16 Juni 2024

Bayi Sering Mengejan dan Ngulet? Mungkin Ini Sebabnya

Bisa menandakan grunting baby syndrome

Apakah bayi sering mengejan dan mengulet tanpa sebab adalah hal yang normal?

Sebagai orang tua baru, Moms dan Dads tentu merasa bersemangat setiap mendengar suara baru yang dihasilkan oleh Si Kecil.

Namun, bagaimana jika suara yang dikeluarkan bayi terdengar seperti erangan mengejan, diikuti dengan gerakan tubuh seperti gelisah?

Bagi orang kebanyakan, ini terlihat biasa-biasa saja dan tidak mengkhawatirkan.

Namun, bagi sebagian kasus, bayi sering ngulet dan ngeden bisa menjadi pertanda dari grunting baby syndrome, lho.

Yuk, cari tahu selengkapnya tentang grunting baby syndrome, Moms!

Baca Juga: Aturan Posisi Bayi di Stroller Sejak Usia Newborn, Moms Sudah Tahu?

Mengapa Bayi Sering Mengejan?

Bayi Ngulet
Foto: Bayi Ngulet (Orami Photo Stock)

Pada kebanyakan kasus, bayi sering mengejan juga kondisi yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Namun, ada kondisi ketika bayi sering mengejan dan mengulet yang menjadi pertanda dari masalah kesehatan.

Bayi sering mengejan dan mengulet biasanya pertanda bahwa ada yang salah dengan saluran pencernaannya.

Bayi sering mengejan biasanya terjadi karena telah terbiasa mengonsumsi ASI dan susu formula.

Melansir Cleveland Clinic, bayi sering mengejan dan ngulet disebut dengan grunting baby syndrome atau kesulitan buang air besar.

Mereka mungkin mengejan, mendengus, atau menangis selama 10 hingga 30 menit sebelum buang air besar.

Si Kecil mungkin memiliki gas atau tekanan perut berlebih, sehingga merasa tidak nyaman dan akhirnya terlihat seperti mengejan.

Jika bayi sering mengejan dengan dengkuran saat menarik napas, segera berobat ke dokter, ya, Moms!

Baca Juga: Perkembangan Bayi 19 Bulan yang Perlu Moms Perhatikan

Gejala Grunting Baby Syndrome

Bayi Nangis
Foto: Bayi Nangis (Freepik.com/jcomp)

Bayi yang mengalami grunting baby syndrome akan terlihat mengerang dan mengejan.

Hal ini biasanya dilakukan Si Kecil sebelum berhasil mengeluarkan buang air besar.

Gejala ini biasa terjadi beberapa minggu di awal kehidupannya.

Saat bayi baru lahir mengejan karena buang air besar, mereka mungkin juga mengalami:

  • Menangis beberapa menit
  • Gelisah dan sering mengulet

Bayi juga bisa terlihat tegang selama beberapa menit. Wajah dan tubuhnya pun menjadi agak kemerahan.

Tanda grunting baby syndrome juga bisa terlihat jika Si Kecil tidak nyaman sekitar 5 sampai 10 menit sebelum buang air besar.

Meski melakukan usaha mengejan yang keras, namun feses bayi tidaklah keras, malah cenderung lunak.

Bayi pun akan kembali ke suasana hati normal setelah berhasil buang air besar.

Baca Juga: 4 Gejala Konstipasi Balita yang Sering Diremehkan Orang Tua

Penyebab Bayi Sering Mengejan

Bayi Baru Lahir Mengejan Keras
Foto: Bayi Baru Lahir Mengejan Keras (Orami Photo Stocks)

Ada beberapa penyebab yang membuat bayi sering mengejan, mulai dari hal yang normal sampai masalah kesehatan.

Berikut faktor-faktor bayi mengejan saat BAB yang disertai ngulet:

1. Saluran Cerna Bayi Belum Sempurna

Saat bayi lahir, organ-organ di dalam tubuhnya belum dapat berfungsi dengan sempurna.

Artinya, otot yang berfungsi mengeluarkan feses juga mungkin belum bisa bekerja sebagaimana mestinya.

Dengan demikian, saat ia akan buang air besar, bayi akan mengeluarkan suara mengerang guna memaksa kerja otot tersebut.

Kondisi ini biasanya akan diikuti dengan bayi mengejan kuat yang sering kali membuat wajahnya berubah merah hingga keunguan.

2. Otot Perut Belum Kuat

Bayi belum memiliki otot perut yang kuat untuk menggerakan feses melalui usus.

Oleh karena itu, bayi akan menggunakan otot diafragma dalam melancarkan proses buang air besar.

Kondisi ini memang sekilas terlihat seperti bayi mengalami konstipasi atau sembelit.

Namun, jika dialami oleh bayi baru lahir, maka itu merupakan tanda grunting baby syndrome.

3. Kontraksi Pinggul

Bayi baru lahir dengan sindrom ini akan menangis, menjerit, dan menarik kaki saat buang air besar.

Bayi akan menanggapi pelebaran rektum dengan mengontraksikan dasar panggulnya.

Bayi sering mengejan dan mengulet ini bukanlah tanda dari sembelit.

Ketika bayi mengejan, biasanya itu berarti mereka sedang belajar untuk buang air besar.

Si Kecil belum menemukan cara untuk mengendurkan dasar panggul, sehingga menggunakan tekanan perut untuk buang air besar.

Baca Juga: Perut Bayi Bunyi, Tanda Lapar atau Suatu Masalah Kesehatan?

Meskipun sulit melihat bayi mengejan tidak nyaman saat mengalami grunting baby syndrome, tak perlu...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.