22 Januari 2021

Moms Ingin Anak Tumbuh Sehat dan Cerdas? Ikuti 5 Tips Menjaga Kesehatan Pencernaan Si Kecil Ini, Yuk!

Yuk Moms, jaga kesehatan pencernaan Si Kecil sejak dini

Kesehatan pencernaan berbanding lurus dengan kemampuan otak Si Kecil.

Saluran cerna yang sehat menandakan jika penyerapan nutrisi ke otak berjalan maksimal, sebab merupakan pintu masuknya nutrisi dari makanan Si Kecil, yang kemudian dialirkan ke otak dan seluruh tubuh.

Tak hanya otak yang cerdas, saluran cerna yang sehat juga membantu Si Kecil lebih mudah mengontrol emosi, lebih bahagia, dan punya tubuh yang sehat.

Kerena itulah, penting bagi Moms untuk menjaga kesehatan pencernaan anak agar tumbuh sehat dan cerdas, sejak dini.

Baca Juga: Awas, 5 Hal Ini Bisa Mengganggu Kesehatan Pencernaan Anak

Manfaat Kesehatan Pencernaan untuk Si Kecil

menjaga kesehatan pencernaan anak
Foto: menjaga kesehatan pencernaan anak

Foto: healthymummy.com

Ada sangat banyak keuntungan yang bisa diperoleh Si Kecil dengan kondisi saluran cerna yang sehat, berikut manfaatnya.

1. Menunjang Tumbuh Kembang Otak

Dikutip dari jurnal dalam Neuroscience & Biobehavioral Reviews, para peneliti dari University College Cork, Irlandia mengkaji perkembangan paralel otak dan mikrobiota usus dari beberapa bulan pertama setelah lahir hingga usia 3 tahun dengan seksama.

Selama periode awal kehidupan, mikrobiota usus dan otak berkembang dengan cepat.

Dengan kecukupan nutrisi yang tepat, perkembangan mikrobiota usus dan otak semakin maksimal.

Kondisi ini memaksimalkan hubungan gut-brain axis, yaitu hubungan dua arah antara otak dan pencernaan yang kompeks

Kesehatan pencernaan pun akhirnya membantu anak jadi lebih mudah menyerap banyak hal di sekitarnya, cepat tanggap, memiliki memori yang tajam, dan mampu memecahkan masalah.

2. Memperkuat Daya Tahan Tubuh

Saluran cerna merupakan rumah bagi 70% sistem kekebalan tubuh atau sel imunitas tubuh Si Kecil.

Anak dengan kesehatan pencernaan maksimal cenderung punya daya tahan tubuh yang baik.

Semua ini karena saluran cerna didominasi oleh bakteri baik.

Menurut A. Venketeshwer Rao, MSc, PhD, profesor emeritus di departemen ilmu gizi di University of Toronto, dominasi bakteri baik atau bakteri probiotik, seperti bifidobacteria dan bakteri asam laktat, memastikan kesehatan tubuh yang baik dan mencegah penyakit pada usus dan organ lain di dalam tubuh.

Baca Juga: Nutrisi Anak Kurang, atau Si Kecil GTM? Coba Atasi dengan Tips Dokter Anak Ini!

3. Menjaga Mood dan Perilaku Anak

Lewat gut-brain axis, saluran cerna anak juga akan memengaruhi otak untuk memproduksi neurotransmitter yang berkaitan dengan sosial emosional Si Kecil, salah satunya adalah hormon serotonin yang menghasilkan perasaan senang dan nyaman.

Jika kesehatan pencernaan anak baik, maka suasana hati bahagia.

Sebaliknya, jika Si Kecil mengalami gangguan pencernaan maka biasanya akan lebih rewel sehingga aktivitasnya, termasuk belajar, bermain, dan waktu tidurnya jadi terganggu.

Tanda Kesehatan Pencernaan Si Kecil Baik

bagaimana mengatasi balita yang suka menahan buang air besar 1
Foto: bagaimana mengatasi balita yang suka menahan buang air besar 1

Foto: Orami Photo Stock

Lalu apa tandanya jika Si Kecil punya kesehatan pencernaan yang baik?

Moms bisa melihat dari kondisi fisiknya berikut ini.

  1. Tumbuh kembang anak maksimal karena semua nutrisi yang masuk dari makanan terserap baik.
  2. Si Kecil buang air besar teratur, 1-2 kali sehari, dengan feses berwarna cokelat dan mudah dikeluarkan (tidak keras).
  3. Kulit anak bebas ruam dan eksim, serta tidak kering.
  4. Mood Si Kecil terjaga dan tidak mudah cranky berkat bakteri baik di dalam usus yang bekerja mengurangi kortisol, hormon yang mengatur respons stres tubuh.
  5. Tidak mudah sakit dan daya tahan tubuh kuat.

Baca Juga: Suhu Kamar Bisa Pengaruhi Kualitas Tidur, Ini Buktinya

Cara Menjaga Kesehatan Pencernaan Anak

cara menjaga kesehatan pencernaan anak
Foto: cara menjaga kesehatan pencernaan anak

Foto: uhhospitals.org

Ini dia beberapa cara terbaik menjaga kesehatan pencernaan Si Kecil yang bisa segara Moms terapkan.

1.Cukup Tidur

Ternyata kurang tidur bisa memengaruhi kesehatan usus Si Kecil.

Dilansir dari Web MD, anak usia 1-3 tahun butuh tidur 12-14 jam sehari, sedangkan usia 4-6 tahun butuh waktu tidur sebanyak 10-12 jam perhari.

Moms bisa bantu ciptakan suasana tidur tenang tanpa gangguan untuk jaga kesehatan pencernaan anak.

2. Banyak minum air

Minum banyak air putih telah terbukti memiliki efek menguntungkan pada lapisan mukosa usus, proses memecah makanan, melarutkan mineral dan nutrisi dalam makanan, dan menjaga keseimbangan bakteri baik di usus.

Cukup minum juga bantu anak mudah buang air besar sehingga tidak mengalami konstipasi.

3. Makan pelan dan dikunyah

Makan tidak terburu-buru dan mengunyahnya dengan saksama bisa membantu kerja usus dalam mengolah makanan dan proses penyerapan nutrisi.

Jangan berikan Si Kecil makanan dalam jumlah banyak, tetapi berikan dalam jumlah kecil dan sering.

Cara ini akan membantu mengurangi ketidaknyamanan pencernaan dan menjaga kesehatan pencernaan.

Baca Juga: 5 Resep MPASI Sayuran untuk Anak yang Kaya Nutrisi

4. Kurangi Penyebab Stres Anak

Coba ketahui apa saja hal yang bisa membuat Si Kecil stres.

Pastikan hal itu tidak terjadi lagi demi kesehatan pencernaannya.

Stres akan membebani seluruh tubuh anak, termasuk saluran pencernaan.

Coba ajak anak bermain bersama atau aktif bergerak di luar ruangan supaya anak lebih rileks.

Di usia balita, Si Kecil sangat aktir dan imajinatif sehingga banyak bergerak akan membantunya memupuk banyak kemampuan diri.

5. Beri asupan tambahan

Menambahkan asupan prebiotik atau probiotik adalah salah satu cara yang baik untuk meningkatkan kesehatan pencernaan, salah satunya dengan minum sisi pertumbuhan.

Pastikan pilih yang mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6.

Keduanya punya peran penting bagi semua organ tubuh dan mendukung perkembangan otak, mental, fisik, dan kesehatan pencernaan Si Kecil.

Baca Juga: Banyak Manfaatnya, Yuk Biasakan Balita Minum Susu di Gelas Dengan 9 Cara Ini

Dukung Kesehatan Pencernaan Anak dengan Susu Pertumbuhan

Pemberian susu pertumbuhan pada anak usia 1 tahun ke atas dapat dilakukan atas rekomendasi dokter Si Kecil.

Tentunya Moms harus pintar memilih kandungan protein yang ada di dalamnya. Seperti sudah disebutkan sebelumnya, pilih yang mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6.

Moms bisa mencoba memberikan Frisian Flag 123 Jelajah Madu untuk anak usia 1-3 tahun, lalu Frisian Flag 456 Karya Vanila untuk balita usia 4-6 tahun.

Segelas susu Frisian Flag sama dengan 1,1 potong bongkol brokoli atau 1,4 kilogram potong daging sapi ukuran sedang yang memberikan energi maksimal untuk anak beraktivitas dan juga menjaga kesehatan pencernaannya.

Frisian Flag 123 Jelajah Madu dan Frisian Flag 456 Karya Vanila juga menjadi satu-satunya susu pertumbuhan yang menuliskan kandungan asam sialat dan sphingomyelin yang bagus untuk mendukung memori dan fungsi otak anak.

Ditambah lagi di dalamnya juga terkandung aneka nutrisi, seperti kalsium, vitamin A, C, E, dan D3, serat pangan (inulin), seng, selenium, minyak ikan, dan zat besi.

Semua kandungan ini dijamin bisa membantu pertumbuhan Si Kecil semakin maksimal. Moms tertarik untuk mencobanya?

(ADV)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.