03 June 2024

Mengenal 17 Alat Musik NTT dengan Berbagai Keunikannya

Lestarikan budaya dengan mengenal alat musik tradisional
Mengenal 17 Alat Musik NTT dengan Berbagai Keunikannya

Foto: Unsplash.com

Apa saja alat musik NTT (Nusa Tenggara Timur) yang perlu kita ketahui? Cari tahu, yuk!

Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi yang kaya akan budaya, termasuk dalam bidang seni musik.

Musik tradisional NTT merupakan cerminan kehidupan masyarakat dan lingkungan alam sekitar, yang tercermin dalam instrumen-instrumen musiknya yang unik dan khas.

Sebagai langkah untuk melestarikan budaya, mari kenali daftar alat musik NTT yang dapat Moms pahami.

Baca Juga: Mengenal Shiatsu atau Teknik Pijat Tradisional Jepang

Ragam Jenis Alat Musik NTT

Adapun daftar alat musik NTT berikut dapat dipahami, antara lain:

1. Sasando

Sasando
Foto: Sasando (Kemenpraf.go.id)

Salah satu alat musik NTT adalah Sasando, yang berasal dari Kupang, Timor.

Sasando adalah alat musik berupa cakram bundar dengan seribu satu senar yang diregangkan di atas rangkaian bambu.

Senar yang digesek atau dipetik menghasilkan suara yang memukau, seperti mengiringi kisah-kisah tradisional NTT.

2. Tifa

Tifa adalah alat musik perkusi tradisional yang banyak digunakan oleh masyarakat NTT, terutama suku-suku asli seperti Sumba dan Timor.

Alat ini terbuat dari kayu dengan bentuk seperti gentong.

Tifa menghasilkan suara yang menggema dan mengiringi ritual keagamaan, upacara adat, atau tarian tradisional.

3. Gong

Gong Alat Musik
Foto: Gong Alat Musik (Sikkab.go.id)

Gong adalah salah satu alat musik penting di NTT, terutama di daerah Manggarai dan Flores.

Gong digunakan dalam upacara adat, seperti upacara kematian atau pesta perkawinan.

Suara gong memiliki makna simbolis dan mengisi ruang dengan getaran mistis.

Baca Juga: 8 Alat Musik Papua yang Biasa Digunakan dalam Upacara Adat

4. Rebab

Rebab adalah alat musik dawai tradisional yang sering dimainkan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk NTT.

Rebab terbuat dari kayu dengan senar yang terbuat dari tali dawai.

Suara yang dihasilkan oleh rebab memberikan nuansa yang mendalam dan mengiringi tarian-tarian tradisional.

5. Se'i Lo'o

Se'i Lo'o
Foto: Se'i Lo'o (Percepat.com)

Se'i Lo'o adalah alat musik yang berasal dari Flores.

Alat ini mirip dengan gitar yang terbuat dari kulit dan kayu, memiliki tiga atau empat senar.

Se'i Lo'o digunakan untuk mengiringi tarian adat dan lagu-lagu tradisional Flores.

Baca Juga: 12+ Rekomendasi Kado Unisex, Ide Perayaan Tukar Kado!

6. Seruling

Seruling juga merupakan alat musik yang umum digunakan di NTT.

Seruling terbuat dari bambu dan memiliki suara yang khas.

Seruling sering dimainkan untuk mengiringi tarian-tarian tradisional atau sebagai hiburan di acara-acara adat.

7. Sunding Tongkeng

Sunding Tongkeng
Foto: Sunding Tongkeng (Dictocommunity.com)

Sunding tongkeng menunjukkan kesamaan dengan suling yang berasal dari daerah Jawa saat dilihat secara sekilas.

Namun, perbedaan utamanya terletak pada jenis bahan yang digunakan.

Sunding tongkeng dibuat dari bambu dengan ruas yang berbuku, dan ujung dari ruas tersebut dibiarkan tanpa lubang.

Alat musik tradisional ini memiliki enam buah lubang, sementara beberapa di antaranya ditutupi dengan daun talas yang dililitkan untuk menutupi lubang peniup.

8. Heo

Heo merupakan sebuah alat musik NTT tradisional yang dimainkan dengan cara digesek menggunakan busur khusus.

Biasanya, Heo dimainkan bersamaan dengan Leko boko, mengiringi pesta adat.

Alat musik Heo dibuat dari kayu, dan bagian tengahnya dilubangi untuk menciptakan resonansi suara yang unik.

Sementara itu, alat penggesek Heo terbuat dari rangkaian bahan rakuda yang disatukan.

Baca Juga: 10 Alat Musik Jawa Barat yang Suaranya Khas dan Merdu Pisan!

9. Thobo

Alat Musik Thobo
Foto: Alat Musik Thobo (Percepat.com)

Thobo merupakan alat musik dengan kesederhanaan yang mencolok.

Terbuat sepenuhnya dari bambu yang memiliki ruas berbuku, namun dengan bagian bawah ruas yang telah dihilangkan.

Sekilas, Thobo menyerupai alat musik bambu hitada, alat musik tradisional asal Maluku.

Thobo sering digunakan sebagai pelengkap dalam pengiringan musik Foy Doa.

10. Kakalo

Kakalo adalah alat musik NTT perkusi tradisional berbentuk lonjong yang terbuat dari kayu.

Kakalo menghasilkan suara yang khas dan digunakan dalam berbagai upacara adat.

11. Prere

Prere Musik
Foto: Prere Musik (Pinhome.id)

Prere adalah alat musik tradisional yang khas dan berukuran relatif kecil sekitar 10-15 cm.

Prere berasal dari daerah Manggarai dan terbuat dari bahan ruas bambu yang kecil.

Alat musik ini dimainkan layaknya terompet dan menghasilkan bunyi yang sangat khas.

Prere juga digunakan sebagai pengiring pada penampilan pencak silat rakyat.

Baca Juga: 7 Tempat Wisata Palangkaraya, Ada Pemandangan Alam Eksotis!

12. Foy Pay

Foy Pay adalah salah satu alat musik NTT selanjutnya yang cukup unik.

Dari segi nama dan bentuk, alat musik ini mirip dengan Foy Doa, yang juga termasuk jenis alat musik tiup berupa suling.

Foy Pay menghasilkan serangkaian nada seperti do, re, mi, fa, dan sol.

13. Knobe Khabetas

Knobe Khabetas
Foto: Knobe Khabetas (Pinhome.id)

Knobe Khabetas juga termasuk dalam kategori alat musik NTT (Nusa Tenggara Timur).

Bentuk dari alat musik Knobe Khabetas ini adalah seperti busur panah, dilengkapi dengan tali pengikat mirip tali busur panah.

Masyarakat Dawan umumnya yang memainkan alat musik tradisional ini.

Caranya adalah dengan meniup salah satu ujung busur Knobe Khabetas sambil menggetarkan tali yang terhubung.

Salah satu instrumen musik tradisional Nusa Tenggara Timur selanjutnya adalah alat musik Ketadu...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb