02 Juli 2019

Bisa Sebabkan Obesitas, Ini Bahaya MPASI Dini Pada Bayi

MPASI dini justru sebabkan bayi kehilangan nutrisi penting

Tidak sedikit orang tua di berbagai belahan dunia yang memaksakan untuk memberikan MPASI dini pada bayi di bawah 6 bulan.

Padahal para ahli kesehatan, AAP, WHO, dan organisasi kesehatan di dunia lainnya telah merekomendasikan pemberian MPASI hanya boleh dilakukan setelah bayi berusia minimal 6 bulan.

Apakah Moms juga salah satu yang berniat memberikan MPASI dini pada Si Kecil? Jika iya, maka lebih baik urungkan niat Moms.

Berikut beberapa bahaya MPASI dini berdasarkan penelitian dan pernyataan para ahli yang berhasil kami rangkum sebagai bahan pertimbangan Moms.

Baca Juga: 5 Tips Menyiapkan MPASI saat Berlibur

Memberikan MPASI Terlalu Dini Dapat Berisiko Menyebabkan Bayi Tersedak

Stop MPASI Dini Ini Bahayanya Bagi Bayi 1.jpg
Foto: Stop MPASI Dini Ini Bahayanya Bagi Bayi 1.jpg

Profesor Siyazi Mda, pimpinan pediatri di Dr. George Mukhari Academic Hospital di Ga-Rankuwa, mengungkapkan bahwa bayi yang berusia di bawah 6 bulan belum memiliki kontrol kepala yang memadai dan masih menunjukkan refleks yang dikenal sebagai tongue reflex sehingga lebih cenderung tersedak ketika makan makanan padat, sekalipun itu puree atau sereal bayi.

Profesor Mda juga menambahkan bahwa otot mulut seorang bayi yang masih sangat muda (di bawah 6 bulan) tidak cocok untuk mengunyah makanan padat dan sering bermasalah dengan koordinasi menelan, yang juga dapat meningkatkan kemungkinan tersedak.

Baca Juga: 9 Peralatan MPASI yang Wajib Moms Miliki

MPASI Dini Dinilai Dapat Meningkatkan Risiko Obesitas

Stop MPASI Dini Ini Bahayanya Bagi Bayi 2.jpg
Foto: Stop MPASI Dini Ini Bahayanya Bagi Bayi 2.jpg

American Academy of Pediatrics (AAP) mengungkapkan bahwa memperkenalkan MPASI dini sebelum bayi mencapai usia 4 bulan dapat meningkatkan risiko obesitas, baik pada masa bayi atau pun balita.

Banyak penelitian medis yang juga mengonfirmasi hal tersebut, termasuk salah satunya adalah sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics pada tahun 2011. Di mana jurnal American Academy of Pediatrics tersebut secara khusus menyelidiki waktu pemberian makanan padat dan risiko obesitas di masa kecil.

Penelitian dilakukan untuk mengamati dengan seksama bagaimana pengenalan MPASI dini dapat mempengaruhi tingkat obesitas pada anak usia pra sekolah.

Hasilnya, ditemukan bahwa di antara bayi yang tidak pernah disusui atau berhenti menyusu sebelum usia 4 bulan, bayi yang mengonsumsi MPASI dini dikaitkan dengan 6 kali lipat lebih mungkin mengalami obesitas saat berusia 3 tahun.

Baca Juga: 5 MPASI yang Baik Dikonsumsi Saat Bayi Diare

Menyebabkan Bayi Kehilangan Nutrisi Penting di Dalam ASI

Stop MPASI Dini Ini Bahayanya Bagi Bayi 3.jpg
Foto: Stop MPASI Dini Ini Bahayanya Bagi Bayi 3.jpg

“Memperkenalkan bayi pada MPASI terlalu dini dapat menyebabkan mereka kehilangan nutrisi penting yang berasal dari ASI dan susu formula. Sebaliknya, terlambat memperkenalkan MPASI berkaitan dengan kekurangan gizi mikro, alergi, dan kebiasaan makan yang buruk di kemudian hari,” kata Chloe Barrera, kepala peneliti di U.S. Centers for Disease Control and Prevention’s National Center for Chronic Disease Prevention and Health Promotion.

Jadi, kapan Moms akan memperkenalkan MPASI pada Si Kecil? Masihkah berniat memberikan MPASI dini? Sudah tahukah Moms ciri-ciri bayi siap menerima MPASI?

(RGW)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.