06 Oktober 2019

Moms, Berikan 5 Makanan Ini Untuk Meringankan Konstipasi Pada Bayi

Berikan bayi makanan-makanan ini ya Moms!

Sebenarnya, normal bagi bayi untuk tidak buang air besar selama beberapa hari atau bahkan lebih dari seminggu.

Namun, bayi terkadang jarang buang air besar karena masalah sembelit dan butuh sedikit bantuan untuk mengatasinya.

Jika bayi mengalami konstipasi, biasanya dokter akan merekomendasikan untuk melakukan perawatan di rumah sebagai penanganan awal. Salah satunya adalah dengan memberikan makanan yang dapat meringankan konstipasi pada bayi.

Apa sajakah pilihan makanan tersebut?

1. Sereal Kaya Serat

Moms, Berikan XX Makanan Ini Untuk Meringankan Konstipasi Pada Bayi 1.jpg
Foto: Moms, Berikan XX Makanan Ini Untuk Meringankan Konstipasi Pada Bayi 1.jpg

Foto: healthline.com

“Makanan apa pun yang mengandung gandum utuh, yang dikenal memiliki kandungan serat tinggi dapat membantu melunakkan feses bayi.

Cobalah untuk memberikan sereal kaya serat, pasta gandum, dan beras merah,” kata Jennifer Shu, M.D., dokter anak yang berbasis di Atlanta, seperti dikutip dari Parents.

Baca Juga: 4 Gejala Konstipasi Balita yang Sering Diremehkan Orang Tua

2. Air dan Jus Buah Murni

Moms, Berikan XX Makanan Ini Untuk Meringankan Konstipasi Pada Bayi 2.jpg
Foto: Moms, Berikan XX Makanan Ini Untuk Meringankan Konstipasi Pada Bayi 2.jpg

Foto: wholeyum.com

Dikutip dari situs kesehatan Mayoclinic.org, Dr. Jay Hoecker, anggota emeritus dari Departemen Kedokteran Anak dan Remaja di Amerika, menyarankan untuk memberikan sedikit air atau 100% jus apel, prune, atau pir setiap hari (selain pemberian makanan biasa) untuk mengatasi konstipasi pada bayi.

Jus dari buah-buahan tersebut mengandung sorbitol, pemanis alami yang bertindak sebagai pencahar.

Sementara untuk takaran saji yang disarankan adalah sekitar 60 hingga 120 mililiter dan perhatikan kondisi bayi untuk menyesuaikan apakah takaran tersebut perlu dikurangi atau ditambah.

3. Yogurt

Moms, Berikan XX Makanan Ini Untuk Meringankan Konstipasi Pada Bayi 3.jpeg
Foto: Moms, Berikan XX Makanan Ini Untuk Meringankan Konstipasi Pada Bayi 3.jpeg

Foto: foodnetwork.com

Berdasarkan sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, ditemukan bahwa rata-rata probiotik dalam yogurt dapat memperlambat kinerja usus selama 12,4 jam, meningkatkan frekuensi buang air besar mingguan hingga 1,3 dan membantu melunakkan feses.

“Proses pembuatan yogurt membuat protein susu dan laktosa lebih mudah dicerna oleh bayi. Saya sarankan untuk memberi bayi yogurt susu murni organik setiap hari untuk memenuhi kebutuhan vitamin D dan kalsium untuk pertumbuhan tulang, protein, dan probiotik untuk membantu mendukung kesehatan pencernaan,” kata dokter anak Tanya Altmann, seperti dikutip dari BabyCenter.

Baca Juga: Bayi Baru Lahir Mengejan Keras, Konstipasi Atau Grunting Baby Syndrome?

4. Brokoli

Moms, Berikan XX Makanan Ini Untuk Meringankan Konstipasi Pada Bayi 4.jpg
Foto: Moms, Berikan XX Makanan Ini Untuk Meringankan Konstipasi Pada Bayi 4.jpg

Foto: parenting.firstcry.com

Menurut The Asian Parent Filipina, brokoli dapat diberikan pada bayi usia 8 hingga 10 bulan yang mengalami konstipasi. Brokoli merupakan sumber serat dan nutrisi lain yang sangat baik bagi bayi, seperti kalsium, folat, vitamin A, K, E, kalium dan zat besi.

Namun, brokoli tidak boleh diberikan pada bayi di bawah 8 bulan. Karena diduga dapat menyebabkan kelebihan gas dan sulit untuk dicerna oleh bayi.

5. Kacang-kacangan

kacangan
Foto: kacangan

Foto: bonappetit.com

“Usahakan bayi mengonsumsi kacang polong, kacang buncis, dan lentil. Ini adalah beberapa sumber serat yang cukup tinggi. Namun, saat mulai menambahkan kacang-kacangan sebagai sumber serat, mulailah dengan perlahan-lahan dan secara bertahap tingkatkan jumlahnya sehingga tubuh bayi terbiasa dengannya,” kata Dianne Ivision, ahli diet terdaftar di Cape Town, seperti dikutip dari laman Parent24.

Baca Juga: Ini yang Terjadi Ketika Si Kecil Mengalami Konstipasi

Jika konstipasi pada bayi berlanjut meskipun ada perubahan pola makan, atau disertai dengan tanda atau gejala lain seperti muntah dan lesu, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.