02 Desember 2019

7 Produk di Rumah yang Memicu Ruam Kulit pada Bayi, Tak Diduga

Dari sabun sampai kondisioner ternyata bisa picu ruam kulit pada bayi

Yuk, simak aneka produk yang memicu ruam kulit pada bayi.

Kulit bayi yang baru lahir memang masih sangat lembut. Namun, hal ini juga membuat si kecil jadi rentan terkena iritasi berupa ruam kulit. Nah, ternyata beberapa produk di rumah bisa menyebabkan iritasi kulit pada bayi lho, Moms.

Yuk, disimak produk-produk yang memicu ruam kulit pada bayi.

1. Sunscreen atau Tabir Surya

7 Produk di Rumah yang Memicu Ruam Kulit pada Bayi 01.jpg
Foto: 7 Produk di Rumah yang Memicu Ruam Kulit pada Bayi 01.jpg

Foto : sephora.com

Tidak ada yang ya Moms dengan mengenakan tabir surya untuk melindungi dari kerusakan sinar UVA dan UVB.

Namun, salah satu produk yang memicu ruam kulit pada bayi adalah tabir surya.

Beberapa produk SPF mengandung senyawa organik seperti oxybenzone, yang dapat menyebabkan alergi kontak pada kulit bayi dan anak-anak.

Untuk bayi berusia di bawah 6 bulan, sebaiknya tidak menggunakan tabir surya ya Moms.

"Sebelum usia 6 bulan, bayi dapat dilindungi dari sinar matahari melalui pakaian yang menghalangi sinar ultraviolet dan menghindari sinar matahari langsung," kata Rachel Nazarian MD, dokter kulit dari Schweiger Dermatology Group di New York City seperti dilansir thehealthy.com.

Sedangkan untuk bayi yang berusia lebih dari 6 bulan, gunakan produk dengan spektrum SPF 30 atau lebih tinggi yang dibuat dengan mineral alami seperti titanium dioksida dan seng oksida.

Kedua kandungan mineral ini bekerja paling baik dan memiliki efek minimal membuat kulit menjadi perih. Pastikan juga untuk mencari tabir surya yang tidak menyengat mata bayi ya Moms.

Baca Juga: Agar Hasilnya Efektif, Begini Cara Pemakaian Sunblock Sesuai Tingkat SPF

2. Deterjen dengan Pengharum

7 Produk di Rumah yang Memicu Ruam Kulit pada Bayi 02.jpg
Foto: 7 Produk di Rumah yang Memicu Ruam Kulit pada Bayi 02.jpg

Foto : bhg.com

Produk yang memicu ruam kulit pada bayi selanjutnya, adalah deterjen dengan pengharum.

Beberapa deterjen terbukti mengandung bahan kimia yang memicu dermatitis kontak. Ini adalah ruam yang terjadi ketika sesuatu yang mengiritasi kulit menyentuhnya.

Karena itu, pertimbangkan untuk menghindari deterjen dengan wewangian dan pewarna dalam deterjen. Selain itu, lakukan pembilasan ganda untuk bayi dengan kulit sensitif, terutama jika ruam terbatas pada area di bawah pakaian.

3. Sabun

7 Produk yang Memicu Ruam Kulit pada Bayi 03.jpg
Foto: 7 Produk yang Memicu Ruam Kulit pada Bayi 03.jpg

Foto : target.com

Sabun yang mengandung banyak busa, memang membuat momen mandi si kecil jadi lebih menyenangkan. Namun, sabun khususnya yang mengandung triclosan, ternyata tidak baik untuk kulit si kecil.

Triclosan adalah bahan yang ditemukan dalam beberapa sabun antibakteri, pasta gigi, pencuci tubuh, dan beberapa kosmetik. Ini dapat menyebabkan ruam dermatitis kontak pada beberapa bayi yang memiliki kulit sensitif.

Selain itu, sabun juga dapat menyebabkan kekeringan dan peradangan yang berlebihan.

Untuk itu, coba hindari produk-produk dengan sodium laurel sulfate dan wewangian.

Keduanya merupakan penyebab iritasi yang paling umum. Mulailah menggunakan produk dengan dengan pH-netral, untuk mengurangi iritasi kulit dan mencuci.

Yang terpenting, jangan lupa untuk melembabkan kulit bayi segera setelah memandikannya, sementara kulitnya masih lembab, untuk membantu menjaga kulit tetap lembut dan tenang.

Foto: Benarkah Sodium Lauryl Sulfate (SLS) Pada Sampo Menyebabkan Rambut Rontok?

4. Produk dengan Kandungan Neomycin

7 Produk di Rumah yang Memicu Ruam Kulit pada Bayi 04.jpg
Foto: 7 Produk di Rumah yang Memicu Ruam Kulit pada Bayi 04.jpg

Foto : heartsapps.com

Berikutnya, produk yang memicu ruam kulit pada bayi juga ditemukan dalam banyak krim atau salep antibiotik yang dijual bebas atau diresepkan, lotion, preparat mata, dan obat tetes telinga.

Pada 2010, neomycin dibedakan menjadi Allergen of the Year oleh American Contact Dermatitis Society.

Nah, untuk meminimalkan paparan neomycin, jika si kecil mendapatkan luka atau goresan, cukup bersihkan dengan pembersih yang lembut. Selain itu, gantilah krim antibiotik dengan petroleum jelly untuk membantu penyembuhan.

5. Shampoo dan Kondisioner

7 Produk yang Memicu Ruam Kulit pada Bayi 05.jpg
Foto: 7 Produk yang Memicu Ruam Kulit pada Bayi 05.jpg

Foto: briogeohair.com

Produk yang memicu ruam kulit pada bayi adalah shampoo dan kondisioner. Karena kedua produk ini mengandung bahan yang dapat mengiritasi kulit kepala serta bisa menyebabkan ruam.

Wewangian yang terkandung dalam shampoo dan kondisioner berpotensi mengiritiasi, demikian juga bahan kimia seperti formaldehyde, phthalate, dan 1,4 dioxane.

Jika si kecil menderita dermatitis kontak setelah menggunakan sampo atau kondisioner tertentu, segera beralih ke produk alami tanpa pewangi.

Meminimalkan paparan si kecil terhadap bahan kimia dan wewangian dalam sampo dan kondisioner dapat membantu mengurangi atau menghilangkan kulit merah, ruam, iritasi, dan urtikaria (gatal) pada kulit kepala.

Baca Juga: Memilih Sampo yang Tepat untuk Rambut Wangi Seharian

6. Wipes dan Washcloths

7 Produk yang Memicu Ruam Kulit pada Bayi 06.jpg
Foto: 7 Produk yang Memicu Ruam Kulit pada Bayi 06.jpg

Foto : easydiapering.com

Tisu bayi ternyata juga merupakan salah satu produk yang memicu ruam kulit pada bayi. Tisu basah ini mengandung bahan-bahan yang dapat mengiritasi kulit bayi dan menyebabkan ruam kulit.

Alkohol, wewangian, dan pengawet di tisu bayi dapat memicu dermatitis kontak. Gejala-gejalanya mungkin termasuk merah, kulit gatal, kulit kering, gatal-gatal, lecet, terbakar, dan menyengat.

Nah, jika muncul gejala-gejala ini, segera hentikan penggunaan tisu bayi dan gunakan lap basah untuk membersihkan tubuh bayi. Jika Moms bepergian, agar praktis, bungkus kain lap basah dalam kantong plastik yang dapat ditutup kembali.

7. Produk Pembersih

7 Produk yang Memicu Ruam Kulit pada Bayi 07.jpg
Foto: 7 Produk yang Memicu Ruam Kulit pada Bayi 07.jpg

Foto : womanandhome.com

Yang terakhir, produk yang memicu ruam kulit pada bayi adalah produk pembersih. Hanya karena suatu produk pembersih diberi label tidak beracun, tidak berarti produk itu benar-benar bebas dari racun.

Bahan kimia tertentu dalam produk pembersih, seperti amonia, dapat menyebabkan iritasi paru-paru dan kulit. Bahkan, bisa menjadi racun dalam tubuh jika tertelan.

Jenis kimia lain dalam beberapa disinfektan dan deterjen, alkylphenol ethoxylate (APEs), juga dapat mengganggu fungsi hormon.

Agar aman, Moms sebaiknya mulai membersihkan dengan baking soda dan air atau cuka. Jika Moms terpaksa harus menggunakan produk pembersih komersial, pilihlah yang memiliki paling sedikit bahan kimia tambahan.

Itu tadi sederet produk yang memicu ruam kulit pada bayi yang perlu diwaspadai ya Moms.

(SERA/DIN)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.