Newborn

4 Februari 2021

Bolehkah ASI Dicampur Susu Formula? Simak Penjelasan dan Risikonya

ASI diberikan bergantian dengan susu formula atau dicampur dalam satu botol?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Adeline Wahyu

ASI merupakan nutrisi yang paling penting bagi bayi, terutama selama enam bulan pertama kehidupan bayi.

Akan tetapi, tidak sedikit bayi yang memang terpaksa minum susu formula di usia awal kehidupannya tersebut. Termasuk ASI campur dan sufor (susu formula).

Sebenarnya, bolehkah ASI dicampur susu formula untuk bayi? Temukan jawabannya dalam pembahasan di bawah ini.

Baca Juga: Nutrisi Tepat Pangkal Daya Tahan Tubuh Kuat!

Bolehkah ASI Dicampur Susu Formula?

bolehkah asi dicampur susu formula

Foto: Orami Photo Stocks

Susu formula mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi.

Memperkenalkannya saat beberapa minggu kehidupannya atau beberapa bulan kemudian tidak mengindikasikan bahwa masa menyusui Moms akan segera berakhir.

Sebagian ibu masih merasa bingung, sebenarnya bolehkah ASI dicampur susu formula? Bukankah kandungan pada keduanya tidak dapat dicerna dengan baik?

Mengombinasi ASI dicampur dengan susu formula menjadi hal penting dalam kasus ini.

Meskipun American Academy of Pediatrics dan World Health Organization merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan seorang anak, orang tua tahu bahwa hal ini tidak selalu mudah.

Menurut dr. Yoga Devaera, SpA, dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, mengenai penjelasan bolehkah ASI dicampur susu formula, ia memaparkan mengombinasi ASI dan susu formula bisa dilakukan dalam kondisi terpaksa.

Artinya, bolehkah asi dicampur susu formula bisa dilakukan, jika memang tidak ada lagi pilihan selain memberikan susu formula bergantian dengan ASI.

Kombinasi ini tidak akan merusak sistem pencernaan, khususnya usus, namun berisiko memicu alergi.

Risiko alergi sendiri muncul akibat adanya perbedaan sumber protein yang terdapat di dalam susu formula dan ASI. Sebab, sebagian besar protein di dalam susu formula berasal dari susu sapi.

Beberapa kondisi terpaksa yang dimaksud antara lain:

  • Ketika Moms tidak memiliki produksi ASI yang cukup bagi Si Kecil
  • Ketika kondisi Moms tidak memungkinkan untuk memompa ASI atau menghasilkan ASI perah
  • Ketika Moms membutuhkan waktu tidur ekstra

Baca Juga: Kebaikan Formula Soya untuk Tumbuh Kembang Si Kecil yang Tidak Cocok Susu Sapi

Selain itu, bolehkah ASI dicampur susu formula? Jawabannya boleh, apabila Moms dalam keadaan bekerja dan jarang berada di rumah.

Jika Moms kesulitan untuk memompa, pertimbangkan pemberian makan kombinasi. Misalnya, dapat menyusui di pagi dan sore hari, dan meminta orang lain untuk memberikan susu formula di antara jam-jam tersebut.

Butuh waktu bagi suplai untuk menyesuaikan diri dengan perubahan ini, jadi jangan terlalu memaksakan pompa ASI sepanjang hari, ya.

Juga, perhatikan bahwa bayi mungkin mengalami siklus yang terbalik dan ingin lebih sering menyusu saat Moms di rumah.

Susu formula dapat menawarkan pilihan yang memenuhi kebutuhan nutrisi sementara juga memungkinkan orang tua yang menyusui untuk menangani dan menyesuaikan dengan kebutuhan mereka sendiri.

Bolehkah ASI Dicampur Susu Formula Dalam Satu Botol?

mencampur ASI dan susu formula

Foto: Orami Photo Stocks

Selain ASI campur sufor dibolehkan untuk konsumsi Si Kecil, lalu bolehkah ASI dicampur susu formula dalam satu botol?

Apakah tindakan tersebut boleh dilakukan? Bolehkan ASI dicampur susu formula dalam satu botol untuk satu kali konsumsi? Berbahayakah bagi bayi?

Centers for Disease Control and Prevention menyebutkan, menambahkan formula bubuk atau formula cair pekat langsung ke dalam ASI sebelum diencerkan dengan air, keseimbangan nutrisi dan air di ASI dan susu formula akan berubah.

Fungsi ginjal bayi belum sepenuhnya sempurna.

Ginjal bayi baru lahir membutuhkan cukup air untuk memproses semua nutrisi dalam makanannya, terutama protein dan garamnya.

Saat menyusu terlalu terkonsentrasi, itu bisa berbahaya dan sulit dicerna dalam tubuh bayi.

Karena itu, saat menyiapkan susu formula anak, Moms harus selalu menggunakan jumlah air yang benar dan mengikuti semua petunjuk yang diberikan.

Diperlukan juga saran dari dokter anak sebelum mencoba cara ini ya Moms.

Baca Juga: Bayi Rewel Setelah Minum Sufor, Apa Penyebabnya?

Akan jauh lebih bermanfaat ketika Moms bisa memberikan lebih banyak ASI perah kepada bayi sebelum memberikannya susu formula (meskipun diperlukan).

Pasalnya, semakin banyak nutrisi, probiotik, serta berbagai faktor antiinfeksi yang didapatkan oleh bayi dari dalam ASI, semakin baik juga kesehatan dan tumbuh kembangnya.

Sheela Geraghty, M.D., direktur medis Cincinnati Children’s Center for Breastfeeding Medicine, menyarankan jika bayi masih terlihat lapar setelah menyusu, konsultasikan dengan dokter anak.

Dalam kondisi ini, Moms mungkin disarankan memompa ASI untuk meningkatkan produksinya, termasuk mengonsumsi makanan-makanan yang berguna meningkatkan produksi ASI dan memenuhi kebutuhan makan Si Kecil dengan memberikan susu formula selama beberapa waktu.

Sementara itu, Jan Barger, seorang konsultan laktasi untuk Wheaton Pediatrics menyarankan, tidak peduli seberapa banyaknya ASI yang bisa Moms perah, lebih baik susui bayi hanya dengan ASI.

Namun, dalam kondisi tertentu, Moms bisa memberikan 30 ml atau maksimal 60 ml susu formula sesuai dengan kebutuhan Si Kecil. Bukan dicampur dalam botol yang sama, melainkan diberikan secara bergantian.

Mencampur ASI dengan susu formula dalam satu botol hanya akan mengubah komposisi ASI, termasuk juga membuat ginjal bayi harus bekerja ekstra karena mikronutrien yang ada di dalam susu formula jauh lebih pekat dari ASI.

Risiko ASI Campur Susu Formula

Risiko Mencampur ASI dan Sufor? Ini Jawabannya.

Foto: Orami Photo Stocks

Berikut adalah beberapa potensi risiko ketika ASI dicampur susu formula bersama-sama dalam satu botol.

Waspadai konsekuensinya sehingga Moms dapat membuat keputusan yang tepat.

1. Membuang-buang ASI

Banyak orang mungkin merasa masih belum yakin, bolehkah ASI dicampur susu formula dalam satu botol?

Khawatir karena ASI akan terbuang dengan sia-sia. Tidak ada Moms yang ingin merasakan proses menjadi seorang ibu itu sia-sia.

Pertimbangkan untuk memberikan ASI terlebih dahulu, dan kemudian menawarkan susu formula bergantian setelahnya jika mereka masih tampak lapar.

2. Persediaan Tidak Cukup

Menambahkan susu formula dengan ASI menyebabkan persediaan harus selalu tercukupi.

Ketika Moms menyeling susu formula atau mencampurkan susu formula dan ASI di dalam botol, ini dapat menyebabkan penurunan suplai ASI.

Melengkapi secara bertahap dapat membantu Moms mempertahankan pasokan yang memadai.

Baca Juga: Moms Ingin Anak Tumbuh Sehat dan Cerdas? Ikuti 5 Tips Menjaga Kesehatan Pencernaan Si Kecil Ini, Yuk!

3. Risiko Kesehatan

Seperti yang disebutkan sebelumnya, penting untuk menyiapkan formula dengan benar dan sesuai petunjuk.

ASI tidak boleh digunakan sebagai pengganti air saat mencampur formula bubuk atau pekat.

Mengabaikan jumlah air yang tepat dapat membahayakan kesehatan bayi.

Selain itu, ASI yang dicampur dengan susu formula memiliki umur simpan yang jauh lebih pendek daripada ASI murni.

Botol yang berisi keduanya harus dibuang dalam waktu satu jam setelah digunakan pertama kali.

Nah bagaimana Moms, lebih lega bukan mengetahui penjelasan "bolehkah ASI dicampur susu formula"?

Oleh karena itu, hindari mencampur ASI dengan susu formula, ya Moms.

Berikan Si Kecil ASI saja atau susu formula saja dalam waktu dan kesempatan berbeda. Selain itu, jangan lupa selalu patuhi panduan membuat susu formula yang benar dan jangan menyeduh susu formula menggunakan cairan apapun kecuali air.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait