12 September 2020

Istri Mengidam Namun Tak Dituruti, Apa Dampaknya Bagi Nutrisi Ibu Hamil?

Apakah keinginan mengidam ibu hamil perlu dituruti?

Untuk Moms yang sudah hamil, tentunya penting dalam mengubah pola gaya hidup menjadi lebih sehat. Hal ini agar janin dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Karena itu, penting dalam memerhatikan makanan dan minuman yang patut dikonsumsi, sebagai asupan nutrisi ibu hamil dan janin di dalam kandungan.

Bagi Moms yang mungkin juga memiliki pertanyaan seputar kebutuhan nutrisi di masa kehamilan, yuk cari tahu seperti apa penjelasan dari dokter kandungan berikut ini.

Permasalahan Seputar Nutrisi Ibu Hamil

nutrisi ibu hamil
Foto: nutrisi ibu hamil

Foto: Orami Photo Stock

Pada artikel "Expert Room" sebelumnya, dr. Handojo Tjandra, MD.,MMed O&G (M'Sia).,Sp.OG, Dokter Spesialis Kebidanan & Penyakit Kandungan/Obstetri & Ginekologi OMNI Hospitals Alam Sutera, telah menjawab permasalahan seputar nutrisi ibu hamil.

Moms bisa cek artikel "Alami Keluhan Tentang Nutrisi Ibu Hamil? Cari Tahu Jawabannya Berikut Ini! (Part 1)" di sini.

Nah, sekarang cari tahu keluhan tentang nutrisi ibu hamil lainnya, serta apa saja solusinya dari dr. Handojo berikut ini, Moms.

Baca Juga: Masalah Umum Ibu Menyusui yang Sering Terjadi (Part 1)

1. Permasalahan Istri yang Mengidam

Mengidam di masa kehamilan adalah hal yang umum terjadi. Namun, tidak sedikit Moms mungkin mengalami ngidam yang cukup aneh dan tidak biasa. Hal ini bisa membuat Dads merasa khawatir.

Namun, apakah istri yang mengidam makanan atau minuman tertentu harus dituruti? Serta, adakah dampak jika mengidam tersebut tidak dituruti?

Menurut dr. Handojo, mengidam itu sendiri bisa terjadi karena dipengaruhi oleh faktor budaya atau faktor psikologis. Dalam menurut ngidam ibu hamil, suami dan keluarga perlu menanganinya secara bijaksana.

"Misalnya, ibu hamil mengidam makanan tertentu. Perlu dijaga agar makanan tertentu tersebut tidak berlebihan, yang dapat mengganggu kesehatan ibu dan janin," jelas dr. Handojo.

Jika ibu hamil yang mengidam tidak dituruti, mungkin dapat menimbulkan gangguan emosional sementara pada ibu. Tetapi, pada umumnya tidak mengganggu kesehatan ibu dan janin.

Baca Juga: Masalah Umum Ibu Menyusui yang Sering Terjadi (Part 2)

2. Bahaya Konsumsi Makanan Mentah untuk Ibu Hamil

Di masa kehamilan, Moms tentu sudah mengetahui seperti apa makanan dan minuman yang boleh dikonsumsi untuk nutrisi ibu hamil.

Tentunya, ada juga hal-hal yang menjadi pantangan untuk dikonsumsi. Salah satunya adalah konsumsi makanan mentah. Sebenarnya apa alasan ibu hamil tidak boleh mengonsums makanan mentah?

Dokter Handojo menjelaskan, bahwa konsumsi daging atau ikan mentah selama kehamilan dicurigai bisa menularkan infeksi tertentu seperti listeria, toksoplasma, salmonella atau infeksi lain yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin.

"Contoh gangguan kesehatan akut pada ibu hamil, misalnya muntah atau diare. Infeksi toksoplasma selama kehamilan bahkan dapat menyebabkan keguguran atau kelainan janin dalam kandungan," terang dr. Handojo.

Karena itu, jangan lupa bahwa Moms yang sedang hamil perlu mengonsumsi daging atau ikan yang sudah dimasak sampai matang untuk menghindari penularan infeksi.

Sedangkan, sayuran mentah juga perlu dicuci dengan baik sebelum dikonsumsi oleh ibu hamil.

Baca Juga: Seputar Permasalahan Berat Badan Bayi, Simak Moms!

3. Manfaat Air Kelapa di Masa Kehamilan

Air kelapa telah dipercaya memberikan manfaat serta nutrisi ibu hamil. Jika Moms ingin mengonsumsinya, dr. Handojo mengatakan bahwa Moms bisa minum air kelapa pada trimester satu, dua atau tiga selama kehamilan.

Pada trimester pertama, minum air kelapa dapat membantu mengatasi mual, konstipasi (sembeli), atau nyeri ulu hati pada ibu hamil.

"Asupan cairan yang cukup dapat mencegah dehidrasi pada ibu. Air kelapa juga mengandung elektrolit dan mineral, seperti natrium, kalium, kalsium, magnesium, fosfor, serta vitamin C yang dibutuhkan oleh ibu hamil," terang dr. Handojo.

Jadi, Moms bisa mengonsumsi air kelapa sebagai sumber cairan tambahan untuk tubuh. Tetap jaga asupannya agar tidak berlebihan, ya.

Baca Juga: 8 Ciri Kekurangan Asam Folat Saat Hamil, Waspada!

4. Asupan Suplemen Asam Folat dan Susu Kehamilan

Asam folat merupakan nutrisi ibu hamil yang penting. Tetapi, Moms mungkin ingin mengonsumsi asam folat, bersamaan dengan susu kehamilan. Lalu, apakah kedua hal ini bisa dikonsumsi secara bersamaan?

"Suplemen asam folat dan susu kehamilan boleh dikonsumsi secara bersamaan selama kehamilan. Penyerapan asam folat dalam tubuh tidak dipengaruhi oleh kalsium dalam susu," terang dr. Handojo.

Tapi, lebih lanjut dr. Handojo mencatat bahwa konsumsi susu tidak dianjurkan diminum bersamaan dengan suplemen zat besi, karena kandungan kalsium dalam susu dapat menggganggu penyerapan zat besi.

Sementara itu, kandungan asam folat dalam susu biasanya tidak cukup untuk kebutuhan harian asam folat ibu hamil. Ibu hamil tetap perlu asupan suplemen asam folat, idealnya 12 minggu sebelum kehamilan dan terutama 12 minggu pertama kehamilan.

Itu dia Moms, penjelasan mengenai keluhan nutrisi ibu hamil yang bisa diketahui.


Artikel ini merupakan kerjasama dengan OMNI Hospitals.

dr. Handojo Tjandra, MD.,MMed O&G (M'Sia).,Sp.OG, adalah Dokter Spesialis Kebidanan & Penyakit Kandungan/Obstetri & Ginekologi yang berpraktek di OMNI Hospitals Alam Sutera, Tangerang Selatan.

Jadwal Praktek:

  • Senin, Kamis & Sabtu: 08.00 - 14.00 WIB & 17.00 - 19.00 WIB
  • Selasa, Rabu & Jumat: 08.00 - 14.00 WIB

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.