Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Pasca Melahirkan | Jan 13, 2019

8 Cara Menghilangkan Rasa Gatal di Bekas Jahitan Caesar

Bagikan


Kulit gatal bekas jahitan caesar tentu berbeda. Rasanya seperti terbakar. Moms tentu tahu bahwa lebih baik tidak menggaruknya, tetapi terkadang sulit menahannya. Kondisi ini mungkin tidak mengancam jiwa, tetapi sangat menyebalkan dan memalukan.

Menurut Dr. Priscilla, SpBP-RE., pada kasus tertentu, bekas jahitan caesar dapat timbul parut yang tidak diinginkan, di mana parut jadi menonjol bahkan bisa tumbuh melebar dari bekas luka semula dan menjadi gatal atau nyeri.

Apa yang Menyebabkan Kulit Gatal Bekas Jahitan Caesar?

Beberapa hal berikut dapat menyebabkan gatal pasca-melahirkan atau masalah kulit:

  • Perubahan hormon
  • Obat yang diberikan saat persalinan dan pemulihan
  • Masalah tiroid
  • Namun, sering kali tidak ada penyebab yang jelas dan itu menjadikan lebih sulit mencari solusinya.
Baca Juga : Berapa Lama Boleh Hamil Lagi Setelah Caesar?

Bagaimana Menghilangkan Gatal Bekas Caesar?

Jika Moms tidak yakin apa yang menyebabkan iritasi kulit pada bekas jahitan caesar, Moms dapat mempertimbangkan untuk mengunjungi dokter. Mereka dapat menentukan apakah ada kondisi medis serius yang mendasarinya.

Jika dokter tidak memiliki jawaban yang jelas, berikut beberapa tips alami yang dapat dipertimbangkan untuk meredakan gatal bekas caesar dan mencegah luka tambahan yang dapat menyebabkan infeksi dan masalah kesehatan lainnya.

1. Kompres air hangat

Air panas dapat mengeringkan kulit dan bisa menyebabkan iritasi. Gunakan air suam-suam kuku yang lebih aman terutama pada kulit sensitif.

2. Mencuci bebas parfum dan pewarna

Parfum, pewarna, dan bahan tambahan lainnya pada deterjen maupun pelembut kain cucian bisa tetap tertinggal pada pakaian, sehingga dapat mengiritasi kulit saat Moms mengenakannya. Carilah deterjen khusus yang dirancang untuk kulit sensitif (deterjen bayi juga merupakan pilihan yang tepat).

3. Mengatasi dehidrasi

Dehidrasi dapat menyebabkan masalah kulit, jadi pastikan Moms minum setidaknya 8-10 gelas air setiap hari. Jika Moms tinggal di iklim yang gersang atau menghabiskan banyak waktu di dalam rumah dengan pemanas, humidifier dapat membantu memastikan udara di sekitar tidak akan mengeringkan kulit.

4. Turunkan tingkat stres

Stres dapat menyebabkan hormon tak terkendali, dan ketidakseimbangan hormon adalah penyebab umum masalah kulit. Olahraga, diet seimbang, dan cukup tidur adalah faktor kunci dalam menyeimbangkan tingkat stres.

5. Teliti sebelum membeli

Bacalah label produk pengobatan kulit yang Moms gunakan agar tidak menimbulkan iritasi dan gatal bekas Caesar. Sebaiknya gunakan produk alami tanpa tambahan parfum atau etanol alkohol.

6. Gunakan minyak pijat

Minyak pijat seperti minyak zaitun, castor oil (minyak jarak), minyak dari kapsul Vitamin E, dan sebagainya, umumnya membantu menyembuhkan segala jenis bekas luka, dengan memecah kolagen yang terbentuk di bawah kulit.

Pijat dapat melembutkan jaringan parut, menyelaraskan kembali serat kolagen dan menyebabkan tekanan, serta meningkatkan sirkulasi dan merangsang proses penyembuhan.

7. Pertimbangkan gel pengurang gatal

Idealnya Moms bisa menggunakan tanaman lidah buaya dan mengoleskan gelnya ke kulit secara langsung, tetapi jika tidak memungkinkan, pastikan Moms membeli gel aloe vera organik, yang warnanya transparan dan tidak hijau.

8. Pilihan bahan alami

Lemon: umumnya membantu menghilangkan gatal bekas Caesar tetapi hindari menggunakannya jika bekas luka masih segar karena mengganggu proses penyembuhan.

Cocoa Butter: memiliki sifat antioksidan kuat yang membuatnya menjadi penyembuh yang sangat baik untuk gatal bekas jahitan caesar.

Silikon: mengurangi jaringan parut dan gejala lainnya seperti kemerahan, sensitif, terbakar, bengkak dan gatal.

(ROS)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.