15 Juli 2020

Warna Mata Ternyata Ungkapkan Kesehatan Tubuh Kita! Ini Dia Penjelasannya

Warna mata yang berbeda setiap orang bisa menggambarkan kondisi kesehatan seseorang

Warna mata atau iris berasal dari pigmen cokelat yang disebut melanin. Jika warna mata setiap orang berbeda, maka itu disebabkan oleh jumlah pigmen yang berbeda.

Para ilmuwan yang dilansir oleh healthline.com, meyakini bahwa semua orang yang hidup di iklim panas pasti memiliki warna mata cokelat. Sehingga iris mata yang berwarna gelap ini bisa mencegak kerusakan mata akibat radiasi ultraviolet dan sinar matahari.

Kemudian, warna mata akan berubah lebih terang agar bisa melihat lebih baik selama musim dingin. Tetapi, banyak orang mungkin belum menyadari hubungan antara warna mata dengan kesehatan.

Baca Juga: Membantu Visual, Ini Cara Kerja Kacamata Buta Warna

Sebuah penelitian yang dilansir oleh cosmopolitan.com, juga telah mengaitkan warna mata dengan kondisi kesehatan tertentu. Seseorang bisa mengidentifikasi masalah kesehatannya sendiri dengan melihat warna matanya.

Tanda Warna Mata yang Menunjukkan Gejala Penyakit Tertentu

Walaupun risiko penyakit tertentu juga tergantung pada faktor-faktor lainnya, seperti lingkungan dan gen. Namun, beberapa tanda-tanda warna mata mengarah pada risiko penyakit tertentu seperti yang dilansir oleh thehealthy.com, antara lain:

1. Mata Gelap

warna mata gelap 3.jpg
Foto: warna mata gelap 3.jpg (shutterstock.com)

Foto: shutterstock

Degenerasi Makula

Menurut Christopher Quinn , OD, presiden Omni Eye Services di Iselin, New Jersey, warna mata atau iris yang gelap bisa menghalangi lebih banyak sinar ultraviolet. Kondisi ini bisa menurunkan risiko degenarasi makula akibat sinar UV.

Sedangkan, iris mata yang terang bisa menyebabkan sinar UV masuk lebih banyak. Hal itulah yang membuat orang dengan mata lebih terang berisiko tinggi mengalami degenerasi makula.

Baca Juga: 4 Mitos Kesehatan Mata yang Ternyata Tidak Terbukti Kebenarannya

Risiko Melanoma Lebih Rendah

Iris berwarna gelap mungkin mengindikasikan seseorang berisiko lebih rendah menderita kanker kulit melanoma. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention, para peneliti telah mengambil sampel DNA dan mengumpulkan data paparan sinar matahari dari 500 anak kulit putih dengan rentang usia 6 hingga 10 tahun selama empat tahun.

Anak-anak dengan gen mata biru lebih berisiko menderita kanker kulit melanoma. Penelitian lain juga telah menemukan bahwa orang dengan mata biru atau hijau berisiko lebih tinggi mengalami melanoma mata.

Hal ini terjadi karena mereka memiliki pigmen penyerap cahaya yang lebih sedikit untuk melindungi mata akibat sinar matahari. Solusinya, Moms bisa melindungi mata dengan kacamata hitam yang bisa menghalangi 99 hingga 100 persen radiasi ultraviolet atau lensa kontak penyerap sinar UV.

Kebanyakan Alkohol

Menurut hasil analisis Universitas Negeri Georgia terhadap 12.000 pria dan wanita kulit putih, para peneliti menemukan bahwa orang bermata terang biasanya minum lebih banyak alkohol. Para peneliti berhipotesis bahwa kondisi ini disebabkan oleh melanin, yakni pigmen yang membuat mata lebih gelap.

Melanin mata ini memiliki ketekaitan dengan sel-sel otak. Jika jumlah melanin di mata berkorelasi dengan jumlah melanin di otak, artinya orang bermata gelap lebih sensitif terhadap rangsangan seperti alkohol daripada orang yang bermata terang.

Baca Juga: 3 Makanan Untuk Menjaga Kesehatan Mata Selain Wortel

2. Mata Terang

warna mata terang.jpg
Foto: warna mata terang.jpg (pexels)

Foto: pexels.com

Vitiligo

Dalam studi Fakultas Kedokteran Universitas Colorado, para peneliti melacak hampir 3.000 orang dengan vitiligo, yakni penyakit autoimun yang membuat sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang sel-sel pigmen sehat dan menyebabkan bercak kulit.

Para peneliti mengidentifikasi 13 gen yang terkait dengan kecenderungan vitiligo. Mereka menemukan bahwa orang-orang dengan penyakit ini memiliki kemungkinan lebih kecil untuk memiliki mata biru atau abu-abu.

Berdasarkan data pasien vitiligo dari keturunan Eropa Non-Hispanik, sebanyak 43 persen memiliki mata gelap, 30 persen memiliki mata hijau atau hazel dan 27 persen memiliki mata biru atau abu-abu.

Baca Juga: 5 Mitos dan Fakta Seputar Kesehatan Mata Balita

Hal ini berbeda dengan data orang dari Amerika keturunan Eropa Non-Hispanik yang tidak memiliki vitiligo, sebanyak 52 persen cenderung memiliki mata biru atau abu-abu dan hanya 27 persen memiliki mata coklat atau coklat muda.

Nah, itu dia Moms penjelasannya bahwa warna mata dapat mengungkapkan kondisi kesehatan tubuh.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.