07 Januari 2019

Apakah Kesibukan Pekerjaan Dapat Memengaruhi Program Hamil?

Stres akan merugikan perempuan baik secara fisik maupun mental

Setiap pasangan yang telah menikah umumnya mendambakan kehadiran anak.

Namun demikian, tak semua pasangan dengan cepat dikaruniai buah hati. Lalu apakah hal yang memengaruhi program hamil ini?

Apakah kesibukan pekerjaan Moms dan suami menjadi salah satu faktornya? Mari simak ulasan berikut.

Pengaruh Kesibukan Pekerjaan Pada Program Hamil

stres kerja (1)
Foto: stres kerja (1)

Menurut penelitian, perempuan yang bekerja lebih dari 40 jam seminggu atau secara rutin mengangkat beban berat mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk hamil daripada perempuan yang tidak melakukan hal tersebut.

Hal ini lantaran kerja berat, baik dalam bentuk tekanan fisik dan jam kerja yang panjang, memiliki dampak yang merugikan pada kemampuan perempuan untuk hamil.

Pasangan yang paling sehat dapat hamil dalam waktu tiga hingga enam bulan.

Tapi prosesnya bisa lebih lama untuk orang yang lebih tua, orang yang memiliki kondisi medis tertentu, atau bagi orang yang banyak merokok dan mengonsumsi alkohol. 

Baca Juga: Hal-hal Yang Harus Diperhatikan saat Program Hamil

Hindari Stres

stres kerja (2)
Foto: stres kerja (2) (Orami Photo Stock)

Selain itu, faktor stres juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi program hamil.

Stres akan merugikan perempuan baik secara fisik maupun mental.

Menurut dokter, keseimbangan dan ketenangan adalah bagian penting dalam program hamil.

Berusaha untuk meluangkan waktu untuk me time sangat penting untuk meningkatkan peluang untuk hamil.

Banyak perempuan berpikir hal terbaik untuk dilakukan ketika sedang stres adalah mengambil waktu cuti.

Menurut penelitian, hal itu tidak membantu, karena hanya akan membuat seorang perempuan merasa bahwa ia harus hamil pada waktu cuti tersebut. Sehingga menyebabkan stres untuk hamil jadi jauh lebih tinggi.

Suami Jangan Bekerja Terlalu Lelah

stres kerja (3)
Foto: stres kerja (3)

Bukan hanya Moms saja yang harus menjaga kondisi tubuh agar tidak kelelahan dan stres.

Suami juga harus bisa menjaga kesehatannya, terutama jangan sampai terlalu lelah bekerja.

Terlalu lelah dapat menganggu fungsi berbagai organ tubuh tak terkecuali fungsi hormon dan metabolisme.

Bila kelelahan ini sudah menganggu, maka bukan tak mungkin produksi sperma jadi tak normal.

Baca Juga: Terapi Hormon untuk Hamil, Efektifkah?

Nah, itulah tadi beberapa hal terkait kesibukan Moms dan suami yang sebaiknya dihindari bila sedang menjalani program hami.

Satu lagi hal yang tak boleh ketinggalan juga adalah waktu luang bagi Moms dan suami.

Bila keduanya memiliki jadwal kesibukan yang sangat berbeda, tentunya akan semakin sulit untuk melakukan hubungan suami istri.

Dengan demikian, sebaiknya saat sudah mulai berumah tangga, Moms dan suami memilih pekerjaan yang dapat menunjang keberhasilan program hamil.

(MDP)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.