Scroll untuk melanjutkan membaca

SHOPPING
24 November 2022

15+ Makanan yang Mengandung Mineral, Salah Satunya Susu Pertumbuhan

Sudahkah Moms memberikannya untuk memenuhi kebutuhan mineral anak?
15+ Makanan yang Mengandung Mineral, Salah Satunya Susu Pertumbuhan

Menurut Harvard Medical School, makanan yang mengandung mineral sangat dibutuhkan untuk mendukung fungsi tubuh anak.

Secara umum, mineral yang dibutuhkan oleh anak terbagi menjadi 2 kategori, yaitu mineral makro dan mikro.

Mineral makro dibutuhkan dalam jumlah yang lebih banyak, sedangkan mikro hanya sedikit saja.

Meski demikian, keduanya sangat penting untuk menunjang fungsi tubuh anak secara keseluruhan.

Lantas, apa saja minuman dan makanan yang mengandung mineral? Cari tahu di bawah ini, yuk!

Baca Juga: 5 Manfaat Susu Rendah Laktosa dan Rekomendasinya untuk Anak

Minuman dan Makanan yang Mengandung Mineral

Seiring masa pertumbuhannya, Si Kecil membutuhkan mineral, seperti kalsium, magnesium, seng, fosfor, zat besi, selenium, potasium, dan tembaga.

Nah, berikut adalah berbagai jenis minuman dan makanan kaya mineral yang paling dibutuhkan oleh tubuh anak:

1. Susu Pertumbuhan Anak

Menurut studi yang dilansir Hyper Articles en Ligne, susu dan berbagai produk olahannya mengandung mineral yang dibutuhkan Si Kecil.

Sebagai upaya mendukung masa pertumbuhan anak, susu menjadi minuman yang perlu dikonsumsi secara rutin setiap hari.

Salah satu produk susu yang bisa Moms pilih untuk bantu memasok mineral dan nutrisi penting ke dalam tubuh Si Kecil adalah HiLo School 3+!

Susu HiLo School 3+ adalah minuman yang mengandung kalsium, protein, omega 3 (DHA), prebiotik, serta 12 vitamin dan 6 mineral esensial.

Diformulasikan untuk usia 3 tahun ke atas dan berkhasiat untuk menunjang fungsi serta kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Bundle HiLo School 3+ (Strawberry Pop & Vanilla Malt)

50% Rp199.800
Rp99.900
Bundle HiLo School 3+ (Strawberry Pop & Vanilla Malt)

Menariknya, susu tinggi mineral dan kalsium ini juga hadir dalam varian rasa Strawberry Pop dan Vanila Malt.

Jarang ditemukan di produk susu lainnya, Soya Multigrain Vanila Malt adalah varian rasa unik yang aman untuk penderita alergi susu sapi.

Dinilai lebih aman untuk saluran pencernaan, karena bebas laktosa dan cocok untuk Si Kecil yang lactose intolerant.

Manfaat dari susu tinggi kalsium ini juga kaya akan Omega 3, sehingga membantu mencerdaskan otak anak.

Dengan mengonsumsi HiLo School 3+ secara rutin dan teratur, daya ingat Si Kecil juga akan lebih optimal!

Tak perlu khawatir akan risiko gula darah tinggi, Moms.

Pasalnya, susu untuk anak yang satu ini juga rendah gula dan lemak, serta aman dikonsumsi setiap hari.

Dapatkan HiLo School 3+ dengan menekan tombol "Beli" di atas, ya, Moms!

2. Kacang Keras

Kacang-kacangan Tinggi Mineral

Foto: Kacang-kacangan Tinggi Mineral (Orami Photo Stocks)

Berbagai jenis kacang keras, seperti kenari, pistachio, kacang almon, dan kacang brazil adalah makanan yang mengandung mineral.

Kacang-kacangan tersebut dinilai baik untuk tubuh karena mengandung 7 dari total 8 mineral.

Kacang kenari dan almond juga dikatakan mengandung mineral berkualitas tinggi.

Selain itu, kacang keras juga banyak mengandung vitamin, antioksidan, lemak sehat, protein, dan serat yang baik untuk tubuh anak.

Namun, karena kalorinya cukup tinggi, sebaiknya tidak dikonsumsi lebih dari 1 genggam setiap hari, ya!

3. Kacang Sayur dan Lentil

Jenis Kacang-Kacangan

Foto: Jenis Kacang-Kacangan (Orami Photo Stocks)

Kebutuhan mineral harian anak juga bisa dipenuhi dari konsumsi kacang sayur dan lentil.

Makanan yang termasuk seperti kacang kedelai, kacang merah, kacang putih, atau kacang polong.

Kebanyakan jenis kacang sayur juga umumnya tinggi serat dan protein, sehingga sangat baik dikonsumsi oleh anak.

Terutama bagi mereka yang mengadopsi pola makan vegan atau vegetarian.

4. Sayuran Berdaun Hijau Gelap

Sayuran Berdaun Hijau dan Gelap

Foto: Sayuran Berdaun Hijau dan Gelap (Orami Photo Stocks)

Bertambah lagi alasan untuk menambah sayuran berdaun hijau gelap ke dalam pola makan anak nih, Moms.

Menurut dokter Dr. William Pawluk dalam situsnya, sayuran hijau gelap turut mengandung gizi yang dibutuhkan tubuh.

Sayuran seperti bayam, bok choy, sawi, kangkung, atau brokoli, mengandung zat besi, tembaga, potasium, magnesium, seng, dan juga kalsium.

Sayuran tersebut pun bisa menjadi pilihan makanan yang mengandung mineral untuk dikonsumsi Si Kecil.

Baca Juga: Ragam Vitamin Tulang untuk Anak Agar Tumbuh Sehat dan Kuat, Catat Moms!

5. Ikan Laut

Ikan-Ikanan Tinggi Mineral

Foto: Ikan-Ikanan Tinggi Mineral (Orami Photo Stocks)

Tahukah Moms kalau ikan salmon, tuna, sarden, dan makarel memiliki kandungan mineral lebih tinggi dan lebih lengkap ketimbang ikan lainnya?

Selain mengandung berbagai mineral esensial, jenis ikan berlemak tersebut juga bisa menjadi sumber omega-3, vitamin B, dan lemak sehat.

Manfaatnya tentu cukup baik untuk mendukung tumbuh kembang dan kesehatan anak.

6. Biji-bijian

Biji-bijian

Foto: Biji-bijian (Spiceography.com)

Makanan yang mengandung mineral lainnya, tetapi sering luput dari perhatian adalah aneka biji-bijian.

Cobalah untuk mengonsumsi rutin biji wijen, biji chia, biji flax, atau biji matahari.

Selain kaya akan mineral, makanan ini juga tinggi protein dan rendah lemak.

Sebuah studi yang dilansir National Institutes of Health juga mengungkap kalau biji-bijian memiliki fungsi antioksidan dan antiradang alami.

Tak hanya itu, manfaatnya juga bisa membantu mengendalikan kadar gula darah dan tekanan darah.

Baca Juga:7 Jenis Kacang-kacangan Ini Baik untuk MPASI Si Kecil

7. Hewan Laut Bercangkang

Aneka Seafood untuk Kesehatan Anak

Foto: Aneka Seafood untuk Kesehatan Anak (Orami Photo Stocks)

Makanan yang mengandung mineral untuk anak selanjutnya berasal dari laut nih, Moms.

Berbagai jenis shellfish atau hewan laut bercangkang seperti kerang, tiram, udang, lobster, kepiting, scallop, dan remis adalah yang direkomendasikan.

Hewan laut tersebut ternyata mengandung zat besi, tembaga, selenium, fosfor, dan seng.

Namun, sebelum Moms memberikan berbagai hewan laut bercangkang tadi, pastikan Si Kecil tidak memiliki alergi makanan laut, ya.

8. Jamur

Jamur Makanan

Foto: Jamur Makanan (Orami Photo Stocks)

Menambahkan jamur ke dalam pola makan harian juga bisa membantu memenuhi kebutuhan mineral anak.

Hal ini terutama zat besi, fosfor, tembaga, potasium, dan selenium.

Selain menjadi makanan yang mengandung mineral, manfaat jamur juga bisa memberikan asupan vitamin D, protein, antioksidan, dan lektin.

Ajarkan Si Kecil mengenal aneka jenis jamur, seperti jamur shitake, jamur enoki, jamur tiram, jamur kancing, jamur kuping, dan lainnya.

Baca Juga: 15 Makanan Penambah Berat Badan Bayi yang Sehat dan Disukai Anak

9. Aneka Olahan Susu

Produk Olahan Susu

Foto: Produk Olahan Susu (Orami Photo Stocks)

Menurut rekomendasi U.S. Department of Agriculture, anak berusia 2-9 tahun sebaiknya mengonsumsi 2 atau 3 cangkir susu setiap harinya.

Namun, konsumsinya memang tidak boleh berlebihan karena bisa mengganggu kadar zat besi dalam tubuh.

Sebagai alternatif susu, produk olahan lainnya adalah yoghurt plain atau yoghurt greek.

10. Daging Sapi dan Domba

Daging Domba

Foto: Daging Domba (Istockphoto.com)

Moms mungkin sudah tahu kalau daging merah dari sapi dan domba adalah sumber protein yang baik.

Namun, rupanya kedua jenis daging tadi juga mengandung mineral seperti seng, zat besi, selenium, dan fosfor.

Supaya disukai oleh anak, Moms bisa coba mengolah daging menjadi bakso, burger, isian spageti, topping pizza, dan semacamnya.

Baca Juga: 5+ Manfaat Hati Ayam untuk Kesehatan Tubuh Anak, Catat!

11. Telur

Telur

Foto: Telur (Orami Photo Stocks)

Jika Moms mencari makanan yang mengandung mineral untuk Si Kecil, telur juga bisa menjadi salah satu pilihannya, lho.

Telur utuh kaya akan nutrisi dan menyediakan banyak mineral penting.

Pasalnya, telur tinggi zat besi, fosfor, seng, dan selenium, serta banyak vitamin, lemak sehat, antioksidan, hingga protein.

Kandungan lain yang luar biasa dari telur, yakni kolin. Kolin merupakan nutrisi penting bagi kesehatan manusia dan dibutuhkan untuk berbagai proses dalam tubuh.

Hal ini diperlukan untuk mensintesis neurotransmitter asetilkolin dan juga merupakan komponen membran sel.

Singkatnya, kolin bisa meningkatkan kemampuan otak.

12. Alpukat

Besaran Kalori Alpukat

Foto: Besaran Kalori Alpukat (Womenshealthmag.com)

Moms pasti sudah tahu betul bahwa alpukat merupakan jenis buah yang kaya akan nutrisi.

Tak hanya kaya vitamin, alpukat juga mengandung banyak mineral.

Alpukat diketahui mengandung magnesium, potasium, mangan, dan tembaga dalam jumlah yang cukup tinggi.

Oleh karena itu, alpukat termasuk dalam makanan yang mengandung mineral sehingga baik dikonsumsi anak-anak.

Menariknya lagi, alpukat diperkaya dengan zat antioksidan, seperti karotenoid lutein dan zeaxanthin, yang sangat penting untuk kesehatan mata.

Dengan mengonsumsi alpukat, maka Moms akan meningkatkan kesehatan mata asekaligus meminimalisir risiko katarak.

Baca Juga: 7+ Makanan untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak, Salah Satunya Bayam!

13. Buah Beri

Buah Beri

Foto: Buah Beri (Freepik.com/racool-studio)

Buah-buahan lain yang juga menjadi makanan yang mengandung mineral untuk mendukung tumbuh kembang Si Kecil, yaitu buah beri.

Contoh buah beri mulai dari stroberi, blueberry, blackberry, dan raspberry.

Buah beri adalah sumber potasium, magnesium, dan mangan yang baik untuk tubuh.

Menurut International Journal of Molecular Sciences, mangan merupakan mineral yang penting untuk sejumlah fungsi metabolisme, serta fungsi sistem kekebalan dan saraf.

Mineral ini juga dibutuhkan untuk pertumbuhan dan pemeliharaan kesehatan tulang dan jaringan ikat.

Bahkan, bermanfaat untuk pembentukan antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif.

Baca Juga: Pengganti Susu Sapi, Ini 6 Manfaat Susu Beras Bagi Kesehatan

14. Cokelat Hitam

Cokelat Hitam

Foto: Cokelat Hitam (Orami Photo Stocks)

Menambahkan kakao ke smoothie atau sepotong cokelat hitam, juga sebagai cara meningkatkan kalsium dan mineral pada anak, lho.

Cokelat dan olahannya sangat kaya akan magnesium dan tembaga.

Magnesium dibutuhkan untuk produksi energi, pengaturan tekanan darah, fungsi saraf, kontrol gula darah, dan lainnya.

Sementara itu, tembaga bermanfaat untuk penyerapan zat besi dan pembentukan sel darah merah.

15. Gandum Utuh

Gandum Utuh

Foto: Gandum Utuh (Orami Photo Stocks)

Gandum utuh adalah sumber utama yang mengandung 4 dari 8 mineral penting.

Hal ini termasuk besi, fosfor, selenium, dan seng yang dibutuhkan tubuh.

Biji-bijian utuh dinilai tinggi serat dan merupakan sumber karbohidrat yang sehat.

Biji-bijian dengan mineral tinggi termasuk oatmeal, quinoa, soba, roti gandum, dan bibit gandum.

16. Buah-buahan Tropis

Mangga Untuk Bayi

Foto: Mangga Untuk Bayi (Orami Photo Stocks)

Buah-buahan tropis tumbuh subur di Indonesia, sehingga jangan sampai melewatkan makanan yang mengandung mineral ini.

Beberapa buah yang dimaksud seperti pisang, mangga, nanas, markisa, jambu biji, dan nangka.

Selain kaya akan antioksidan, serat, dan vitamin, banyak buah tropis merupakan sumber mineral yang baik, seperti potasium, mangan, tembaga, dan magnesium.

Pisang merupakan salah satu buah tropis terpopuler, dikemas dengan berbagai mineral, termasuk kalium, magnesium, dan mangan.

Baca Juga: Kenali 7 Arti Suara Bayi Nangis dan Cara Mengatasinya

Berbagai minuman dan makanan yang mengandung mineral di atas juga bisa diolah secara bersamaan supaya lebih bervariasi, lho.

Apakah Moms punya resep hidangan kaya mineral yang akan disukai Si Kecil?

(Partnership)

  • https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/precious-metals-and-other-important-minerals-for-health
  • https://www.drpawluk.com/blog/top-15-essential-mineral-rich-foods/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3745769/
  • https://hal.archives-ouvertes.fr/hal-00900570/document
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4632771/
  • https://www.healthline.com/nutrition/foods-with-minerals