan “–paraben”.

4. Formaldehida

Formaldehida adalah pengawet yang digunakan dalam produk berbahan dasar air. Ini membantu menghambat pertumbuhan jamur.

Masalah? Ini adalah karsinogen yang diketahui dan terkait dengan reaksi seperti alergi, masalah pernapasan, sakit kepala, dan mual.

Yang harus dihindari: Hindari produk apa pun yang mengandung formaldehida, tetapi juga harus berhati-hati terhadap bahan yang melepaskan formaldehida.

Perhatikan: quaternium-15, DMDM ​​hydantoin, imidazolidinyl urea, diazolidinyl urea, polyoxymethylene urea, sodium hydroxymethylglycinate, 2-bromo-2-nitropropane-1,3-diol (bromopol) dan glyoxal.

Baca Juga: Review Sweety Bronze Pants oleh Moms Orami, Tidak Menimbulkan Ruam!

5. 1,4-dioksade

Ini adalah produk sampingan dari proses pembuatan murah yang disebut etoksilasi.

Proses ini menggunakan petrokimia etilen oksida penyebab kanker.

Hasilnya adalah sesuatu yang karsinogen, racun ginjal, racun saraf, dan racun pernafasan. Tidak baik.

Karena ini adalah produk sampingan dari proses manufaktur dan bukan bahan itu sendiri, Moms benar-benar harus berhati-hati untuk menghindarinya.

Hal yang harus dihindari: Moms tidak akan menemukan 1,4-dioksade pada label.

Untuk menghindarinya, carilah bahan yang mengandung huruf eth, karena itu merupakan indikator adanya 1,4-dioksan.

Jauhi polietilen, polietilen glikol, natrium lauret sulfat, ceteareth, oleth, oxynol, -xynol, dan PEG.

Itu dia Moms review jujur dari Moms Orami untuk sabun bayi Lactacyd Baby dan daftar bahan-bahan berbahaya pada produk bayi yang perlu Moms hindari.

Moms bisa beli produk Lactacyd di Orami.co.id. Selamat berbelanja!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.