Parenting Islami

12 April 2021

5 Tips Berhubungan saat Puasa Ramadan, Moms dan Dads Wajib Tahu!

Ssstt.. Ketahui juga pahala, larangan, dan konsekuensinya ya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Waktu malam hari yang biasanya para pasangan suami istri untuk bercinta. Semenjak bulan puasa kini beralih menjadi waktu untuk tadarus ataupun salat sunah malam. Lantas apakah sebenarnya berhubungan saat puasa Ramadan dibolehkan? Mari simak tips berhubungan saat puasa Ramadan.

Bagaimana dengan berhubungan waktu sebelum sahur? Aduh, kan harus salat Subuh nanti. Masa, sih, harus mandi wajib di dini hari?

Nyatanya, tak sedikit pasangan yang kerepotan mengatur waktu bercinta selama Ramadan. Dan akhirnya, banyak di antara mereka yang menyerah dan memilih untuk ‘puasa’ selama satu bulan. 

Memang bulan Ramadan, bercinta dengan pasangan terlarang untuk dilakukan di siang hari. Namun, di malam hari, bercinta boleh-boleh saja dilakukan.

Sebenarnya, Maoms memiliki waktu setelah berbuka puasa hingga setelah imsak untuk bercinta.

Cukup panjang waktu yang Moms punya, bukan? Nah, sekarang tinggal mencari waktu untuk melakukannya.

Baca Juga: 5 Tips Merangsang Suami untuk Seks yang Menakjubkan

Tips Berhubungan saat Puasa Ramadan

5 Posisi Seks yang Bisa Memudahkan Wanita Orgasme 4.jpg

Foto: Orami Stock Photos

Berhubungan suami istri diperbolehkan di bulan Ramadan tapi saat berpuasa di siang hari. Layaknya makanan dan minuman, kebutuhan biologis bagi pasangan rumah tangga harus terpenuhi.

Dalam Alquran Allah SWT berfirman: “Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu.

Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam,

(tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.” (QS Al-Baqarah: 187).

Karena itu, mari simak tipis berhubungan saat puasa Ramadan di bawah ini.

1. Waktu Ideal untuk Berhubungan

Tips berhubungan saat puasa Ramadan yang pertama adalah menentukan waktu yang tepat untuk bercinta. Idealnya, Moms bisa memanfaatkan waktu setelah berbuka puasa dan salat Magrib.

Menyelinaplah sebentar masuk ke kamar tidur. Kemudian menjelang waktu Isya dan salat Tarawih, Moms bisa segera mandi untuk membersihkan diri.

Pilihan waktu lainnya adalah malam hari setelah semua ibadah malam selesai dilakukan, atau menjelang tidur. Mau tak mau, mandi pada dini hari sebelum Subuh harus Moms lakukan.

Tentu saja frekuensi bercinta dengan pasangan di bulan Ramadan tak bisa dilakukan sesering biasanya.

Jika frekuensi bercinta Moms biasanya 2-3 kali seminggu, bulan ini cukuplah 1-2 kali seminggu. Namanya juga sedang fokus beribadah, bukan?

Baca Juga: 5 Tips Bercinta di Sofa, Yuk Dicoba!

2. Durasi Bercinta

Ini 5 Posisi Seks yang Cocok untuk Pasangan Pasca Bertengkar 1.jpg

Foto: Orami Stock Photos

Mengenai durasi bercinta, tips berhubungan saat puasa Ramadan berikut ini juga perlu diperhatikan.

Jika Moms memilih waktu antara Magrib dan Isya, tentu saja Moms tak punya waktu banyak-banyak. Cobalah quickie sex yang tidak membutuhkan waktu lama.

Dilansir dari Cosmopolitan, quickie sex bisa jadi menyenangkan dan sangat praktis dilakukan di waktu terbatas.

Kurang seru? Kreatiflah dengan mencoba berbagai posisi dan lokasi, sehingga meski durasi singkat sekalipun, tetap terasa menyenangkan.

Lagipula, quickie cocok dilakukan saat bulan puasa, karena umumnya setelah seharian berpuasa, tubuh masih sedikit lemas dan kurang bertenaga.

Bila memang waktu dan lokasi sangat terbatas untuk bercinta, Moms bisa tetap mengikuti tips berhubungan saat puaa Ramadan melalui cara lain.

Misalnya saja, mengobrol intim berdua di tempat tidur, berbuka puasa atau makan malam berdua di tempat romantis, dan melakukan hal-hal bersama lainnya.

3. Mandi Wajib setelah Berhubungan

Tips berhubungan saat puasa Ramadan berikutnya yakni mandi wajib. Jangan lupa untuk Moms dan Dads segera mandi wajib setelah berhubungan sebelum waktu ibadah, misalnya salat Isya atau salat Subuh.

Dalam menjalani salat, tubuh harus dalam keadaan suci dan bersiap untuk menjalani puasa sehari penuh.

Jika melewati waktu mandi dan baru mandi wajib setelah azan Subuh, puasa tetap boleh dijalani.

Menurut hadits ‘Aisyah RA: “Rasulullah SAW pernah menjumpai waktu fajar di bulan Ramadan dalam keadaan junub bukan karena mimpi basah, kemudian beliau mandi dan tetap berpuasa.” (HR Muslim).

Baca Juga: Ini Aturan Puasa Sunnah Idul Adha, Sudah Tahu?

4. Percaya Diri

tips-berhubungan-saat-puasa-ramadhan.jpg

Foto: Orami Stock Photos

Seperti kita ketahui hukum berhubungan intim di bulan puasa boleh setelah waktu berpuasa selesai. Nah tips berhubungan saat puasa Ramadan selanjutnya yakni menjauhkan pikiran dari rasa bersalah.

Percaya dirilah dan hindari memikirkan dosa saat berhubungan di bulan puasa. Sebab, dosa yang dimaksud adalah apabila hubungan intim dilakukan sebelum waktu berbuka puasa. Jadi tenang saja, jangan sampai hal ini mengganggu hubungan Moms dan pasangan.

Buatlah suasana nyaman dan tetap menikmati waktu bersama untuk bermesraan sepanjang bulan puasa tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah.

5. Asupan Gizi Terpenuhi

Selama bulan puasa, perlu memerhatikan asupan gizi yang seimbang agar energi dan stamina tetap maksimal.

Tips berhubungan saat puasa Ramadan selanjutnya ini tak boleh dilewati ya. Pastikan Moms mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang, seperti karbohidrat kompleks, vitamin, protein, mineral, dan serat saat sahur dan berbuka.

Bila perlu, konsumsi suplemen vitamin dan cairan tubuh terpenuhi demi menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh selama berpuasa.

Baca Juga: Aturan ke Dokter Selama Bulan Puasa di Masa Pandemi

Pahala Berhubungan saat Puasa Ramadan

Ini Hukum Tips Berhubungan Saat Puasa Ramadhan, Moms dan Dads Wajib Tahu!

Foto: Orami Stock Photos

Selain berhubungn dibolehkan dalam bulan puasa, ada pahala dari menjalankan tips berhubungan saat puasa Ramadan.

Meski telah berpuasa penuh dan masih tetap beraktivitas, pahala dari tips berhubungan saat puasa Ramadan adalah cukup besar. Begitu pula untuk suami dan sang istri yang iklhlas melakukannya.

Baca Juga: Ini Posisi Hubungan Suami Istri dalam Islam dan Adabnya, Catat!

Sebuah hadis dari Jabir bin ‘Abdillah, bahwasanya Rasulullah SAW pernah melihat seorang wanita, lalu ia mendatangi istrinya Zainab yang saat itu sedang menyamak kulit miliknya. Lantas beliau menyelasaikan hajatnya (dengan berhubungan intim), lalu keluar menuju para sahabatnya seraya berkata:

“Sesungguhnya wanita datang dalam rupa setan, dan pergi dalam rupa setan. Jika seorang di antara kalian melihat seorang wanita yang menakjubkan (tanpa sengaja), maka hendaknya ia mendatangi (bersetubuh dengan) istrinya, karena hal itu akan menolak sesuatu (berupa syahwat) yang terdapat pada dirinya.” (HR Muslim).

Saat puasa tentunya harus bisa mengendalikan diri dari syahwat. Oleh karena itu, saat istri berhubungan seks dengan suami saat Ramadan, bukan hanya berpahala tapi juga dapat menjauhkan suami dari maksiat akibat tidak bisa menjaga pandangannya.

Dalam sebuah hadis, Aisyah RA berkata: “Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah (suami) yang paling baik terhadap keluarganya dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.” (HR At- Tirmidzi).

Karena itu, segeralah menjalani tips berhubungan saat puasa Ramadan. Hal ini juga merupakan sebuah kebaikan yang dilakukan oleh suami dan istri sebagai bentuk kebahagiaan. Apalagi jika Rasulullah SAW pernah melakukannya, ini menjadi bagian dari sunnah nabi.

Larangan saat Puasa dan Konsekuensinya

tips berhubungan saat puasa ramadhan-2.jpg

Foto: Orami Stock Photos

Mengutip dalam Rumaysho, berhubungan intim yang dilakukan di siang hari saat puasa Ramadan, adanya hukuman yang berat atau kafaroh.

Menurut penjelasan dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, wajib bagi yang berhubungan intim suami istri di siang bulan Ramadan untuk membayar kafaroh dengan beberapa pilihan yakni membebaskan satu orang budak, jika tidak diperoleh, berpuasa dua bulan berturut-turut,jika tidak mampu, memberi makan kepada 60 orang miskin.

Bentuk kafaroh ini untuk menebus kesalahan di bulan Ramadan sebab bulan Ramadan adalah bulan suci untuk umat Muslim beribadah. Kafaroh ini hanya berlaku bagi puasa di bulan Ramadan, namun tidak berlaku pada puasa qodho’ dan puasa sunnah lainnya. Pendapat ini dianut oleh Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di.

Selain itu, jika melanggar tips berhubungan saat puasa Ramadan di atas, akan mendapat dosa besar karena dalam hadits disebut sebagai suatu kebinasaan.

Jika seseorang tidak mampu menunaikan kafaroh lantas orang lain yang menunaikannya, maka itu dianggap sah. Maka, kafarohnya dapat diberikan kepada yang punya kewajiban dan yang melanggar tips berhubungan saat puasa Ramadan.

Namun hadits ini tak menjadi patokan orang tidak mampu untuk menggugurkan kewajiban membayar kafaroh.. Kafaroh itu seperti halnya utang, bisa gugur jika pemberi utang menggugurkannya.

Jadi sebaiknya ikuti anjuran tips berhubungan saat Ramadan di atas saja ya, Moms.

Baca Juga: Ingin Coba Posisi Seks Berdiri? Ini 5 Tipsnya!

Percayalah, jika dilakukan bersama dengan pasangan, apalagi di bulan yang penuh ibadah seperti ini, semua akan terasa menyenangkan, kok.

Setelah Ramadan usai, Moms akan kembali mendapatkan waktu intim bersama pasangan kapanpun Moms inginkan.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait