Home & Living

18 September 2021

Simak Cara Merawat Aglaonema, Tanaman Hias yang Tak Gampang Rewel!

Si Ratu Daun memang cantik menghias pekarangan maupun ruangan, ini cara merawatnya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Amelia Puteri

Hobi mengoleksi tanaman hias aglaonema atau sri rejeki? Apakah Moms tahu cara merawat bunga aglaonema?

Meskipun dikenal dengan perawatannya yang cukup mudah, merawat bunga aglaonema tetap saja butuh ketelatenan. Berikut ini adalah beberapa cara merawat bunga aglaonema.

Cara Merawat Aglaonema

Merawat bunga aglaonema

Foto: Orami Photo Stocks

Aglaonema, atau yang dikenal sebagai Chinese Evergreen, berasal dari keluarga Aroid. Kalau di Indonesia sendiri tanaman ini dikenal dengan Sri Rejeki.

Tumbuhan ini tumbuh liar di hutan hujan subtropis Thailand, Malaysia, dan Indonesia.

Ciri khas dari tanaman ini adalah warna daun yang cerah dan berwarna-warni dengan yang berpola mencolok, tidak heran ia dijuluki Si Ratu Daun.

Tidak hanya enak untuk dipandang, tanaman ini juga tergolong untuk mudah dirawat, baik di luar maupun di dalam rumah.

Karena warnanya membuat suasana lebih santai dan sejuk, biasanya tanaman ini sangat cocok ditempatkan di ruang tamu, kamar tidur, hingga ruang kantor.

Tanaman aglaonema ini bisa berbunga, namun bunganya berada di bawah daun dan dikelilingi oleh pelindung. Bunga betina berada di pangkal sementara bunga jantan lebih tinggi.

Cara merawat bunga aglaonema perlu diketahui agar bunga aglaonema awet dan bahkan dapat menghasilkan biji atau benih untuk menghasilkan tanaman baru.

Aglaonema cenderung tumbuh sangat lambat dan cenderung mudah merawatnya.

Hal yang unik bahwa mereka tidak banyak membutuhkan sinar matahari untuk bisa tumbuh. Mereka tetap bisa tumbuh meskipun di ruangan yang redup dengan cahaya lampu.

Meski begitu, mengetahui cara merawat bunga aglaonema yang tepat dapat menjadikannya sehat dan membuat daunnya semakin indah.

Simak ulasannya berikut ini ya, Moms!

Baca Juga: 5 Cara Mudah Merawat Tanaman Indoor, Yuk Terapkan!

1. Pencahayaan dan Suhu

Varietas warna daun hijau yang lebih gelap dari jenis tanaman ini bisa tumbuh di tempat yang teduh.

Sedangkan varietas dengan warna lebih terang cenderung membutuhkan sinar matahari yang cukup tanpa terkena sinarnya secara langsung.

Varietas yang berwarna ini bisa diletakkan di dekat jendela atau di dalam ruangan yang terang benderang.

Pada habitat alaminya, aglaonema memang jarang mendapatkan sinar matahari secara langsung, sehingga mereka memang akan tetap subur di dalam ruangan selama masih mendapatkan cahaya.

Kekurangannya, tanaman ini sangat sensitif dengan kondisi dingin, sehingga bunga aglaonema tidak bisa ditempatkan pada suhu di bawah 15°C.

Jangan langsung meletakkan tanaman di bawah ventilasi AC atau area yang banyak angin. Suhu yang terlalu tinggi bisa membuat daun lebih kasar.

2. Aturan Kelembapan dan Air yang Digunakan

Aglaonema berwarna lebih bisa bertahan hidup pada kondisi air yang lebih rendah, namun idealnya tanah tempat tumbuh aglaonema tidak sebaiknya dibiarkan kering.

Pada lingkungan alaminya, mereka hidup pada kelembapan yang cukup tinggi sehingga tanaman bisa menyerap sebagian kelembapan dari udara.

Moms dan Dads bisa menyemprot tanaman sesekali untuk meningkatkan kelembapan, atau bisa meletakkannya di atas nampan kerikil dengan air di dalamnya untuk memberi kelembapan ekstra.

3. Media Tanam yang Tepat

Cara merawat bunga aglaonema juga perlu memindahkan wadahnya setiap beberapa tahun.

Aglaonema tumbuh lambat, sehingga tanaman yang masih muda harus diganti potnya setiap tahun, sedangkan yang sudah dewasa setiap 3-5 tahun.

Daun aglaonema bisa tumbuh lebih baik jika akarnya dibatasi dengan ukuran pot yang lebih kecil.

Jangan lupa juga untuk memberikan drainase yang baik di dasar pot. Pastikan bahwa tanah yang digunakan haruslah ringan dan gembur, sehingga bisa mudah ditembus air.

Campuran tanah yang bisa digunakan biasanya terdiri dari tanah rindang, gambut, dan pasir dengan komposisi 2:1:1.

Bunga aglaonema juga bisa tumbuh secara hidroponik.

Baca Juga: 4 Tips Menanam dan Merawat Tanaman Buah di Dalam Pot (Tabulampot)

4. Jangan Lupa Menggemburkan Tanah

Cara merawat bunga aglaonema bisa dibilang sukses ketika muncul tunas baru atau anak aglaonema.

Melihat anak dari aglaonema pastinya momen yang sangat membahagiakan. Tandanya aglaonema tumbuh subur dan cocok dengan perawatannya.

Agar anak aglaonema ini bisa tumbuh baik, maka Moms perlu menggemburkan media tanamnya.

Jangan biarkan tanah menjadi keras dan jenuh. Tanah seperti ini bisa menyebabkan aglaonema tidak beranak karena tanah sulit ditembus tunas.

Moms dan Dads bisa menggemburkan tanah setidaknya satu bulan sekali atau gantilah tanahnya jika memang sudah mulai mengeras.

5. Bunga Aglaonema, Potong atau Rawat?

Jika biasanya bunga pada tanaman membawa banyak manfaat, berbeda dengan bunga Aglaonema.

Karena bisa mekar cukup lebat, dikutip dari Plant Care, produksi bunga pada aglaonema bisa menghabiskan banyak energi dan unsur hara.

Cara merawat bunga aglaonema tidak seperti pada tanaman lain. Jika dibandingkan dengan keindahan daunnya, bunga aglaonema tidaklah terlalu menarik.

Bunga aglaonema yang mekar ini menarik banyak nutrisi atau energi dari tanaman.

Hal ini bisa membuat pertumbuhan daun baru jadi lebih kecil, warna menjadi pucat bahkan terjadi distorsi. Jadi sebaiknya gunting saja bunga aglaonema agar tidak mengganggu kesehatan daunnya.

6. Bersihkan Gulma dari Aglaonema

Cara merawat bunga aglaonema selanjutnya adalah dengan membersihkan tanaman lain yang merugikan atau gulma di sekitarnya.

Gulma bisa hidup alami di tanah dan bisa tumbuh meski tidak ditanam.

Ada beberapa jenis gulma yang biasanya ditemukan, misalnya seperti rumput-rumputan, teki-tekian, gulma pakis-pakisan, dan gulma daun lebar.

Semakin banyak gulma, maka pertumbuhan tanaman juga semakin terhambat. Cabuti tanaman liar ini hingga ke akar agar suplai nutrisi dan air tidak berkurang untuk aglaonema kesayangan.

Baca Juga: Yuk Coba Berkebun di Rumah, Ini 9 Tanaman yang Perawatannya Paling Mudah

Penyebab Kerusakan Aglaonema

Gangguan pada bunga aglaonema

Foto: Unsplash.com

Moms sudah tahu tentang cara merawat bunga aglaonema. Sebenarnya, banyak faktor yang bisa menyebabkan kerusakan pada tanaman.

Sama halnya dengan tanaman lain, aglaonema juga bisa rentan terkena penyakit. Berbagai penyakit ini perlu Moms dan Dads perhatikan sebagai cara merawat bunga aglaonema yang baik.

Berikut adalah beberapa penyebab kerusakan pada aglaonema.

1. Kutu

Siapa bilang jika tanaman tidak bisa terhindar dari serangan kutu? Kutu putih merupakan hama yang sering menyerang tanaman pada bagian batang dan daun di bagian bawah.

Kutu putih ini bisa menghisap cairan daun dan juga meninggalkan jelaga di daun. Selain itu, kutu putih juga dapat menyerang akar sehingga tanaman jadi layu dan daunnya lebih kerdil.

2. Bakteri

Bakteri biasanya akan muncul pada daun aglaonema, sehingga bisa merusak keindahan corak dan warnanya. Tanda-tanda kemunculan bakteri adalah timbulnya bercak hitam, coklat tua, atau abu-abu pada daun.

Sebagai langkah penanganan dan cara merawat bunga aglaonema, Moms bisa langsung memotong daun yang terkena bakteri supaya tidak menyebar pada daun lainnya.

3. Jamur

Sesuatu yang berlebihan tentunya memang tidak baik. Sama halnya seperti penyiraman tanaman.

Dalam cara merawat bunga aglaonema, jika aglaonema ini disiram secara berlebihan, jamur bisa tumbuh dan merusak tanaman.

Jika Moms dan Dads melihat jamur di sekitar tanaman, langsung pangkas saja supaya tidak terkena bagian tanaman. Hal ini juga mencegah penyebaran jamur pada semua bagian tanaman.

4. Myrothecium

Penyakit yang ditandai dengan munculnya bentuk oval di tepi daun dan cukup sering terjadi pada tanaman.

Hal ini biasanya disebabkan akibat penggunaan pupuk nitrogen terlalu banyak. Bercak yang ditimbulkan pun bisa berukuran besar dengan warna abu-abu pada daun.

Tentu saja, hal ini bisa mengurangi kecantikan Si Ratu Daun.

Baca Juga: Selain Jadi Hobi, Ini 5 Manfaat Berkebun untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Cara Budidaya Tanaman Aglaonema

Budidaya aglaonema

Foto: Unsplash.com

Menurut University of Florida, aglaonema merupakan hermafrodit atau tumbuhan dengan bunga sempurna, di mana bunganya berisi bunga jantan (staminate) di paruh atas dan bunga betina (pistillate) di bagian bawah.

Tidak hanya mengetahui cara merawat bunga aglaonema, ada beberapa cara yang bisa Moms dan Dads lakukan untuk membudidayakan tanaman ini.

1. Cara Menanam dengan Stek

Stek merupakan cara menanam pucuk indukan tanaman. Pilih indukan yang punya batang cukup kokoh dan setidaknya memiliki 5 daun yang masih tersisa setelah dicabut pucuknya.

Ini agar setelah dipotong pucuknya, indukan masih tetap hidup. Potong pucuk indukan, setidaknya hingga 6 sampai 7 ruas daun. Tanamlah pucuk ini di media tanam dan letakkan pada tempat yang cukup teduh.

2. Tanam dengan Menggunakan Biji

Salah satu alasan mengetahui cara merawat bunga aglaonema yang tepat adalah untuk mengambil bijinya. Bijinya dapat ditanam kembali agar menghasilkan bunga aglaonema yang baru.

Agar bisa menanam aglaonema saat masih benih, pilihlah biji dari induk tanaman yang cukup berumur atau tua. Agar kecambah cepat pecah, Moms dan Dads bisa rendam biji sekitar 2-3 jam sebelum ditanam.

Tanam biji ini nantinya di dalam pot atau polybag dengan media tanam yang masih steril. Lakukan penyiraman secara teratur, agar tanaman cepat mengeluarkan cabang. Sekitar 4-6 bulan kemudian, biasanya aglaonema kecil sudah tumbuh.

Baca Juga: Moms Suka Bunga Krisan? Yuk Ikuti Cara Menanam Bunga Krisan Berikut!

3. Menanam Aglaonema dengan Cangkok

Menanam aglaonema dengan cangkok, cukup mudah tapi butuh ketelitian. Ada dua kemungkinan yang bisa terjadi ketika melakukan cangkok.

Jika berhasil, maka Moms dan Dads bisa mendapat tanaman baru secara cepat. Tapi, sebaliknya jika gagal maka indukan yang dicangkok bisa mengalami pembusukan pada batang.

Moms dan Dads bisa memilih indukan yang mempunyai batang kokoh dan berwarna coklat. Lalu kelupas sedikit bagian batang hingga terlihat bagian dalamnya yang berwarna putih.

Lapis bagian ini dengan kombinasi pasir malang, humus, tanah sekam, dan juga pakis dengan masing-masing perbandingan 5:2:1:2. Lalu, bungkus dengan plastik.

Setelah dibungkus rapat, beri lubang kecil di plastik untuk sirkulasi udara dan lubang pengakaran. Semprot plastik minimal 2 kali sehari dan tanaman baru akan tumbuh dalam 3-4 minggu.

Itulah tadi beberapa cara merawat bunga aglaonema.

Bagaimana? Cukup mudah 'kan perawatannya, Moms? Semoga informasi tadi bermanfaat bagi Moms dan Dads yang ingin merawat aglaonema.

Sumber:

  • https://tipsplants.com/plants/house-plants/aglaonema
  • http://www.plant-care.com/aglaonema-plant.html
  • https://www.thejoyofplants.co.uk/aglaonema
  • https://edis.ifas.ufl.edu/publication/ep382
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait