13 April 2022

Apakah Air Dingin Membuat Gemuk? Ini 3 Mitos dan Fakta Seputar Air Es

Apa benar air es berbahaya jika diminum saat menstruasi?

Apakah air dingin membuat gemuk?

Moms pasti tahu bahwa lebih dari 70% tubuh kita terdiri dari air.

Air adalah bagian penting dari tubuh kita dan dapat dikatakan sebagai rahasia untuk hidup lebih lama.

Karena, air membantu transportasi oksigen dan nutrisi ke sel dan organ dan mengatur suhu tubuh.

Air juga berguna untuk melembapkan kulit, membantu pencernaan dan menyaring racun, ditambah lagi tidak. minum cairan selama beberapa hari bisa menyebabkan kematian.

Nah, biasanya air es adalah kegemarannya banyak orang, apalagi saat matahari sedang terik. Saat cuaca sedang panas, air es jadi seperti oase di tengah gurun.

Minum es rasanya bisa menghilangkan dahaga lebih cepat daripada minum air hangat ketika kita kegerahan.

Tapi minum air es katanya bisa membuat kita gemuk? Moms juga tentu pernah mendengar tentang bahaya minum air es saat haid. Benarkah? Cari tahu jawabannya di sini, yuk!

Baca Juga : 10 Khasiat Luar Biasa Madu untuk Kesehatan Tubuh

Apakah Air Dingin Membuat Gemuk?

Untuk mencari tahu kebenaran di balik hal ini, coba kita simak mitos dan faktanya berikut yuk, Moms.

1. Mitos: Air Es Bikin Gemuk

apakah air dingin membuat gemuk
Foto: apakah air dingin membuat gemuk (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Ucapan “Jangan sering-sering minum air dingin. Bikin gemuk, lho!” mungkin sering Moms dengar. Namun jangan khawatir, karena ini anggapan yang salah.

Mitos ini timbul karena banyak orang mengonsumsi makanan berlemak lalu minum es, kemudian merasa tidak nyaman karena lemak di sela-sela gigi, lidah, dan rongga mulut membeku.

Hal ini yang menimbulkan pemikiran bahwa air es juga akan membekukan lemak di dalam tubuh, sehingga membuat kita jadi gemuk.

Faktanya, Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism menemukan bahwa air dingin yang dikonsumsi justru akan menaikkan suhu tubuh.

Ini berarti air es tidak mungkin membekukan lapisan lemak dalam tubuh. Tapi, es bisa membuat tubuh gemuk kalau dicampur dengan sirop, gula, atau makanan dan minuman manis lainnya.

Air es justru bisa membantu Moms menurunkan berat badan.

Air es tidak hanya merupakan minuman bebas kalori, tetapi tubuh kita sebenarnya akan membakar kalori untuk memanaskannya hingga mencapai suhu tubuh (37 derajat Celcius).

Meskipun, jumlah kalori yang dibakar sangat kecil. Air dingin meningkatkan laju metabolisme.

Saat air dingin masuk ke dalam tubuh, karbohidrat dan lemak dibakar untuk menghasilkan energi, yang pada gilirannya menghasilkan panas dan menyeimbangkan suhu sistem inti tubuh.

Tubuh kita membutuhkan sekitar delapan cangkir lebih air setiap hari tergantung pada ukuran tubuh, usia, jenis kelamin dan tingkat aktivitas.

Minum air putih sebagai pengganti minuman manis baik untuk pencernaan kita dan menjaga berat badan yang sehat, meskipun air yang diminum adalah air dingin.

Minum air dingin sebenarnya dapat membantu kita membakar beberapa kalori ekstra saat mencernanya karena tubuh harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu intinya.

Namun, tidak mungkin bahwa minum air dingin adalah alat awal yang ampuh untuk menurunkan berat badan.

Kalori yang berlebihan bisa menyebabkan penambahan berat badan yang tidak diinginkan.

Baca Juga : 8 Khasiat Es Batu untuk Kecantikan Wajah, Bisa Mengurangi Jerawat Lho!

2. Mitos: Minum Air Dingin Turunkan Suhu Tubuh Saat Kepanasan

apakah air dingin membuat gemuk
Foto: apakah air dingin membuat gemuk

Foto: Orami Photo Stock

Saat merasa kepanasan, Moms pasti merasa haus. Rasa haus ini sebenarnya adalah respons tubuh yang membutuhkan cairan untuk mendinginkan suhu tubuh.

Di saat seperti ini, yang ingin kita lakukan hanyalah meneguk air es dingin. Mungkin Moms berpikir, air dingin akan membuat kita tetap sejuk, bukan?

Sayangnya anggapan ini adalah salah. Jika selama ini berpikiran air dingin adalah pilihan yang tepat saat kepanasan, ada studi terbaru yang menarik mengenai hal ini. 

Untuk menjawab pertanyaan apakah air dingin membuat gemuk, kita perlu merujuk pada sebuah penelitian.

Penelitian University of Ottawa justru menemukan bahwa dalam kondisi tertentu, minuman hangat adalah pilihan terbaik untuk mendinginkan suhu tubuh.

Minuman panas justru bisa membuat kita tenang. Ini karena ketika minum minuman panas, sering kali ada peningkatan besar dalam jumlah keringat kita.

Keringat mungkin tampak seperti kita kepanasan, tetapi sebenarnya itu adalah metode utama tubuh untuk mendinginkan tubuh.

Air dingin justru membuat keringat cepat berhenti, bahkan sebelum suhu tubuh menurun.

Jika Moms minum minuman panas, lebih sedikit panas yang disimpan di dalam tubuh, asalkan keringat yang dihasilkan bisa menguap.

Jika minum sesuatu yang panas, dan kita memakai banyak lapisan baju, keringat akan terjebak.

Namun, jika keringat bisa menguap - misalnya, jika meminum minuman panas di taman dengan kaus dan celana pendek, maka tubuh akan menjadi lebih dingin!

3. Mitos: Tidak Boleh Minum Air Es saat Haid

minum air dingin saat haid
Foto: minum air dingin saat haid

Foto: Orami Photo Stock

Nah, mitos tentang air es ini juga termasuk salah satu yang tertua dan terpopuler.

Mitos mengatakan bahwa air es akan menyebabkan darah haid tidak keluar semua dan tersisa di dinding rahim.

Darah haid yang tersisa di dinding rahim bisa menjadi miom, kista, hingga kanker rahim. Ternyata ini juga mitos, karena menstruasi berhubungan erat dengan estrogen.

Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Haid Tidak Teratur, Sehatkan Tubuh

Faktor hormonal dan psikologis adalah faktor yang berpengaruh pada darah yang keluar saat haid. Jadi sekali lagi, bukan air es!

Jika Moms tidak ada keluhan sakit perut, kembung, mulas, atau apapun saat menstruasi, minum air es saat haid tidak dilarang, kok.enggumpal) dari makan makanan tertentu atau minum air dingin.

Faktor hormonal dan psikologis adalah faktor yang berpengaruh pada darah yang keluar saat haid.

Faktor inilah yang terkadang bisa membuat menstruasi datang terlambat, yaitu kerena lelah, stres, atau sakit.

Jadi sekali lagi, bukan air es! Jika Moms tidak ada keluhan sakit perut, kembung, mulas, atau apapun saat menstruasi, minum air es saat haid tidak dilarang, kok.

Jadi, apakah air dingin membuat gemuk? Jawabannya ini hanya mitos belaka, Moms.

Sekarang Moms sudah tahu kan, jika minum air dingin itu tidak membuat gemuk, malah bisa menurunkan berat badan.

  • https://academic.oup.com/jcem/article/88/12/6015/2661518
  • https://www.ndtv.com/health/weight-loss-will-drinking-cold-water-make-you-fat-2355852

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.