28 November 2019

STOP! Jangan Oleskan Tabir Surya pada Bayi, Ini Alasannya!

Pakaian yang tepat, tutup stroller, kacamata hitam

Moms, salah satu hal yang ingin Moms lakukan bersama Si Kecil adalah jalan-jalan bersamanya. Menikmati keindahan alam dengan menikmati matahari yang menyinari dan udara segar yang mengembus.

Tentunya sebelum Moms mengajak Si Kecil keluar, Moms akan melakukan serangkaian perlindungan agar Si Kecil tidak terpapar langsung oleh sinar mentari. Sebagian Moms akan mengoleskan tabir surya pada bayi untuk melindungi kulitnya yang masih sangat sensitif.

Namun ternyata mengoleskan tabir surya pada bayi merupakan keputusan yang salah lho Moms. Dilansir dari Babygaga, Hary Cheryl Sachs, seorang dokter anak dari U.S. Food and Drug Administration (FDA) menjelaskan bahwa tabir sutya tidak baik digunakan pada bayi yang baru saja lahir.

Baca Juga: Seperti Pada Kulit, Perlukah Memakai Sunscreen Rambut?

Ia pun memberikan peringatan keras pada orangtua yang memiliki bayi dalam rentang usia 0 hingga 6 bulan.

“Kulit bayi kurang matang dibandingkan dengan orang dewasa, dan bayi memiliki rasio luas permukaan terhadap berat badan yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa. Kedua faktor ini berarti bahwa paparan bayi terhadap bahan kimia dalam tabir surya mungkin jauh lebih besar, meningkatkan risiko efek samping dari tabir surya pada bayi."

Bayi baru lahir juga lebih cenderung menjilat atau mulut tangan, lengan, dan kaki mereka. Jelas, tabir surya tidak dimaksudkan untuk dicerna, tetapi itulah yang terjadi ketika kita membasahi bayi. Karena bayi memiliki kulit sensitif seperti itu, sangat penting bagi kita untuk melindungi mereka dari sinar matahari.

Selain lebih tipis dan lebih halus dari kulit orang dewasa, kulit bayi juga tidak memiliki mantel asam tertentu. Mantel ini memberikan perlindungan dari bakteri, virus, dan kehilangan air transepidermal (yang dapat menyebabkan dehidrasi).

Baca Juga: Maksimalkan Tabir Surya Bayi Dengan 3 Cara Ini

Bayi baru lahir juga tidak pandai mengatur suhu tubuh mereka sendiri. Menjaga mereka tetap dingin di hari-hari cerah adalah penting pada banyak tingkatan! Mencegah lebih baik daripada mengobati.

Lalu bagaimana cara melindungi bayi dari sengatan matahari?

Melansir dari Babygaga, beriktu cara yang harus Moms lakukan saat melindungi Si Kecil dari sengatan matahari :

1. Pilih Baju yang Tepat

tabir surya untuk bayi
Foto: tabir surya untuk bayi

Foto: pixabay

Moms, saat Moms mulai mengajak Si Kecil keluar rumah dan membuatnya terkena paparan mentari, Moms akan memberikan perlindungan untuknya yang maksimal.

Bukan dengan mengoleskan tabir surya pada bayi ya Moms. Moms dapat melindungi Si Kecil dengan memilih baju yang tepat untuk Si Kecil. Hindari pakaian dengan warna gelap, karena pakaian warna gelap justru akan menyerap sinar matahari.

Baca Juga: Jangan Remehkan Tabir Surya, Ini 3 Hal yang Akan Terjadi Saat Sunburn!

2. Gunakan Penutup Stroller

tabir surya untuk bayi
Foto: tabir surya untuk bayi

Foto: pixabay

Saat Moms mulai mengajak Si Kecil jalan-jalan keluar menggunakan stroller, jangan lupa untuk menutup bagian atasnya. Bagian atas stroller berguna untuk melindungi Si Kecil dari paparan sinar matahari.

3. Gunakan Kacamata Hitam

tabir surya untuk bayi
Foto: tabir surya untuk bayi (Orami Photo Stock)

Foto: pixabay

Terdengar asing, namun kini sebagian Moms menggunakan kacamata hitam untuk melindungi Si Kecil dari paparan sinar mentari. Kacamata hitam melindungi penglihatan Si Kecil yang langsung menatap sinar mentari.

Baca Juga: Alergi Tabir Surya, Kenali Gejala dan Cara Penanganannya

Nah itu dia Moms, caranya melindungi kulit Si Kecil dari sengatan sinar matahari dan mencegah Moms mengoleskan tabir surya pada bayi.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.