25 Mei 2023

Kabar Bahagia! Vaksin HPV Gratis untuk Siswi Kelas 5-6 SD

Di luar siswi kelas 5 dan 6 SD bisa mendapatkan vaksin secara mandiri
Kabar Bahagia! Vaksin HPV Gratis untuk Siswi Kelas 5-6 SD

Foto: Freepik

Kabar bahagia untuk perempuan di Indonesia. Sebab, mulai tahun ini berhak mendapatkan vaksin HPV gratis, khusus untuk anak perempuan kelas 5 hingga 6 SD.

Budi Gunadi Sadiki, Menteri Kesehatan RI, menyebut vaksinasi HPV gratis ini akan menjadi bagian dalam program imunisasi rutin.

Seperti yang sudah Moms ketahui, vaksin HPV berguna untuk mencegah sekaligus membantu melindungi tubuh dari jenis HPV yang menyebabkan kanker serviks.

Yuk, Moms simak informasi lengkapnya di bawah ini.

Baca Juga: Vaksin HPV untuk Cegah Kanker Serviks jadi Vaksin Wajib, Seberapa Penting?

Vaksin HPV Gratis

Vaksin HPV Gratis
Foto: Vaksin HPV Gratis (Indonesiabaik.id)

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, vaksin HPV gratis ini akan diberikan pada anak perempuan yang duduk dikelas 5 dan 6 SD.

Pemberian vaksin HPV di tahun 2023 ini disebutkan akan lebih luas dan merata.

Sebelumnya, hanya 8 provinsi yang mendapatkan vaksin HPV gratis, sekarang 34 provinsi bisa mendapatkannya secara gratis juga.

"Vaksin HPV diberikan kepada anak perempuan kelas 5 dan 6 SD. Tahun ini akan diberikan secara merata di 34 Provinsi di Indonesia," ujar Budi mengutip dari laman resmi Sehat Negeriku.

Program pemberian vaksinasi HPV secara gratis ini, diberikan guna menekan angka pengidap kanker leher rahim (kanker serviks) pada wanita.

Baca Juga: Serba-serbi Kanker Ovarium, Berbeda dengan Kanker Serviks!

Program Percontohan HPV DNA Test

Ilustrasi Vaksin HPV Gratis
Foto: Ilustrasi Vaksin HPV Gratis (metroparent.com)

Masih mengutip dari Sehat Negeriku, selain vaksinasi, Kemenkes juga menyiapkan program percontohan untuk pemeriksaan kanker serviks menggunakan metode HPV DNA test.

Namun, HPV DNA test baru ada di lima kota di DKI Jakarta, yaitu:

  • Jakarta Pusat
  • Jakarta Barat
  • Jakarta Selatan
  • Jakarta Utara, dan
  • Jakarta Timur.

Hal tersebut dilakukan karena ke depannya akan ada tambahan program pengembangan metode Genome Sequencing (kanker serviks) di 38 Laboratorium Kesehatan Masyarakat di Indonesia.

Baca Juga: Manfaat Pap Smear untuk Deteksi Kanker Serviks, Begini Prosesnya!

Sasaran Vaksin HPV

Ilustrasi Vaksin HPV
Foto: Ilustrasi Vaksin HPV (Orami Photo Stock)

Sasaran vaksin HPV adalah anak perempuan kelas 5-6 SD atau anak perempuan usia 10 hingga 13 tahun.

Vaksinasi juga bisa diberikan pada anak usia di atas 14 tahun dengan catatan belum aktif secara seksual.

Vaksin diberikan sebanyak tiga dosis dengan jeda enam bulan.

Nah, program gratis ini memang menyasar anak perempuan kelas 5-6 SD, tapi orang dewasa yang aktif secara seksual bisa mendapatkan vaksin HPV.

Vaksinasi di luar usia yang menjadi sasaran pemerintah, bisa didapatkan secara mandiri dengan pemberian tiga dosis.

Tentang Vaksin HPV

Ilustrasi Vaksin
Foto: Ilustrasi Vaksin (cppdocs.org)

Mengutip dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), vaksin human papilloma virus atau HPV adalah vaksin untuk mencegah penyakit yang disebabkan oleh virus HPV.

Virus tersebut bisa menginfeksi manusia pada sel epitel di kulit dan membran mukosa (salah satunya adalah daerah kelamin), dan dapat menyebabkan keganasan atau kanker.

Selama ini beberapa masyarakat beranggapan bahwa vaksinasi HPV pada anak-anak tidak perlu diberikan karena usia tersebut belum aktif secara seksual.

Namun, vaksin HPV justru harus diberikan sebelum seseorang berhubungan seksual, lho Moms.

Akan terlambat jika vaksin HPV baru diberikan saat seseorang sudah aktif secara seksual karena pasangan seks berisiko terinfeksi HPV.

Masih mengutip dari IDAI, pemberian vaksin HPV 2 dosis pada anak usia 10-13 tahun terbukti membentuk kadar antibodi yang tidak lebih rendah dibandingkan dengan pemberian 3 dosis pada usia 16-18 tahun.

Jadi, vaksin HPV ini sangat penting ya, Moms. Jangan ragu diberikan kepada Si Kecil!

Baca Juga: Mengenal Herpes Zoster, Jenis Herpes di Leher yang Mirip Cacar Air

Kisaran Harga untuk Vaksin HPV Mandiri

Ilustrasi Vaksin HPV
Foto: Ilustrasi Vaksin HPV (Freepik.com/freepik)

Perempuan yang di luar sasaran vaksin HPV gratis oleh pemerintah, bisa mendapatkan vaksin ini secara mandiri.

Harganya beragam tergantung tempat Moms mendapatkan vaksin tersebut.

Vaksin ini diberikan sebanyak tiga suntikan. Ini kisaran harganya di beberapa tempat.

  • RSIA Brawijaya Antasari, berkisar di angka Rp1.000.000 per sekali suntik.
  • Laboratorium Klinik Prodia Women’s Health Center (PWHC), berkisar di angka Rp3.100.000 untuk tiga kali periode vaksinasi.
  • MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, berkisar Rp950.000 per sekali suntik.
  • RS EMC Sentul, dimulai dari harga Rp2.500.000.
  • RS dr. Abdul Radjak Cileungsi, berkisar dari angka Rp 950.000.

Jika Moms ingin mendapatkan vaksin di rumah sakit yang Moms inginkan, bisa mencari harganya terlebih dahulu.

Sebab, setiap rumah sakit menawarkan harga yang berbeda.

Itulah informasi seputar vaksin HPV gratis. Bagaimana menurut Moms?

  • https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20230522/2543044/cegah-kanker-pemerintah-gencarkan-program-promotif-dan-preventif/
  • https://indonesiabaik.id/infografis/vaksinasi-hpv-bersifat-wajib-dan-dibiayai-negara

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.