01 Juni 2023

10 Cara Sukses ASI Eksklusif Ibu Bekerja, Ikuti Moms!

Bukan hal yang mustahil, lho

Moms, cuti melahirkan sudah selesai dan harus kembali bekerja? Jangan khawatir, Moms bisa mengikuti beberapa cara sukses ASI eksklusif ibu bekerja.

Memang bukan hal yang mudah untuk konsisten memompa ASI sambil bekerja.

Hal ini karena banyak pekerjaan kantor yang harus diselesaikan sehingga waktu memompa tidak bebas.

Meskipun banyak ibu menganggap bahwa mereka harus memilih salah satu, yakni menyusui atau bekerja, Moms sebenarnya dapat melakukan keduanya, kok!

Namun, para ahli memperingatkan agar Moms tidak menunggu sampai Moms kembali bekerja.

Jadi, Moms perlu mempersiapkan cara sukses ASI eksklusif ibu bekerja saat cuti melahirkan.

Lantas, bagaimana cara sukses ASI eksklusif ibu bekerja? Yuk simak penjelasannya di bawah ini.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Cooler Bag ASI yang Travel Friendly untuk Jaga Kualitas ASI

Pilihan Memberikan ASI bagi para Ibu Bekerja

Pilihan Menyusui sambil Bekerja
Foto: Pilihan Menyusui sambil Bekerja (healthywealthywonderful.com)

Sebagian ibu menyusui tidak berharap untuk kembali bekerja dan harus meninggalkan bayi.

Tetapi hal tersebut harus dijalani karena beberapa kondisi.

Sebelumnya, sebagian besar ibu yang bekerja biasanya menyusui sebanyak yang mereka bisa.

Kemudian menyapih sebelum cuti melahirkan berakhir dan mereka kembali bekerja.

Namun, saat ini semakin banyak ibu yang memilih untuk tetap menyusui bahkan setelah mereka kembali memasuki dunia kerja.

Keduanya sah-sah saja, mengingat World Health Organization (WHO), American Academy of Pediatrics (AAP), American Academy of Family Physicians (AAFP), dan Ikatan dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dan dapat dilanjutkan sampai 2 tahun.

Langkah pertama agar berhasil menggabungkan antara menyusui dan bekerja berlangsung selama 4 minggu pertama setelah bayi lahir, yaitu saat Moms menetapkan jadwal makan dan mempersiapkan persediaan ASI.

Kebiasaan ini akan terus berlanjut setelah Moms kembali bekerja.

Berikut pilihan ASI eksklusif ibu bekerja yang bisa dipertimbangkan.

1. Memompa ASI dan Sediakan Stok

Moms dapat menyediakan cadangan ASI dengan memerah ASI selama bekerja menggunakan pompa ASI elektrik berkualitas tinggi.

Perawat bayi Moms bisa memberikan ASI menggunakan media seperti cup feeder, botol susu, dan sebagainya pada Si Kecil selama Moms bekerja.

2. Bergantian dengan Susu Formula

Jika Moms tidak dapat memompa ASI di tempat kerja, bayi dapat diberi susu formula selama Moms bekerja.

Namun, saat Moms sudah di rumah, Moms bisa menyusui langsung.

Baca Juga: 5 Ciri-Ciri ASI Basi, Terasa Asam, Berbau Busuk dan Menggumpal, Pahami Moms!

Cara Sukses ASI Eksklusif Ibu Bekerja

Kandungan dan beragam manfaat ASI membuat para ibu memilih untuk menyusui anaknya.

Melansir dari World Health Organization (WHO), anak-anak yang menjalani program ASI memiliki antibodi lebih kuat.

Mereka memiliki 'payung' pelindung saat sistem kekebalan tubuh berkembang, dibandingkan dengan anak yang tidak diberikan ASI.

Maka dari itu, tak heran jika banyak organisasi kesehatan mendukung pemberian ASI eksklusif ibu bekerja.

Menurut dr. Meutia Ayuputeri, IBCLC, CIMI, MRes Dokter Konselor Laktasi di RS Pondok Indah, Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, ASI eksklusif breastfeeding artinya bayi dapat tercukupi kebutuhan nutrisinya selama 6 bulan pertama kehidupannya dengan ASI.

"Pada bayi usia 6 bulan lebih ASI sudah tidak dapat mencukupi kebutuhan bayi untuk tumbuh secara nutrisi sehingga perlu diperkenalkan sumber makanan lain atau MPASI supaya transisi," Ucap dr. Meutia Ayuputeri.

Bagi Moms yang harus bekerja, tidak menutup kemungkinan masih bisa memberikan ASI eksklusif untuk Si Kecil, lho!

Berikut ini cara sukses ASI eksklusif ibu bekerja:

1. Atur Jadwal dalam Persiapan Pemberian ASI

Pemberian ASI Ekslusif
Foto: Pemberian ASI Ekslusif (Orami Photo Stocks)

Cara sukses ASI eksklusif ibu bekerja yang pertama adalah atur jadwal.

Moms harus menyusun jadwal dalam mempersiapkan pemberian ASI eksklusif.

dr. Meutia Ayuputeri juga menyarankan ibu mulai menabung ASI kira-kira 2 minggu sebelum bekerja.

Pastikan jadwal ASI eksklusif ibu bekerja ini rutin dan disiplin ya, Moms.

Baca Juga: Bra Menyusui: Tips Memilih, Menggunakan, dan Rekomendasi Produk yang Bagus serta Nyaman

2. Latihan Memerah ASI

Selanjutnya, cara sukses ASI eksklusif ibu bekerja yakni dengan memerah ASI.

Moms bisa melatih diri untuk memerah ASI menggunakan tangan, pompa manual, atau elektrik.

Alat pelatihan ini bisa disesuaikan dengan kenyamanan yang Moms rasakan, ya.

Latihan ini bisa dilakukan mulai saat ASI keluar pertama kali dan payudara terasa penuh.

3. Perhatikan Asupan Makanan

Asupan Makanan untuk Ibu Menyusui
Foto: Asupan Makanan untuk Ibu Menyusui (parenting.firstcry.com)

Moms, tanpa disadari, menyusui masih lanjutan dari kehamilan.

Jadi, apa yang Moms butuhkan dalam kesehatan selama kehamilan silahkan dilanjutkan selama periode menyusui juga.

Hal ini karena kebutuhannya masih sama atau malah lebih tinggi. Nutrisi secara garis besar dibedakan menjadi makronutrien dan mikronutrien.

Makronutrien dikenal secara tiga besar yaitu karbohidrat, protein, dan lemak. Sedangkan mikro terdiri dari vitamin dan mineral.

Untuk kebutuhan ibu menyusui kurang lebih harus ekstra 300-400 kalori per harinya dibandingkan ibu tidak hamil.

"Pastikan juga memperhatikan jumlah protein yang dikonsumsi oleh ibu setiap harinya yaitu 20 gram," jelas dr. Meutia Ayuputeri.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Kantong ASI dari Berbagai Brand Terbaik, Yuk Pilih Moms!

4. Menjaga Asupan Cairan

Asupan cairan ibu menyusui tentunya akan lebih banyak dibandingkan dengan orang dewasa pada umumnya.

Cairan yang masuk ke tubuh Moms memiliki peranan besar bagi kelancaran menyusui bayi.

Jika orang dewasa normal membutuhkan 8 gelas air putih sehari, ibu menyusui akan membutuhkan lebih dari itu.

Asupan cairan perempuan berat badan 50-60 kg rata-rata 2 liter sehari.

"Karena ASI komponennya bahan dasar air, jadi jangan sampai kurang. Sebaiknya ibu menyusui minum lebih dari 2 liter per hari," kata dr. Meutia Ayuputeri.

Tak hanya itu, Moms juga bisa mengonsumsi jus atau susu almon sebagai pendukung cairan.

Stanford Health mengungkapkan, almon bisa mencukupi kebutuhan kalsium ibu menyusui.

Selain itu, almon memiliki nutrisi penting seperti vitamin E, vitamin B2, B3, dan B1.

5. Beritahu Pihak Kantor

Nursing Room di Kantor
Foto: Nursing Room di Kantor (Freepik.com)

Cara sukses ASI eksklusif ibu bekerja selanjutnya yang tidak kalah penting adalah memberitahu pihak kantor.

Moms bisa memberitahu HRD atau atasan agar dapat memberikan waktu untuk memerah ASI.

Dengan cara ini tentunya Moms tidak perlu khawatir lagi terganggu oleh pekerjaan saat memerah ASI.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di International Breastfeeding Journal, menjelaskan bahwa tempat kerja menjadi salah satu faktor yang memainkan peran penting dalam keputusan ibu untuk menyusui bayinya secara eksklusif.

Maka dari itu, tempat kerja wajib mendukung segala kebutuhan pekerjanya yang sedang dalam masa menyusui.

Tentunya dengan menyediakan fasilitas seperti ruang menyusui dan segala kebutuhan di dalamnya.

Baca Juga: Botol ASI: Cara Membersihkan, Sterilisasi, Menyimpan, dan Rekomendasi Produknya

6. Usahakan Tetap Menyusui Langsung

Mendukung ASI eksklusif ibu bekerja satu ini juga perlu ditengok.

Meski bekerja, tapi Moms tetap harus menyempatkan diri untuk menyusui bayi secara langsung.

Waktu terbaik untuk menyusui langsung adalah ketika akan berangkat kerja, pulang kerja, serta menjelang bayi tidur malam.

Aktivitas ini akan membangun ikatan batin atau bonding antara ibu dan bayi.

7. Tetap Rileks

Proses Menyusui Bayi
Foto: Proses Menyusui Bayi (Freepik.com/freepik)

Beban pekerjaan dan rasa lelah mengurus bayi merupakan faktor yang dapat menyebabkan ibu menyusui kerap mengalami stres.

Padahal, salah satu kunci agar ibu yang bekerja tetap bisa memberikan ASI secara eksklusif adalah rileks dan menghindari stres.

Saat Moms stres, kualitas ASI pun akan ikut terpengaruh menjadi lebih sedikit.

Untuk itu, usahakan untuk menjaga diri agar tidak merasa stres.

Moms bisa melakukan hal yang disukai disela-sela menyusui, seperti menjalankan hobi atau beristirahat sejenak.

Baca Juga: 12 Makanan Pelancar ASI yang Enak serta Bergizi, Bikin ASI Deras dan Nggak Seret!

8. Melatih Bayi Menyusu dari Botol

Karena saat bekerja, Moms tidak bisa memberi ASI eksklusif pada Si Kecil secara langsung.

Untuk itu, mulailah menawarkan dan melatih menggunakan botol susu kepada Si Kecil secara perlahan.

Misalkan sebulan sebelum Moms mulai kembali bekerja, untuk membuatnya terbiasa menyusu dari botol.

9. Menerima Dukungan dari Orang Terdekat

Dukungan Menyusui dari Pasangan
Foto: Dukungan Menyusui dari Pasangan (Freepik.com)

Menyeimbangkan kehidupan pekerjaan dan merawat bayi bukanlah tugas yang mudah.

Sehingga wajar jika Moms mudah merasa lelah menjalani ASI eksklusif ibu bekerja.

Maka dari itu, cobalah dapatkan bantuan dan dukungan yang Moms bisa peroleh dari pasangan, anggota keluarga, dan teman terpercaya.

10. Menyiapkan Perlengkapan Menyusui

Sediakan segala kebutuhan menyusui Si Kecil, seperti pompa ASI, kantong atau botol ASI, sterilizer, cooler bag, dan segala perlengkapan menyusui lainnya.

Perlengkapan yang menyeluruh akan memudahkan pemberian ASI eksklusif.

Baca Juga: 15 Ruang Menyusui yang Nyaman di Mall serta Tempat Umum Lainnya di Jakarta dan Sekitarnya

Nah, itu dia Moms cara sukses ASI eksklusif ibu bekerja. Jangan patah semangat, ya!

Tetap yakin dan berpikir positif bahwa Moms bisa memberikan ASI secara optimal untuk buah hati.

  • https://www.workingmother.com/breastfeeding-strategies-for-working-mom
  • https://www.who.int/news-room/facts-in-pictures/detail/breastfeeding
  • https://www.llli.org/breastfeeding-info/working-and-breastfeeding/
  • https://news.sanfordhealth.org/womens/top-10-breastfeeding-superfoods/
  • https://internationalbreastfeedingjournal.biomedcentral.com/articles/10.1186/s13006-020-00300-0
  • https://indianexpress.com/article/parenting/family/breastfeeding-tips-for-working-mothers-5844193/
  • https://www.semanticscholar.org/paper/Benefits-of-exclusive-breastfeeding%3A-An-integrative-Couto-Dias/cea583582e0bc6cbe77493ff8cc3720880ffb28b

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.