06 Oktober 2023

Karakteristik dan Sifat Kaca Lewat Ilmu Fisika untuk Edukasi Anak

Kenali dengan baik, ya, Moms!

Pengenalan karakteristik dan sifat kaca perlu dilakukan kepada anak.

Kaca menjadi salah satu benda yang paling sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Pengenalan karakteristik dan sifat kaca ini diajarkan saat anak berada di kelas 3-4 SD melalui pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam).

Nantinya, materi bahan kaca akan diajarkan secara lebih mendalam pada kelas X melalui mata pelajaran Fisika.

Sebelum buah hati mempelajarinya di sekolah, ada baiknya memberikan pengenalan mengenai karakteristik dan sifat kaca sebagai edukasi anak.

Sehingga, nantinya anak bisa mengenal benda tersebut dengan lebih baik.

Ingin tahu apa saja karakteristik dan sifat kaca? Untuk itu, simak penjelasannya berikut ini, ya Moms.

Baca Juga: Cara Menghormati Guru dalam Kehidupan Sehari-hari, Yuk Ajarkan

Pengertian Kaca

Kaca
Foto: Kaca (cinea.ec.europa.eu)

Kaca merupakan salah satu zat kimia yang mampu menembus cahaya karena meski tampilannya padat.

Akan tetapi, kaca terbuat dari bahan yang bersifat cair.

Kaca dibuat dari bahan bersifat cair dengan tingkat kepadatan yang tinggi dan struktur amorf sehingga benda ini memiliki tekstur yang padat.

Amorf adalah zat padat dengan struktur partikel yang tidak teratur.

Molekul di dalamnya memiliki susunan yang tidak stabil, baik secara kimia hingga fisika.

Baca Juga: 7 Lagu Daerah Papua Paling Populer, Ajarkan pada Si Kecil!

Secara fisika, zat amorf memiliki titik lebur dan titik didih yang tidak merata pada materinya sehigga mudah mengalami abrasi atau perubahan bentuk.

Inilah salah satu alasan yang menyebabkan bahan bermaterial kaca mudah sekali pecah atau retak.

Jadi, kalau ada benda yang dibuat dari bahan dasar kaca, zat amorf yang ada di dalamnya mudah berubah tergantung dari perubahan suhu yang terjadi.

Jenis-Jenis Kaca

Contoh Bahan Kaca
Foto: Contoh Bahan Kaca (Bluemountainsgazette.com.au)

Sebelum kita mengenal bagaimana karakteristik dan sifat kaca, ketahui terlebih dahulu jenis dari material ini.

Adapun kaca terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

1. Kaca Alami

Jenis yang pertama adalah kaca alami.

Kaca alami adalah kaca yang berasal dari obsidian yang terbentuk saat gunung berapi melelehkan bebatuan seperti granit yang nantinya setelah dingin akan berubah menjadi kaca.

Kaca alami sulit dijumpai karena hanya bisa terbentuk setelah gunung berapi meletus.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.