Pernikahan & Seks

PERNIKAHAN & SEKS
29 April 2020

Atur Strategi Bercinta dengan Pasangan Selama Bulan Puasa

Waktunya memanfaatkan quickie
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Waktu malam hari yang biasanya Anda gunakan untuk bercinta dengan pasangan, kini beralih menjadi waktu untuk tadarus ataupun salat sunah malam.

Bagaimana dengan waktu sebelum sahur? Aduh, kan harus salat Subuh nanti. Masa, sih, harus mandi wajib di dini hari?

Nyatanya, tak sedikit pasangan yang kerepotan mengatur waktu bercinta selama Ramadan. Dan akhirnya, banyak di antara mereka yang menyerah dan memilih untuk ‘puasa’ selama satu bulan. 

Memang bulan Ramadan, bercinta dengan pasangan terlarang untuk dilakukan di siang hari. Namun, di malam hari, bercinta boleh-boleh saja dilakukan.

Sebenarnya, Mama memiliki waktu setelah berbuka puasa hingga setelah imsak untuk bercinta.

Cukup panjang waktu yang Moms punya, bukan? Nah, sekarang tinggal mencari waktu untuk melakukannya.

Baca Juga: 5 Tips Merangsang Suami untuk Seks yang Menakjubkan

Waktu Ideal Bercinta di Bulan Puasa

5 Posisi Seks yang Bisa Memudahkan Wanita Orgasme 4.jpg

Foto: Orami Stock Photos

Idealnya, Moms bisa memanfaatkan waktu setelah berbuka puasa dan salat Magrib.

Menyelinaplah sebentar masuk ke kamar tidur. Kemudian menjelang waktu Isya dan salat Tarawih, Moms bisa segera mandi untuk membersihkan diri.

Pilihan waktu lainnya adalah malam hari setelah semua ibadah malam selesai dilakukan, atau menjelang tidur. Mau tak mau, mandi pada dini hari sebelum Subuh harus Moms lakukan.

Tentu saja frekuensi bercinta dengan pasangan di bulan Ramadan tak bisa dilakukan sesering biasanya.

Jika frekuensi bercinta Moms biasanya 2-3 kali seminggu, bulan ini cukuplah 1-2 kali seminggu. Namanya juga sedang fokus beribadah. Iya, kan?

Baca Juga: 5 Tips Bercinta di Sofa, Yuk Dicoba!

Durasi Bercinta di Bulan Puasa

Ini 5 Posisi Seks yang Cocok untuk Pasangan Pasca Bertengkar 1.jpg

Foto: Orami Stock Photos

Mengenai durasi bercinta, jika Moms memilih waktu antara Magrib dan Isya, tentu saja Moms tak punya waktu banyak-banyak. Cobalah quickie sex yang tidak membutuhkan waktu lama.

Dilansir dari Cosmopolitan, quickie sex bisa jadi menyenangkan dan sangat praktis dilakukan di waktu terbatas.

Kurang seru? Kreatiflah dengan mencoba berbagai posisi dan lokasi, sehingga meski durasi singkat sekalipun, tetap terasa menyenangkan.

Lagipula, quickie cocok dilakukan saat bulan puasa, karena umumnya setelah seharian berpuasa, tubuh masih sedikit lemas dan kurang bertenaga.

Bila memang waktu dan lokasi sangat terbatas untuk bercinta, Moms bisa tetap bermesraan dengan pasangan melalui cara lain.

Misalnya saja, mengobrol intim berdua di tempat tidur, berbuka puasa atau makan malam berdua di tempat romantis, dan melakukan hal-hal bersama lainnya.

Baca Juga: Ingin Coba Posisi Seks Berdiri? Ini 5 Tipsnya!

Percayalah, jika dilakukan bersama dengan pasangan, apalagi di bulan yang penuh ibadah seperti ini, semua akan terasa menyenangkan, kok.

Setelah Ramadan usai, Moms akan kembali mendapatkan waktu intim bersama pasangan kapanpun Moms inginkan.

Artikel Terkait