02 April 2019

Yasmine Wildblood Hiking di Kehamilan 6 Minggu, Begini Tips Olahraga Sehat dan Aman Saat Hamil Muda

Tubuh bugar saat hamil itu penting, namun pastikan juga keamanan janin ya, Moms!

Aktris Yasmine Wildblood kini tengah mengandung anak kedua dari pernikahnnya bersama Abi Yapto. Siapa sangka, ada cerita menarik di kehamilannya yang kedua ini.

Sebelum mengecek dirinya hamil, Yasmine sempat pergi berlibur ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Barat bersama keluarganya. Liburannya pun cukup ekstrim, yaitu mendaki tiga gunung lho, Moms!

Yasmine sebenarnya sudah merasakan tanda-tanda kehamilannya yang kedua sebelum berangkat berlibur ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Barat tersebut.

Namun, wanita 26 tahun ini memilih menunda untuk melakukan uji kehamilan menggunakan test pack dan memilih tetap melanjutkan liburannya.

Alasannya adalah, bila ia melakukan uji kehamilan sebelum berangkat liburan, ia takut malah akan kepikiran. Sebab, Yasmine ingin menikmati liburannya selama berada di kawasan Pulau Komodo.

Berolahraga selama beberapa bulan pertama kehamilan biasanya bukan masalah, tetapi Moms mungkin ingin melanjutkan dengan hati-hati untuk kegiatan tertentu. Apalagi jika Moms jarang berolahraga sebelum kehamilan.

Secara umum, berolahraga selama trimester pertama kehamilan adalah hal yang baik, tetapi ingat untuk selalu berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan Moms dalam kondisi yang cukup sehat untuk berolahraga.

Dikutip dari 8fit.com, ada beberapa panduan yang perlu Moms pahami jika ingin berolahraga di masa awal kehamilan. Apa saja? Yuk kita cari tahu Moms!

Baca Juga: Mengenal Dispepsia, Penyakit yang Sering Disebut Sakit Maag

Latihan Trimester Pertama yang Baik

yasmin
Foto: yasmin

Foto: instagram.com/yaswildblood

Berolahraga selama trimester pertama tidak jauh berbeda dari sebelum kehamilan. Mempertahankan atau bahkan meningkatkan kebugaran selama kehamilan akan membantu Moms merasa kurang lamban saat kehamilan berlanjut.

Sediakan waktu untuk olahraga ringan dalam kategori berikut:

1. Latihan kardiorespirasi

Aktivitas yang membuat jantung terpompa dan terus-menerus menggunakan kelompok otot besar selama 20 menit atau lebih. Contohnya: berjalan, bersepeda, jogging, berenang, menari atau mendayung. 

2. Latihan kekuatan

Ini adalah aktivitas yang membangun kekuatan, menambah berat otot dan meningkatkan daya tahan. Contohnya: angkat beban, latihan berat badan dan latihan dengan band resistensi.

Untuk jenis latihan ini, penting untuk tidak terlalu memaksakan atau membuat tubuh stres dengan menggunakan terlalu banyak berat badan, penting menjaga badan tetap bagus dan ringan.

Mengapa Perlu Berolahraga Selama Trimester Pertama?

olahraga hamil1
Foto: olahraga hamil1

Foto: CBS News

Selain menghilangkan stres, ada banyak alasan mengapa Moms ingin berolahraga selama trimester pertama.

Olahraga dapat meningkatkan fungsi kardiovaskular secara keseluruhan sehingga Moms merasa lebih ringan pada kaki dan kurang terbebani.

Ini dapat mengurangi risiko mengalami hipertensi gestasional (tekanan darah tinggi) dan diabetes, dua risiko nyata bagi wanita yang sedang hamil dan perlu menjaga asupan nutrisi untuk janin.

Berolahraga juga memastikan bahwa kenaikan berat badan tetap minimum, sementara itu dapat meningkatkan kondisi mental dan bahkan mungkin membantu ketika saatnya untuk melahirkan.

Olahraga juga dapat meningkatkan pematangan saraf dan otak janin. Dengan kata lain, olahraga ringan bermanfaat bagi Moms dan Si Kecil.

Baca Juga: Ini 5 Jenis Olahraga yang Direkomendasikan Selama Kehamilan

Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan

Foto: medicalnewstoday.com

Do's:

  • Bicaralah dengan dokter untuk memastikan bahwa Moms dalam kondisi sehat untuk berolahraga.
  • Sering-seringlah beristirahat sehingga Moms tidak terlalu memaksakan diri.
  • Berolahraga secukupnya selama setidaknya 30 menit setiap hari dalam seminggu.
  • Tetap aktif setiap hari dengan melakukan latihan berdampak rendah seperti berjalan, berenang, dan yoga.
  • Bangun kekuatan dengan latihan berat badan. Latih tubuh bagian atas sehingga Moms akan merasa cukup kuat untuk menggendong Si Kecil selama waktu yang dibutuhkan nantinya.
  • Tetap tenang. Berolahraga di tempat yang sejuk dan berventilasi baik. Selalu mencoba untuk mengenakan pakaian olahraga yang nyaman.
  • Pilih bra olahraga yang bagus. Pilih salah satu yang tidak menekan tulang rusuk atau menyempit saat Moms sedang berolahraga.
  • Tetap terhidrasi. Minumlah air sebelum, selama, dan sesudah berolahraga.

Dont's:

  • Jangan olahraga di tempat yang terlalu panas. Tetap terhidrasi dan perhatikan suhu tubuh. Dehidrasi dapat menyebabkan panas berlebih, yang berbahaya bagi janin.
  • Jangan memaksakan diri sendiri. Meskipun kehabisan napas dan merasakan otot 'terbakar' selama berolahraga itu hal yang wajar, selama kehamilan, itu adalah sesuatu yang harus diperhatikan. Ini karena permintaan oksigen jauh lebih tinggi selama kehamilan, penting untuk memasok janin dengan semua oksigen yang dibutuhkan, dan itu berarti tidak memaksakan diri sendiri sampai Moms tidak bisa bernapas.
  • Jangan terus berolahraga jika Moms merasa pusing. Ketahui batasan, ini semua demi Moms maupun janin di dalam kandungan.
  • Hindari kegiatan yang meningkatkan risiko kecelakaan dan membuat stres sendi yang berlebihan.
  • Jangan bermain olahraga yang dapat membawa risiko serius trauma perut, ini terkait dengan janin yang terkadang menyebabkan keguguran.

(AP/AND)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.