22 Januari 2020

Anak Anji Didiagnosis Autism Spectrum Disorder, Apa Penyebab dan Gejalanya?

Kenali penyebab dan gejala Autism Spectrum Disorder pada anak yuk, Moms

Menginjak usia 4 tahun, putra bungsu dari pasangan Anji dan Wina Natalia, didiagnosis menderita autism spectrum disorder (ASD).

Hal ini dibagikan Anji melalui akun Instagram keduanya @anji.akunkedua, yang dikhususkan untuk meng-update aktivitas dirinya dan keluarga.

21295186 336380956774249 4267096033445543936 n
Foto: 21295186 336380956774249 4267096033445543936 n

Foto: instagram.com/sigraumarnarada

“Semenjak @sigraumarnarada (SUN) didiagnosa sebagai anak ASD (Autism Spectrum Disorder), Minda @winatalia mencari tahu banyak hal berkaitan dengan hal itu. Di Google, YouTube dan juga tempat terapi. Saya selalu mendapatkan informasi dari DIA,” tulis Anji di akunnya.

Perlu diketahui, ASD adalah gangguan perkembangan pada seseorang yang mempengaruhi komunikasi dan perilaku. Disebut sebagai gangguan perkembangan, karena kebanyakan kasus, muncul di dua tahun pertama kehidupan.

Menurut Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental (DSM-5), panduan yang dibuat oleh American Psychiatric Association yang digunakan untuk mendiagnosis gangguan mental, penderita ASD akan mengalami menunjukkan beberapa hal, seperti mengalami kesulitan dalam komunikasi dan interaksi dengan orang lain. Mari simak lebih lanjut apa penyebab dan gejala autism spectrum disorder ini!

Baca Juga: 4 Tips Traveling Menggunakan Pesawat untuk Anak dengan Autisme

Penyebab Autism Spectrum Disorder Pada Anak

autism1
Foto: autism1

Walaupun belum ada penyebab pasti dari autism spectrum disorder ini, beberapa penelitian menyebutkan, bahwa ASD dalam disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

1. Keturunan

Beberapa kasus menunjukkan bahwa memiliki saudara atau keluarga dengan riwayat penyakit ASD, bisa menjadi salah satu penyebabnya.

Autis biasa terjadi pada keluarga, misalnya saudara yang lebih muda, dari penderita austis, juga memiliki kemungkinan yang besar untuk mengidap autis.

2. Faktor Lingkungan

Beberapa kasus memang disebabkan oleh faktor keturunan, tetapi faktor lingkungan pun bisa menjadi pemicu timbulnya penyakit ASD ini. Faktor lingkungan yang dimaksud di sini seperti gaya hidup, seperti diet dan olahraga.

Baca Juga: 4 Selebriti Ini Memiliki Anak dengan Autisme

3. Bawaan Lahir

Faktor lainnya dari penyakit ASD ini bisa disebabkan oleh bawaan sejak lahir. Misalnya lahir terlalu cepat atau bayi prematur (lahir sebelum 35 minggu kehamilan) dan ibu yang sering mengonsumsi minuman beralkohol di masa kehamilan.

Selain itu, terpapar obat-obatan tertentu seperti natrium valproat (kadang-kadang digunakan untuk mengobati epilepsi), di dalam rahim.

Gejala Autism Spectrum Disorder Pada Anak

autism2
Foto: autism2

Anak-anak ataupun orang yang menderita penyakit ASD, cenderung memiliki kesulitan dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

Beberapa hal di sini adalah gejala-gejala yang biasa ditemukan dalam penderita ASD. Tidak semuanya tetapi kebanyakan orang menunjukkan gejala ini.

1. Dalam Hal Interaksi Sosial

Kesulitan melakukan interaksi dengan lingkungan sekitar, akan ditunjukkan dengan gejala seperti, tidak bisa melakukan kontak mata dengan orang lain, cenderung tidak mau menatap atau mendengarkan orang lain, mudah terlihat senang dengan hal-hal yang biasa saja, dan sangat lambat dalam memberikan respon terhadap sesuatu hal.

Baca Juga: Mengenali Gejala Autisme Pada Bayi


2. Melakukan Perilaku Berulang

Maksudanya adalah mengulangi perilaku tertentu atau memiliki perilaku yang tidak biasa. Misalnya mengulang kata atau frasa, memiliki ingatan yang kuat terhadap angka, hingga terlalu fokus pada satu objek.

Itulah beberapa penyebab dan gejala yang ditunjukkan oleh penderita Autism Spectrum Disorder (ASD). jika Si Kecil mulai menunjukkan perilaku seperti yang telah disebutkan di atas, Moms harus mulai aware dan segera membawa anak untuk melakukan pemeriksaan ya setelah mengetahui gejala autism, Moms.

(AWD/INT)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.