18 Juli 2019

Sariawan Berkepanjangan: Benarkah Kanker Lidah?

Perbedaan sariawannya hanya terletak di rentang waktu saja

Mungkin, kita sudah tak asing dengan penyakit sariawan. Penyakit yang menyerang lidah ini biasa membuat keadaan mulut menjadi tak mengenakkan. Bahkan, jika sudah pada tahap tertentu, sariawan bisa membuat kita merasakan perih di dalam mulut.

Sariawan biasa terjadi karena tergigitnya lidah atau pipi bagian dalam, kecelakaan kecil saat menggosok gigi, dan sensitivitas makanan. Namun, diet yang kekurangan vitamin B12, pasta gigi dan obat kumur yang mengandung sodium lauryl sulfate, stres, dan adanya bakteri yang berkembang di lidah, bisa juga menjadi pemicu atau penyebab terjadinya sariawan.

Biasanya, sariawan akan hilang dalam kurun waktu yang sebentar, yakni 3-7 hari saja, bahkan tanpa pengobatan. Tetapi, sariawan yang berkepanjangan disebut-sebut adalah tanda dari kanker lidah. Benarkah demikian?

Baca Juga: Yuk Kenali 7 Penyebab Sariawan

Bedakan antara Sariawan Berkepanjangan dan Kanker Lidah

Sariawan
Foto: Sariawan

Foto: medicalnewstoday.com

Kanker lidah adalah jenis kanker mulut yang biasanya berkembang di permukaan lidah. Tanda-tanda kanker lidah yang paling mencolok adalah luka pada lidah yang tidak sembuh dan lidah terasa sakit. Salah satunya adalah sariawan yang berkepanjangan.

Ya, jika sariawan berkepanjangan yang tak sembuh, yakni lebih dari 10 hari, ditambah dengan kesulitan menggunakan mulut dan/atau tenggorokan secara normal dan bahkan terasa sakit, terdapat perubahan warna di dalam mulut, dan terdapat bintik, bercak, luka, atau benjolan lainnya, segera pergi ke dokter untuk mendapat penanganan. Karena, itu bisa menjadi gejala terkena kanker lidah.

Walau begitu, sariawan berkepanjangan tak melulu dikaitkan dengan kanker lidah. Bisa juga merupakan infeksi jamur dan bakteri yang menyebabkan luka di lidah. Sehingga, perlu pemeriksaan lebih lanjut jika sariawan yang diderita sudah lebih dari 10 hari berturut-turut.

Menurut American Cancer Society, kanker rongga mulut adalah salah satu jenis penyakit di mana laki-laki mempunyai risiko paling besar daripada seorang wanita. World Health Organization (WHO) menjelaskan bahwa kanker rongga mulut bisa dikenali dengan terdapatnya lesi berwarna putih dan lesi berwarna merah yang tidak bisa dikerok dan memiliki tampilan berbeda dengan sariawan.

Sedangkan sariawan memiliki lesi berbentuk oval dengan bagian tengahnya berwarna putih sedikit kekuningan atau abu-abu, tepiannya pun terlihat kemerahan.

Baca Juga: Bahaya Kandungan Albothyl untuk Sariawan, Dapat Menyebabkan Kanker

Selalu Menjaga Kebersihan Mulut

Sariawan
Foto: Sariawan

Foto: ciroccodentalcenterpa.com

Tak dapat dipungkiri, penyakit sariawan sering kambuh pada diri kita. Namun, kita bisa mencegahnya sebelum itu terjadi kembali. Salah satunya adalah menjaga kebersihan mulut.

Menyikat gigi secara teratur dapat menjaga mulut kita bersih dan bebas dari makanan yang bisa memicu sakit. Gunakan sikat lembut untuk membantu mencegah iritasi pada jaringan mulut yang lembut, dan hindari pasta gigi dan larutan kumur yang mengandung natrium lauril sulfat.

Baca Juga: IUD, Kontrasepsi Aman untuk Wanita Tinggi Resiko Kanker Payudara

Tak hanya itu, kita juga bisa menyikat lidah kita dengan sikat lidah agar bersih. Selain itu, kita juga harus memilah makanan yang kita makan. Bukan hanya makanan sehat saja, tetapi hindari makanan yang berpotensi dapat menimbulkan alergi dan dapat mengiritasi mulut kita.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.