Kesehatan

9 Maret 2021

8 Cara Menaikan Berat Badan Bayi yang Aman dan Ampuh!

Perlu perhatikan bahwa cara Moms menyusui sudah tepat ya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Adeline Wahyu

Cara menaikan berat badan bayi mungkin menjadi salah satu hal yang sangat ingin diketahui oleh Moms. Hal tersebut tidaklah aneh mengingat penurunan berat badan bisa terjadi pada Si Kecil.

Sebagian besar bayi baru lahir akan secara konsisten mengalami penambahan berat badan, terutama bagi yang meminum ASI yang cukup. Nutrisi yang cukup, tentu saja, menjadi kunci agar bayi Anda memiliki tumbuh kembang yang baik.

Meskipun tak jarang, bayi yang hanya mengonsumsi ASI sejak lahir kehilangan hingga 10 persen dari berat lahir mereka selama minggu pertama. Karenanya, cara menaikan berat badan bayi pun wajib untuk diketahui.

Ketika memasuki masa konsumsi makanan padat atau makanan pendamping ASI (MPASI) kondisi para bayi semakin beragam lagi. Ada yang mengalami penambahan berat badan dan tak sedikit yang berat badannya stagnan.

Masa pertumbuhan tercepat seorang anak adalah saat 1.000 hari pertama kehidupan (1.000 HPK), yang dinilai sejak awal kehamilan hingga anak berusia 2 tahun. Pada masa ini terjadi pembentukan otak dan organ penting lainnya.

Potensi tinggi badan seorang anak sangat bergantung pada kecukupan nutrisi yang didapat selama masa ini. Adanya gangguan pertumbuhan yang tidak terdeteksi dan tidak diintervensi menyebabkan efek jangka panjang yang dapat menurunkan kualitas hidupnya.

Baca Juga: 5 Cara Tepat Menambah Berat Badan Bayi Prematur

Moms mungkin tidak akan pusing jika berat badan Si Kecil terus naik sesuai dengan kurva pertumbuhannya. Tapi, bagaimana jika tidak? Bagaimana jika berat Si Kecil hanya segitu-segitu saja? Sehingga seiring dengan bertambahnya usia, dia terlihat kurus. Jika itu terjadi, bagaimana cara menaikan berat badan bayi?

Moms tentu akan panik. Hal ini sangat wajar terjadi. Moms pun kemudian mencari cara menaikan berat badan bayi Moms.

Cara Menaikan Berat Badan Bayi

Ada beberapa cara aman dan efektif untuk menaikan berat badan bayi Moms.

Kepada Orami, dr. Robert Soetandio, Sp.A, M.Si.Med, seorang dokter spesialis anak pun memberikan tips untuk menaikan berat badan bayi yang aman. Yuk simak tipsnya!

1. Berikan ASI Eksklusif

cara menaikan berat badan bayi

Foto: Orami Photo Stock

Cara menaikan berat badan bayi, salah satu trik penting yang bisa Moms lakukan adalah memberikan ASI secara eksklusif. Bahkan cara ini juga bisa dilakukan jika Moms ingin menambah berat badan bayi prematur.

Dalam studi National Institutes of Health, ditemukan bahwa bayi prematur yang disusui secara eksklusif oleh ibu kandung mereka selama 24 minggu pertama kehidupan menunjukkan kenaikan berat badan yang signifikan.

Selain itu, menyusu secara eksklusif membantu membangun kesehatan dan kekuatan bayi prematur, serta melindunginya dari infeksi.

Nah ketika mengeksekusi cara menaikan berat badan bayi, Moms juga perlu untuk menaikan kualitas ASI dan MPASI, lho! Ini yang harus diperhatikan ketika meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI.

  • Pastikan bayi melekat pada puting susu dengan benar. Apabila Anda tidak mengetahui bagaimana perlekatan yang benar, maka Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis anak atau dokter konselor laktasi.
  • Susui bayi setiap 2-3 jam sekali dan kapanpun saat bayi menunjukkan tanda-tanda lapar
  • Jagalah bayi agar tetap terjaga selama menyusu. Anda dapat membuat bayi terjaga selama menyusu dengan mengubah posisi menyusu, menggelitik kakinya sesekali, dan lainnya.
  • Apabila bayi diberi susu formula dan tidak diberi ASI, maka selalu ikuti petunjuk penyajian dalam kemasan produk. Jangan menyajikan susu formula untuk bayi terlalu sedikit ataupun terlalu banyak.
  • Jangan terlalu cepat menghentikan bayi menyusu. Biarkan bayi menyusu dengan tenang hingga ia kenyang.
  • Apabila ASI yang dihasilkan sedikit, cobalah untuk lebih sering menyusui dan memompa payudara sebelum menyusui. Hal ini dapat meningkatkan produksi ASI. Selain itu, Anda juga dapat mencoba beberapa makanan penambah ASI.

2. Berikan Variasi Nutrisi

Nah cara menaikan berat badan bayi yang lainnya, Moms juga perlu untuk menaikan kualitas ASI dan MPASI, lho! Ini yang harus diperhatikan ketika meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI.

Sebuah kelompok riset di San Francisco, California, AS, menemukan nutrisi yang bervariasi sangat berperan penting dalam mengoptimalkan cara menaikan berat badan bayi dalam dua tahun pertama kehidupan.

Variasi menu agar Moms tidak memberikan MPASI yang itu-itu saja, berperan mengenalkan berbagai rasa dan sensasi pada bayi. Di samping juga pemenuhan gizinya.

“Pemberian variasi makanan dengan nutrisi terbaik, sangat berperan penting dalam menambah berat badan dan panjang tubuhnya,” demikian seperti disarikan dari jurnal yang diterbitkan Organisasi Nirlaba PLOS.

Selain itu, tambahlah konsumsi ASI. Moms dapat mengupayakan pijat payudara agar ASI mengalir deras dan lancar. Penggunaan pompa sebelum menyusui juga dianjurkan, terutama memerah dengan pompa tangan bukan elektrik.

Hal ini supaya bayi meminum ASI dengan lebih banyak hindmilk, yang lebih kaya kalori.

Meski tidak apa-apa memberikan susu formula, perlu diketahui bahwa rata-rata kandungan lemak/kalori ASI lebih tinggi daripada susu formula.

Moms dapat memompa selama 5-10 menit setelah menyusui (jangan menyela atau memperpendek sesi menyusui untuk melakukan hal ini.

Baca Juga: 11 Manfaat Buah Naga untuk Bayi Sebagai MPASI, Luar Biasa!

3. Pijat untuk Nafsu Makan Bayi

pijat bisa menambah nafsu makan bayi

Foto: Orami Photo Stock

Memanggil pemijat bayi, sangat bermanfaat Moms. Pijat dapat meningkatkan nafsu makan, melancarkan pencernaan, dan menjadi salah satu cara menaikan berat badan bayi.

Selain itu Moms perlu meningkatkan bonding dengan terus kontak dengan bayi, atau menggendongnya sebanyak mungkin.

Ketika Moms menyusui, pastikan ia mengisap satu payudara sampai habis, baru pindah ke payudara lain. Isyaratnya yakni, ia sendiri yang menarik diri dan puas, dengan berubah dari mengisap kencang menjadi lemah.

Jangan khawatir jika memang dia sedang mau hanya minum satu sisi.

4. Berikan Makanan Penambah Berat Badan Bayi

Memberikan makanan bisa menjadi salah satu cara menaikan berat badan bayi.

Jika kecil sudah memasuki usia MPASI, tetaplah berikan ASI padanya. Mengenai hal ini, dr. Robert menjelaskan bahwa intensitas menyusunya mulai berkurang, namun ada baiknya untuk tidak dihentikan. Selain itu, kualitas ASI juga mempunyai peranan yang tidak kalah pentingnya. Pastikan asupan makanan sang ibu menyusui bergizi dan seimbang serta ibu mendapatkan istirahat yang cukup. Jangan lupa untuk rutin memijat payudara untuk meningkatkan produksi ASI.

Cara menaikan berat badan bayi yang lain, berilah MPASI yang bergizi dan seimbang sesuai dengan usianya. Perhatikan porsi, takaran, tekstur, dan jenis makanan yang diolah. Upayakan untuk menghidangkan makanan yang menarik dan bervariasi untuk menambah selera makan si kecil. Pada bayi yang berusia 6-8 bulan, disarankan memberikan makanan pendamping 2 kali sehari dan ASI 6 kali sehari.

Sedangkan cara menaikan berat badan bayi usia 9-11 bulan disarankan untuk memberikan makanan pendampingnya sebanyak 4 kali dan 4 kali ASI. Pada anak 12 bulan ke atas, disarankan agar diberikan 6 kali MPASI dan 2 kali ASI.

Dalam sebuah penelitian di Queensland Australia, disebutkan bahwa bayi 6-12 bulan membutuhkan energi, protein, dan nutrisi tinggi untuk menambah berat badan.

Variasi makanan bernutrisi dapat diperkenalkan, yang lebih tinggi energi dan proteinnya, antara lain daging, ayam, ikan, telur, produk susu, lemak dan minyak.

Pengenalan beberapa makanan ini seperti ikan, telur, dan susu (UHT, pasteurisasi, atau formula) harus terjadi pada usia sekitar 9 bulan.

Berikut ini beberapa makanan untuk menaikan berat badan bayi yang bisa Moms coba.

  • Gunakan ASI untuk campuran puree sayuran, buah, daging, atau sereal beras
  • Gunakan formula untuk menghaluskan sayuran, buah, daging, atau sereal beras
  • Gunakan minyak atau margarin untuk menggoreng daging, menghaluskan sayuran, dan ditambahkan ke serial, nasi, mie, atau pasta
  • Olesi mentega ke sandwich dan roti bakar
  • Kenalkan daging sapi dan domba pada menu MPASI selain ayam, yang dapat dihaluskan dengan minyak setelah dimasak. Coba juga variasi daging yang sudah diolah menjadi sosis, cincang, atau bola-bola
  • Berikan juga kacang-kacangan, buncis
  • Buah yang efektif menambah berat badan ialah alpukat

Pada usia 9 bulan ke atas, mulailah mengenalkan yogurt, custard, es krim, krim keju, keju parut atau batangan, dan telur ayam.

Memperhatikan kandungan gizi pada setiap jenis makanan si kecil adalah salah satu cara menaikan berat badan bayi. Selain itu, Anda juga dapat menambahkan sedikit minyak sayur, keju, santan, alpukat, atau yogurt pada olahan MPASI-nya. Makanan yang mengandung lemak baik akan membantu pertambahan berat badan si kecil. 

Beberapa penyebab dan cara menaikkan berat badan bayi di atas dapat Anda praktikkan dan sesuaikan kembali dengan masalah yang dialami si kecil. Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter spesialis anak untuk penanganan lebih lanjut.  

Baca Juga: 5 Bahan MPASI untuk Menaikkan Berat Badan Bayi, Bisa Bikin Ginuk-Ginuk

5. Posisi Menyusui yang Tepat

posisi menyusui yang tepat

Foto: Orami Photo Stock

Berat badan bayi yang tidak bertambah ini bisa saja disebabkan oleh posisi menyusui yang tidak tepat.

Jack Newman, dokter anak dan ahli menyusui, mengatakan bahwa langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan mencoba untuk memperbaiki cara bayi menempel pada payudara ibu saat menyusui.

“Penting bagi ibu untuk mengetahui apakah bayi sudah mendapat ASI dengan baik, jangan sampai anak hanya 'menggigit' payudara'. Ketika bayi tidak minum banyak, melakukan kompresi bisa membantu,” jelas dr. Newman.

Jadi posisi yang tepat dalam memberikan ASI bisa menjadi salah satu cara untuk menaikan berat badan bayi nih, Moms!

Salah satu posisi menyusui yang baik adalah dengan cradle position. Posisi ini dilakukan dengan lengan Moms menopang bayi di payudara. Kepala bayi diletakkan di dekat siku, dan lengan Moms menopang tubuh bayi di sepanjang punggung dan leher.

Saat melakukan posisi ini, pastikan Moms dan Si Kecil harus bersentuhan dari dada ke dada.

"Posisi klasik ini dilakukan dengan kepala bayi berada di antara lekukan salah satu lengan ibu, seperti saat menimang bayi," jelas dr. Nia Wulan Sari dari RS Pondok Indah - Bintaro Jaya.

Selain itu posisi lainnya adalah posisi menyamping. Menurut dr. Nia, posisi ini bisa dilakukan saat ibu merasa lelah, atau menjelang tidur.

Moms harus berbaring miring dan menghadap ke arah bayi, posisikan mulut bayi sejajar dengan puting. Moms dapat menggunakan bantal untuk sandaran punggung dan leher.

Posisi ini bisa menguntungkan bagi ibu yang telah menjalani operasi caesar, karena tidak menempatkan atau memberi berat pada daerah dada dan perut. Jadi, cara menaikan berat badan bayi yang satu ini harus diperhatikan ya, Moms!

6. Harus Sering Menggendong Bayi

Hal yang paling dibutuhkan oleh bayi yang baru lahir adalah mendapatkan rasa nyaman. Manfaat menggendong bayi yang baru lahir sangat baik untuk membantu meningkatkan berat badan bayi sesuai dengan pola perkembangan bayi 1 bulan.

Meski terdengar tak masuk akal, namun menggendongnya bisa menjadi salah satu cara menaikan berat badan bayi yang efektif.

Kontak kulit dari ibu ke bayi juga bisa membantu produksi ASI menjadi lebih baik. Selain itu menggendong bayi juga bisa mengurangi bayi menangis terus menerus sehingga bayi menjadi lebih nyaman dan sehat.

7. Mendapatkan Tidur yang Cukup

cara menaikan berat badan bayi

Foto: Orami Photo Stock

Cara menaikan berat badan bayi yang lain adalah membiarkan Si Kecil mendapatkan tidur yang cukup.

Bayi Moms yang baru lahir mungkin akan lebih sering tidur. Moms tidak perlu membangunkan bayi hanya untuk bermain meskipun sangat ingin melakukannya.

Bayi yang cukup tidur setelah mendapatkan ASI atau susu formula bisa membantu cara menaikan berat badan bayi.

Ketika pada malam hari bayi lebih banyak tidur maka cobalah untuk menawarkan ASI.

Memberikan ASI pada malam hari bisa membantu meningkatkan berat badan dengan cepat. Ketika bayi bisa tidur dengan baik maka bisa membantu mengatasi masalah bayi sering menggeliat.

8. Berikan Susu Formula

memberikan bayi susu formula

Foto: Orami Photo Stock

Meskipun sudah lepas ASI eksklusif, bukan berarti Moms berhenti memberikan bayi asupan nutrisi melalui susu ya. Ini saatnya Moms untuk memberikan bayi susu formula.

Karena komposisi ASI dan susu formula berbeda, pemberian susu formula kepada bayi yang mendapatkan ASI ekslkusif sebelumnya dapat menyebabkan beberapa perubahan dalam pergerakan usus bayi. Misalnya warna kotoran yang berubah.

Menurut penelitian yang diterbitkan Frontiers Cellular and Infection Microbiology, ASI memiliki susunan mikroba yang jauh berbeda dari susu formula. Jadi jangan khawatir jika kotoran bayi tiba-tiba berubah warna

Nah, itulah beberapa cara menaikan berat badan bayi yang aman. Jika ada pertanyaan seputar cara menaikan berat badan bayi, jangan ragu untuk menuliskannya di kolom komentar ya, Moms!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait