25 Januari 2024

Morfologi Ular Weling dan Habitatnya, Punya Bisa Beracun!

Ular ini sering masuk ke area pemukiman manusia

Ular weling (Bungarus candidus) adalah spesies ular endemik di Asia Tenggara.

Ular ini juga dikenal dengan nama ular belang karena tubuhnya yang berwarna belang-belang hitam dan putih hingga ekor.

Panjang tubuh weling mencapai 155 cm (1.55 meter) dan habitat utamanya adalah hutan, hutan mangrove, semak belukar, perkebunan, dan lahan pertanian.

Ular weling sering kali dianggap sebagai hewan yang membawa mitos dan kepercayaan di masyarakat.

Beberapa mitos yang berkembang di masyarakat tentang ular weling adalah jika ular ini masuk ke rumah, maka akan kehilangan anggota keluarga, rumah akan kedatangan pencuri, dan mengalami masalah kesehatan.

Di balik mitos yang menyelimutinya, muncul pertanyaan mengenai seberapa berbahaya jenis ular ini bagi manusia?

Simak penjelasan lengkapnya, ya!

Baca Juga: Arti Mimpi Dililit Ular, Pertanda Dikhianati Orang Terdekat?

Morfologi Ular Weling

Ular Weling
Foto: Ular Weling (Reptile-database.reptarium.cz)

Bungarus candidus, atau yang juga dikenal sebagai weling, adalah spesies ular yang sangat berbisa dari Asia Tenggara.

Berikut morfologi ular weling yang dirangkum dari The Reptile Database:

1. Bentuk Tubuh

Ular weling memiliki tubuh yang ramping dengan panjang mencapai 155 cm (1,55 meter).

2. Pola Warna Tubuh

Bagian atas tubuh ular ini memiliki pola belang-hitam dan putih yang berlanjut hingga ke ekor.

Semakin ke ekor, belang-hitamnya semakin menyempit. Sementara bagian bawah tubuhnya berwarna putih.

3. Kepala

Kepala bagian atas hingga tengkuk (leher atas) ular ini berwarna hitam, sementara bagian bawahnya berwarna putih.

4. Ekor

Ekor weling berbentuk runcing. Panjang ekornya dapat mencapai 16 cm.

Perbedaan Ular Weling dan Ular Welang

Perbedaan antara ular weling (Bungarus candidus) dan saudara dekatnya, ular welang (Bungarus fasciatus) adalah sebagai berikut:

1. Bentuk Kepala

Kepala weling terlihat lonjong dan menyatu dengan badan, sementara kepala ular welang terlihat terpisah dengan jelas dari leher dan berbentuk segitiga.

2. Panjang Tubuh

Ular welang memiliki panjang tubuh yang lebih besar dibandingkan weling.

Ular welang dapat mencapai panjang hingga 2 meter, sedangkan weling hanya memiliki panjang sekitar 160 cm.

3. Pola Warna Belang

Ular welang memiliki pola belang berwarna hitam dan kuning, sementara weling memiliki pola belang berwarna hitam dan putih.

4. Bentuk Ekor

Ekor ular welang memiliki bentuk yang tumpul, sedangkan ekor weling lebih runcing.

Baca Juga: Menyusuri Waduk Gajah Mungkur: Ada Makam di Dasar Air, Taman Satwa, dan Tempat Berkemah

Habitat Ular Weling

Ular weling memiliki habitat yang mencakup berbagai jenis lingkungan, terutama di dataran rendah hingga ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut.

Habitat utamanya meliputi:

1. Hutan

Ular weling dapat ditemukan di hutan-hutan, di mana mereka sering bersembunyi di bawah tumpukan dedaunan dan cabang-cabang pohon.

2. Hutan Mangrove

Mereka juga dapat ditemukan di daerah hutan mangrove, terutama di wilayah pesisir.

3. Semak Belukar

Ular ini sering terlihat di semak-semak dan belukar, tempat mereka mencari makanan dan tempat persembunyian.

4. Perkebunan

Mereka dapat masuk ke perkebunan seperti kebun sawit dan kebun kelapa, di mana mereka dapat mencari mangsa.

5. Lahan Pertanian

Ular ini juga dapat ditemukan di daerah lahan pertanian, terutama jika ada tempat perlindungan dan sumber makanan yang cukup.

Selain itu, ular weling sering ditemukan di sekitar permukiman manusia, terutama di desa-desa, karena mereka memangsa hewan pengerat yang sering berkeliaran di sekitar rumah-rumah.

Ular ini adalah hewan nokturnal, yang berarti mereka aktif pada malam hari, tetapi mereka juga dapat terlihat di siang hari.

Ketika merasa terganggu atau terancam, ular ini memiliki kebiasaan untuk menyembunyikan kepalanya di bawah gulungan badannya.

Weling berkembangbiak dengan bertelur, dan jumlah telur yang dihasilkan biasanya berkisar antara 4 hingga 10 butir.

Ular weling merupakan spesies ular yang berbisa dan dapat membahayakan manusia.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb