23 Maret 2023

Tips Berhubungan saat Puasa Ramadan, Wajib Tahu Moms!

Ssstt.. Ketahui juga pahala, larangan, dan konsekuensinya ya
Tips Berhubungan saat Puasa Ramadan, Wajib Tahu Moms!

Apakah sebenarnya berhubungan saat puasa Ramadan dibolehkan? Mari simak tips berhubungan saat puasa Ramadan, Moms.

Malam hari biasanya dilakukan pasangan suami istri untuk bercinta, tapi kini beralih menjadi waktu untuk tadarus atau salat sunah.

Jadi, kapan, ya, waktu yang tepat untuk berhubungan di bulan puasa? Bagaimana dengan berhubungan waktu sebelum sahur?

Aduh, kan harus salat Subuh nanti. Masa, sih, harus mandi wajib di dini hari?

Nyatanya, tak sedikit pasangan yang kerepotan mengatur waktu bercinta selama Ramadan.

Sehingga, banyak di antara mereka yang menyerah dan memilih untuk ‘puasa’ selama satu bulan. 

Selama bulan Ramadan, bercinta dengan pasangan memang dilarang dilakukan di siang hari, tetapi di malam hari, bercinta boleh-boleh saja dilakukan.

Sebenarnya, Moms memiliki waktu setelah berbuka puasa hingga setelah imsak untuk bercinta.

Cukup panjang waktu yang Moms punya, bukan? Nah, untuk itu yuk simak tips berhubungan saat puasa Ramadan di bawah ini.

Baca Juga: Apakah Menangis Saat Puasa Ramadan Dapat Membatalkan Puasa dan Mengurangi Pahala?

Tips Berhubungan saat Puasa Ramadan

Tips Berhubungan saat Puasa Ramadan (Orami Photo Stock)
Foto: Tips Berhubungan saat Puasa Ramadan (Orami Photo Stock)

Berhubungan suami istri tidak diperbolehkan di bulan Ramadan pada siang hari, ini karena berhubungan intim termasuk hal-hal yang membatalkan puasa.

Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman:

“Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan istri-istri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka.

Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu.

Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.

Kemudian, sempurnakanlah puasa itu sampai malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beritikaf dalam mesjid.

Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.” (QS Al-Baqarah: 187).

Karena itu, mari simak tipis berhubungan saat puasa Ramadan di bawah ini.

1. Waktu Ideal untuk Berhubungan

Tips berhubungan saat puasa Ramadan yang pertama adalah menentukan waktu yang tepat untuk bercinta.

Idealnya, Moms bisa memanfaatkan waktu setelah berbuka puasa dan salat Magrib.

Menyelinaplah sebentar masuk ke kamar tidur. Kemudian menjelang waktu Isya dan salat Tarawih, Moms bisa segera mandi untuk membersihkan diri.

Pilihan waktu lainnya adalah malam hari setelah semua ibadah malam selesai dilakukan, atau menjelang tidur.

Mau tak mau, mandi pada dini hari sebelum Subuh harus Moms lakukan.

Tentu saja frekuensi bercinta dengan pasangan di bulan Ramadan tak bisa dilakukan sesering biasanya.

Jika frekuensi bercinta Moms biasanya 2-3 kali seminggu, bulan ini cukuplah 1-2 kali seminggu. Namanya juga sedang fokus beribadah, bukan?

Baca Juga: Apakah Mengupil Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya

2. Durasi Bercinta

Tips Berhubungan saat Puasa Ramadan (Orami Photo Stock)
Foto: Tips Berhubungan saat Puasa Ramadan (Orami Photo Stock)

Mengenai durasi bercinta, tips berhubungan saat puasa Ramadan berikut ini juga perlu diperhatikan.

Jika Moms memilih waktu antara Magrib dan Isya, tentu saja Moms tak punya waktu banyak-banyak.

Cobalah quickie sex yang tidak membutuhkan waktu lama.

Dilansir dari Cosmopolitan, quickie sex bisa jadi menyenangkan dan sangat praktis dilakukan di waktu terbatas.

Kurang seru? Kreatiflah dengan mencoba berbagai posisi dan lokasi sehingga meski durasi singkat sekalipun, tetap terasa menyenangkan.

Lagipula, quickie cocok dilakukan saat bulan puasa karena umumnya setelah seharian berpuasa, tubuh masih sedikit lemas dan kurang bertenaga.

Bila memang waktu dan lokasi sangat terbatas untuk bercinta, Moms bisa tetap mengikuti tips berhubungan saat puaa Ramadan melalui cara lain.

Misalnya saja, mengobrol intim berdua di tempat tidur, berbuka puasa atau makan malam berdua di tempat romantis, dan melakukan hal-hal bersama lainnya.

3. Mandi Wajib setelah Berhubungan

Tips berhubungan saat puasa Ramadan berikutnya yakni mandi wajib.

Jangan lupa untuk Moms dan Dads segera mandi wajib setelah berhubungan sebelum waktu ibadah, misalnya salat Isya atau salat Subuh.

Dalam menjalani salat, tubuh harus dalam keadaan suci dan bersiap untuk menjalani puasa sehari penuh.

Jika melewati waktu mandi dan baru mandi wajib setelah azan Subuh, puasa tetap boleh dijalani.

Menurut hadis ‘Aisyah RA:

“Rasulullah SAW pernah menjumpai waktu fajar di bulan Ramadan dalam keadaan junub bukan karena mimpi basah, kemudian beliau mandi dan tetap berpuasa.” (HR Muslim).

Baca Juga: Bolehkah Puasa sebelum Mandi Wajib? Ini Jawabannya!

4. Percaya Diri

Tips Berhubungan saat Puasa Ramadan (Orami Photo Stocks)
Foto: Tips Berhubungan saat Puasa Ramadan (Orami Photo Stocks)

Seperti kita ketahui hukum berhubungan intim di bulan puasa boleh setelah waktu berbuka puasa.

Nah, tips berhubungan saat puasa Ramadan selanjutnya yakni menjauhkan pikiran dari rasa bersalah.

Percaya dirilah dan hindari memikirkan dosa saat berhubungan di bulan puasa.

Sebab, dosa yang dimaksud adalah apabila hubungan intim dilakukan sebelum waktu berbuka puasa.

Jadi tenang saja, jangan sampai hal ini mengganggu hubungan Moms dan pasangan.

Buatlah suasana nyaman dan tetap menikmati waktu bersama untuk bermesraan sepanjang bulan puasa tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah.

5. Asupan Gizi Terpenuhi

Selama bulan puasa, perlu memerhatikan asupan gizi yang seimbang agar energi dan stamina tetap maksimal.

Tips berhubungan saat puasa Ramadan selanjutnya ini tak boleh dilewati ya.

Pastikan Moms mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang, seperti karbohidrat kompleks, vitamin, protein, mineral, dan serat saat sahur dan berbuka.

Bila perlu, konsumsi suplemen vitamin dan cairan tubuh terpenuhi demi menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh selama berpuasa.

Baca Juga: 3 Tips Berjemur untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh Tetap Optimal, Coba Yuk!

Pahala Berhubungan saat Puasa Ramadan

Ilustrasi Berhubungan (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Berhubungan (Orami Photo Stock)

Selain berhubungan dibolehkan selama bulan puasa, ada pahala dari berhubungan saat puasa Ramadan, lho Moms.

Meski telah berpuasa penuh dan masih tetap beraktivitas, pahala dari berhubungan saat puasa Ramadan adalah cukup besar.

Begitu pula untuk suami dan sang istri yang iklhlas melakukannya.

Baca Juga: Ini Posisi Hubungan Suami Istri dalam Islam dan Adabnya, Catat!

Sebuah hadis dari Jabir bin ‘Abdillah, bahwasanya Rasulullah SAW pernah melihat seorang wanita, lalu ia mendatangi istrinya Zainab yang saat itu sedang menyamak kulit miliknya.

Lantas beliau menyelasaikan hajatnya (dengan berhubungan intim), lalu keluar menuju para sahabatnya seraya berkata:

“Sesungguhnya wanita datang dalam rupa setan, dan pergi dalam rupa setan. Jika seorang di antara kalian melihat seorang wanita yang menakjubkan (tanpa sengaja);

maka hendaknya ia mendatangi (bersetubuh dengan) istrinya, karena hal itu akan menolak sesuatu (berupa syahwat) yang terdapat pada dirinya.” (HR Muslim).

Saat puasa tentunya harus bisa mengendalikan diri dari syahwat.

Oleh karena itu, saat istri berhubungan seks dengan suami di bulan Ramadan, bukan hanya berpahala tapi juga dapat menjauhkan suami dari maksiat akibat tidak bisa menjaga pandangannya.

Dalam sebuah hadis, Aisyah RA berkata:

“Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah (suami) yang paling baik terhadap keluarganya dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.” (HR At- Tirmidzi).

Karena itu, segeralah menjalani tips berhubungan saat puasa Ramadan.

Hal ini juga merupakan sebuah kebaikan yang dilakukan oleh suami dan istri sebagai bentuk kebahagiaan.

Apalagi jika Rasulullah SAW pernah melakukannya, ini menjadi bagian dari sunnah nabi.

Larangan saat Puasa dan Konsekuensinya

Tips Berhubungan saat Puasa Ramadan
Foto: Tips Berhubungan saat Puasa Ramadan (Freepik.com/odua)

Mengutip dalam Rumaysho, berhubungan intim yang dilakukan di siang hari saat puasa Ramadan, adanya hukuman yang berat atau kafaroh.

Menurut penjelasan dari hadis Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, wajib bagi yang berhubungan intim suami istri di siang bulan Ramadan untuk membayar kafaroh dengan beberapa pilihan, seperti:

  • Membebaskan satu orang budak
  • Jika tidak diperoleh, berpuasa dua bulan berturut-turut
  • Jika tidak mampu, memberi makan kepada 60 orang miskin

Bentuk kafaroh ini dilakukan untuk menebus kesalahan di bulan Ramadan sebab bulan Ramadan adalah bulan suci untuk umat Muslim beribadah.

Kafaroh ini hanya berlaku bagi puasa di bulan Ramadan, tapi tidak berlaku pada puasa qada dan puasa sunah lainnya.

Pendapat ini dianut oleh Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di.

Selain itu, jika melanggar tips berhubungan saat puasa Ramadan di atas, akan mendapat dosa besar karena dalam hadis disebut sebagai suatu kebinasaan.

Jika seseorang tidak mampu menunaikan kafaroh lantas orang lain yang menunaikannya, itu dianggap sah.

Maka, kafarohnya dapat diberikan kepada yang punya kewajiban dan yang melanggar.

Namun, hadis ini tak menjadi patokan orang tidak mampu untuk menggugurkan kewajiban membayar kafaroh.

Karena, kafaroh dianggap seperti halnya utang, bisa gugur jika pemberi utang menggugurkannya.

Jadi, sebaiknya ikuti anjuran tips berhubungan saat Ramadan di atas saja ya, Moms.

Baca Juga: 7+ Cara Menahan Lapar saat Puasa, Praktikkan Yuk!

Percayalah, jika dilakukan bersama dengan pasangan, apalagi di bulan yang penuh ibadah seperti ini, semua akan terasa menyenangkan, kok.

Setelah Ramadan usai, Moms akan kembali mendapatkan waktu intim bersama pasangan kapanpun Moms inginkan. Selamat berpuasa!

  • https://rumaysho.com/3476-hubungan-intim-di-siang-hari-bulan-ramadhan.html
  • https://www.cosmopolitan.com/sex-love/g5791/quickie-sex-positions-for-when-you-literally-cant-wait/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb