Di atas 5 tahun

DI ATAS 5 TAHUN
6 April 2018

Agar Si Kecil Tak Takut, Ini Cara Mempersiapkan Anak Untuk Rontgen

Agar anak tak takut jika harus rontgen.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama


Foto rontgen atau sinar X merupakan prosedur yang dilakukan untuk mengambil gambar bagian dalam tubuh. Ini merupakan cara yang efektif untuk melihat dan mendeteksi kelainan pada tubuh Si Kecil.

Beberapa anak mungkin menganggap rontgen sebagai sesuatu yang ‘keren’ karena mereka bisa melihat bagian dalam tubuhnya. Namun, anak-anak juga sering merasa takut jika harus melakukan prosedur ini. Saat memasuki ruang rontgen, anak mulai merasa cemas dan bahkan menangis.

Oleh sebab itu, inilah beberapa cara yang bisa Moms lakukan untuk persiapan pemeriksaan rontgen pada anak:

Sebelum Tes

foto 1

Sebenarnya, tidak ada persiapan khusus yang harus dilakukan. Anak pun diperbolehkan makan dan minum seperti biasa sebelum tes.

Namun, yang lebih perlu dipersiapkan adalah mental anak agar mereka tidak panik ketika melakukan rontgen di hari yang sudah ditentukan.

1. Latihan menjadi pasien

Semakin anak mengerti apa yang akan mereka lakukan saat rontgen, maka semakin mudah ketika menghadapinya nanti. Moms bisa berpura-pura menjadi dokter, lalu mengajaknya bermain sambil memperagakan prosedur rontgen.

Biasanya rontgen dilakukan dengan tiga cara: berdiri membelakangi sinar X (untuk rontgen dada), duduk di ujung meja (untuk kaki dan tangan) atau terbaring di tempat tidur (untuk memeriksa bagian bagian tubuh lainnya).

Minta anak Moms menunjukkan bagian tubuhnya yang harus dirontgen, siapkan ‘alat’, lalu berpura-pura mengarahkan sinar X ke tubuhnya (sambil mengeluarkan suara dengungan seperti mesin). Selanjutnya, Moms bisa menunjukkan hasil rontgen yang sebelumnya dicetak dari internet.

2. Tunjukkan dengan mainan atau buku

Jika cara di atas dianggap terlalu susah, ada yang lebih mudah dan menyenangkan. Misalnya, dengan menggunakan mesin rontgen mainan yang dijual di toko.

Selain berguna untuk mengatasi rasa takutnya, mainan ini juga bisa mengajarkan anak mengenai anatomi tubuhnya. Moms juga bisa menerangkan prosedur rontgen dengan buku anak bergambar.

Baca Juga : Rontgen Pada Anak, Berbahayakah?

Saat Tes

foto 2

Anak tidak diperbolehkan menggunakan benda logam saat melakukan rontgen. Jika Si Kecil memakan cincin atau perhiasan lainnya, maka harus dilepas terlebih dahulu untuk memperbaiki kualitas gambar.

Bagian tubuh yang akan dirontgen juga tidak boleh tertutup kain. Biasanya anak wajib mengenakan baju rumah sakit.

Moms diperbolehkan untuk menemani Si Kecil saat melakukan rontgen. Peran penting yang bisa dilakukan Moms adalah membuat anak tetap rileks saat pemeriksaan.

Selain itu, penting agar anak tenang saat foto rontgen diambil. Jangan mengalihkan tim medis saat tes sedang berlangsung. Jika Moms memiliki pertanyaan, sebaiknya diutarakan sebelum dan sesudah tes.

Prosedur rontgen melibatkan radiasi yang membahayakan janin, maka wanita hamil tidak diperbolehkan terpapar sinar X. Jika Moms sedang hamil, sebaiknya minta Papa atau keluarga lain untuk mendampingi Si Kecil saat rontgen.

Sesudah Tes

foto 3

Biasanya, prosedur rontgen memakan waktu tidak lebih dari 15 menit. Jika radiolog sudah selesai mengambil foto rontgen, maka pemeriksaan pada anak pun selesai. Namun ada beberapa hal yang perlu Moms perhatikan:

1. Jika sinar X diperlukan lagi, maka akan dijelaskan lebih lanjut

2. Laporan rontgen yang baru dilakukan akan diberikan kepada dokter yang memerintahkan pemeriksaan tersebut, biasanya dalam jangka waktu 48 jam.

3. Konsultasi dengan dokter untuk melihat hasil rontgen anak.

Itulah beberapa cara yang bisa Moms lakukan untuk persiapan pemeriksaan rontgen pada anak. Semoga bermanfaat!

(GLW)

Foto : Shutterstock

Artikel Terkait