23 Mei 2022

Apakah Ciuman Bibir Bisa Hamil? Ini Faktanya!

Ciuman bibir bisa bikin hamil, mitos atau fakta ya?
Apakah Ciuman Bibir Bisa Hamil? Ini Faktanya!

Foto: Orami Photo Stock

Seks tak melulu soal berhubungan badan dengan pasangan. Ciuman juga termasuk salah satu aktivitas seks, yang bahkan kini banyak dilakukan oleh anak-anak muda sebelum menikah.

Ketika buah hati Moms yang beranjak remaja mulai bertanya-tanya apakah ciuman bibir bisa hamil, ini jawaban yang perlu dipersiapkan!

Apakah Ciuman Bibir Bisa Hamil?

ciuman bibir bisa hamil
Foto: ciuman bibir bisa hamil

Foto: Orami Photo Stock

Ciuman bibir, meski menggunakan lidah sekalipun tidak akan menyebabkan seseorang menjadi hamil.

Pasalnya, kehamilan hanya bisa terjadi jika sel telur dan sel sperma bertemu sehingga ada pembuahan.

Kehamilan dimulai ketika sel telur yang dibuahi tertanam di lapisan rahim. Dibutuhkan 2-3 minggu setelah seks agar kehamilan terjadi.

Ini dilakukan dengan cara berhubungan intim dengan pasangan, yaitu saat penis ejakulasi atau mengeluarkan sperma di dalam vagina pasangannya.

Melansir laman Planet Parenthood, jika air mani masuk ke dalam vagina, sel sperma bisa berenang ke atas melalui leher rahim.

Sperma dan rahim bekerja sama untuk menggerakkan sperma menuju saluran tuba.

Jika sel telur bergerak menuju saluran tuba pada saat yang sama, sperma dan sel telur akan bertemu hingga menyebabkan pembuahan.

Baca Juga: 7 Makna Ciuman Leher dari Pasangan & Bagaimana Melakukannya

Nantinya, sel telur yang telah dibuahi bergerak menuruni saluran tuba menuju rahim.

Lama-lama ia akan mulai membelah menjadi lebih banyak sel, membentuk bola sel yang disebut blastocyst.

Bola sel ini akan sampai ke rahim sekitar 3 sampai 4 hari setelah pembuahan. Lalu akan mengapung di rahim selama 2-3 hari lagi.

Blastocyst yang menempel pada lapisan rahim disebut dengan implantasi dan di saat ini kehamilan secara resmi dimulai.

Proses implantasi biasanya terjadi sekitar 6 hari setelah pembuahan dan membutuhkan waktu sekitar 3-4 hari.

Nah, ketika implantasi terjadi, akan ada hormon kehamilan yang dilepaskan. Saat itulah seorang wanita tidak akan menstruasi karena kehamilannya.

Jadi, jika putra-putri Moms bertanya-tanya apakah ciuman bibir bisa hamil tentu saja jawabannya tidak.

Pasalnya, ciuman bibir sama sekali tidak melibatkan sel telur maupun sperma.

Dampak dari Ciuman Bibir

ciuman bibir bisa hamil
Foto: ciuman bibir bisa hamil

Foto: Orami Photo Stock

Meski tidak akan menyebabkan kehamilan, ciuman bibir bisa menyebarkan penyakit.

Pasalnya, saat berciuman bibir, seseorang akan bertukar liur. Inilah yang membuat bakteri atau virus yang dimiliki bisa menyebar ke pasangannya.

Berikut beberapa penyakit yang bisa muncul dari ciuman bibir, yaitu sebagai berikut.

Pilek

Pilek atau infeksi saluran pernapasan atas dapat menyebar dari satu orang ke orang lainnya jika terpapar melalui droplet atau kontak langsung dengan cairan dan lendir dari hidung serta tenggorokan orang yang terinfeksi.

Demam Kelenjar

Demam kelenjar adalah infeksi virus yang disebut infeksi mononukleosis yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr dan menyebar melalui air liur.

Oleh karenanya, penyakit ini bisa dengan mudah menyerang saat seseorang berciuman bibir.

Infeksi Herpes

Virus herpes simpleks bisa menyebar melalui kontak langsung dengan virus saat seseorang ciuman bibir.

Herpes paling mudah menyebar ke orang lain ketika lepuh terbentuk atau telah meletus. Bahkan, virus ini dapat menyebar ketika seseorang sudah sembuh.

Hepatitis B

Apakah ciuman bibir bikin hamil? Tidak, tapi ciuman bibir bisa menularkan virus hepatitis B.

Pasalnya, air liur yang sudah terinfeksi virus bersentuhan langsung dengan aliran darah atau selaput lendir orang lain termasuk di mulut, infeksi dapat dengan mudah menyebar.

Terlebih jika seseorang memiliki luka terbuka di dalam atau sekitar mulut.

Penyakit Meningokokus

Ini adalah kondisi yang berpotensi mengancam jiwa meliputi meningitis, radang selaput (meninges) yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang , dan septikemia.

Bakteri ini bisa menyebar baik melalui kontak langsung atau melalui droplet.

elansir laman Better Health Channel, studi menunjukkan bahwa berciuman bibir yang intens bisa menularkan penyakit ini.

Manfaat Ciuman

ciuman bibir bisa hamil
Foto: ciuman bibir bisa hamil

Foto: Orami Photo Stock

Meski bisa memicu beberapa penyakit, ciuman juga punya banyak manfaat untuk kesehatan mental. Berikut manfaat ciuman, di antaranya:

  • Memicu hormon bahagia seperti oksitosin, dopamin, dan serotonin.
  • Menambah ikatan cinta dengan pasangan.
  • Mengurangi stres yang melanda.
  • Mengurangi kecemasan.
  • Mengurangi tekanan darah karena bantu melebarkan pembuluh darah.
  • Mengurangi sakit kepala.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Meningkatkan gairah seks dengan pasangan.
  • Membakar kalori sehingga bantu proses menurunkan berat badan.

Namun agar mendapatkan manfaat dari ciuman dan terhindar dari beragam penyakit yang mengintai, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan.

  • Hindari berciuman bibir saat Moms atau pasangan sedang sakit.
  • Hindari berciuman bibir saat Moms atau pasangan memiliki luka di bibir dan mulut.
  • Jaga kesehatan mulut dengan menyikat gigi 2 kali sehari dan melakukan flossing.
  • Lakukan vaksin untuk mencegan penyakit menular seperti hepatitis B dan infeksi meningokokus.

Baca Juga: Penisilin, Antibiotik untuk Berbagai Macam Infeksi Bakteri

Sekarang, sudah terjawab kan Moms pertanyaan apakah ciuman bibir bisa hamil.

Semoga dengan memberikan edukasi sejak dini, buah hati Moms terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, ya!

  • https://www.plannedparenthood.org/learn/ask-experts/can-i-get-pregnant-from-tongue-kissing
  • https://www.plannedparenthood.org/learn/pregnancy/how-pregnancy-happens
  • https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/kissing-and-your-health
  • https://www.healthline.com/health/benefits-of-kissing

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.